Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Kasus TBC di Tangsel Terus Meningkat, Angka Penderita Tembus 3 Ribu Kasus

Muhtamimah • Senin, 4 Agustus 2025 | 16:48 WIB
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar.

JawaPos.com - Kasus Tuberkulosis (TBC) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus meningkat. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel mencatat, tahun ini terdapat 3.000 penderita TBC di wilayah itu.

Kepala Dinkes Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar menjelaskan, angka ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak di tingkat kewilayahan dan puskesmas dalam melakukan deteksi dini terhadap kasus TBC. Dengan ditemukannya kasus TBC secara dini, pihaknya berharap bisa segera mengobati dan memutus rantai penularan TBC di Tangsel.

"Januari sampai Juli 2025 sekitar 3 ribu lebih penderita TBC di Tangsel. Itu karena kita lakukan skrining terus, dari angka itu 142 meninggal dunia akibat TBC," ungkap Allin, kemarin (3/8).

Baca Juga: Angka Kemiskinan Tangsel 2,4 Persen, Wali Kota Benyamin Davnie Dorong Bantuan Modal dan Usaha

Untuk memberantas TBC secara menyeluruh, Dinkes Tangsel telah menginisiasi pembentukan program RW Bebas TBC. Program itu mengajak masyarakat di tingkat RW untuk aktif berperan dalam memberdayakan dan membangun keguyuban guna mendukung deteksi dini serta menghilangkan stigma terhadap penderita TBC.

"Harapan kami stigma negatif terhadap penderita TBC hilang di Tangsel, sehingga proses penyembuhan lebih cepat dan efektif. Pencegahan penularan TBC harus didukung oleh keluarga, masyarakat, dan seluruh kewilayahan," jelas Allin.

Dinkes Tangsel menargetkan akan mendeklarasikan 10 persen RW sebagai RW Bebas TBC hingga akhir tahun 2025. Menurut Allin, antusiasme masyarakat cukup tinggi sehingga target tersebut kemungkinan bisa terlampaui.

Selain program RW Bebas TBC, Dinkes juga melaksanakan berbagai inovasi seperti pekan investigasi kontak, jemput bola, serta kegiatan Mantuk TBC untuk mendeteksi kasus pada anak-anak secara dini.

Baca Juga: Masih Minim! Tangsel Baru Punya 14 Dapur MBG, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Sebut Harusnya Perlu 71

"Banyak inovasi yang kami lakukan untuk mencegah kasus baru dan memutus mata rantai penularan TBC," tambahnya.

Allin optimistis dengan roadmap penanganan TBC yang disusun, Tangsel dapat mencapai target bebas TBC pada tahun 2030.

"Semangat warga yang tinggi untuk mendeklarasikan RW Bebas TBC ini menjadi awal yang baik untuk bersama-sama menyelesaikan masalah penularan TBC," pungkasnya.

Editor : Hendra
#tuberkulosis (TBC) #tangsel #dinkes