Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Sekolah Rakyat Dibuka di Tangsel, Wali Kota Benyamin Davnie Upayakan Pemerataan Akses Pendidikan Banten

Muhtamimah • Selasa, 29 Juli 2025 | 19:51 WIB
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. 
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. 

JawaPos.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyambut baik hadirnya program Sekolah Rakyat yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Sekolah tersebut berlokasi di Jalan Kencana, Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, dan difokuskan untuk siswa tingkat menengah atas (SMA).

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, pihaknya siap mendukung penuh keberadaan sekolah tersebut. Menurutnya, program ini sejalan dengan upaya pemerataan akses pendidikan di Banten. 

"Sekolah rakyat ini kan untuk tingkat SMA. Pak Gubernur (Andra Soni) sudah menyiapkan gedungnya di Balai Latihan Kerja (BLK), dan kami di daerah tentu akan mendukung," kata Benyamin, kemarin (28/7).

Meski kewenangan pendidikan SMA berada di tingkat provinsi, Benyamin berharap warga Tangsel juga mendapat akses untuk menikmati layanan pendidikan tersebut. Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan belajar, Pemkot Tangsel sudah menjalin koordinasi dengan pengelola sekolah. 

"Kemarin kepala sekolah minta bantuan soal pemeriksaan kesehatan untuk siswa baru. Itu akan kita bantu. Termasuk kebersihan dan keamanan bangunan baru, kita sudah siapkan tim dari OSS dan bagian umum. Untuk keamanan, kita juga bantu koordinasi ke Polsek," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel Deden Deni menyampaikan, Sekolah Rakyat Provinsi Banten tersebut menampung 150 siswa dari seluruh kabupaten/kota se-Banten. Mereka dibagi dalam enam rombongan belajar (rombel), masing-masing berisi 25 siswa dan seluruhnya diasramakan.

Namun, berdasarkan data terbaru, jumlah siswa asal Tangsel yang masuk tergolong sedikit. "Dari informasi terakhir, hanya ada tujuh warga Tangsel yang masuk. Itu pun berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), bukan dari pendaftaran mandiri," ungkap Deden.

Dia menilai, minimnya jumlah siswa asal Tangsel karena tingkat kemiskinan di kota ini tergolong rendah. "Jadi data masuk ke Sekolah Rakyat itu berbasis DTKS, bukan karena warga datang sendiri ke sekolah," pungkasnya. 

Editor : Hendra
#Benyamin Davnie #tangsel #Sekolah Rakyat