Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Benahi Transportasi Publik, Pemkot Tangsel Rencanakan Pembaruan Angkutan Kota Tanpa Bebani APBD

Muhtamimah • Kamis, 9 Oktober 2025 | 17:24 WIB
Kondisi angkutan kota di wilayah Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (9/10). (FOTO: Muhtamimah/JawaPos.com)
Kondisi angkutan kota di wilayah Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (9/10). (FOTO: Muhtamimah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus berbenah dalam sektor transportasi publik. Tahun ini, Pemkot Tangsel menyiapkan pembaruan besar-besaran terhadap jaringan angkutan kota (angkot) melalui Rencana Umum Jaringan Trayek (RUJT) terbaru yang telah disahkan oleh Kementerian Perhubungan pada awal 2025.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, dalam RUJT tersebut ditetapkan ada 33 jalur trayek transportasi yang akan menjangkau Kota Tangsel. Dari jumlah itu, 13 trayek menjadi prioritas utama untuk diperbarui terlebih dahulu. Untuk merealisasikan pembaruan ini, Dinas Perhubungan Tangsel telah melakukan penjajakan dengan sejumlah perusahaan transportasi.

"Kita coba dulu tanpa membebankan APBD. Tanpa ada subsidi. Kalau tanpa subsidi ada nggak perusahaan yang mau, makanya kita cari, ada tantangan juga pasti karena kebanyakan perusahaan menginginkan ada subsidi," kata Pilar, Kamis (9/10).

Menurutnya, mayoritas operator angkutan berharap ada subsidi seperti yang diterapkan di daerah lain, termasuk Jakarta. Namun, pihaknya menemukan satu perusahaan transportasi yang sudah beroperasi di Jawa Timur dan Batam, dan menyatakan siap beroperasi di Tangsel tanpa subsidi.

"Itu kabar baik. Mereka juga tertarik di salah satu jalur trayek. Nanti akan kami presentasikan ke Pak Wali Kota. Kalau beliau setuju, bisa segera jalan," tambah Pilar.

Meski begitu, Pilar tidak menutup kemungkinan adanya skema subsidi di tahun berikutnya bila tak ada operator yang bersedia menjalankan trayek tanpa dukungan anggaran daerah.

"Kalau sampai akhir tahun ini belum ada yang berminat karena soal subsidi, ya nanti kita hitung kebutuhan subsidinya. Bisa kita alokasikan di APBD murni tahun 2026," pungkasnya.

Editor : Hendra
transportasi publik tangsel angkutan kota Pilar Saga Ichsan