JawaPos.com - Program makan bergizi gratis (MBG) di SDN Rawa Buntu 03 Kota Tangsel menuai sorotan. Beberapa hari lalu, ratusan siswa di sekolah terebut mendapatkan menu dengan kondisi tidak layak konsumsi.
Kepala SDN Rawa Buntu 03 Kota Tangerang Selatan Amir Mahmud menyampaikan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (17/7). Program MBG yang diterima sekolahnya hanya berisi jagung, satu pisang, dan tahu bakso. Namun, saat itu banyak anak-anak yang tidak mau makan makanan tersebut.
"Tahu bakso-nya ada yang berlendir. Kemudian banyak sisa. Anak-anak pada buang makanannya, ada juga yang dikasih ke gurunya," kata Amir, kemarin (22/7).
Dia menuturkan, orang tua murid juga banyak yang mengeluhkan menu MBG tersebut. Akibatnya, banyak makanan terbuang.
"Yang mengirimkan MBG dari Dapur Ciater Dua," ungkapnya. Amir menuturkan, kejadian itu baru pertama kali terjadi.
Namun sejak hari Senin (21/7), pengiriman MBG dihentikan sementara. "Udah dua hari ini belum dikirim lagi. Katanya belum siap," terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel Deden Deni manambahkan, pihaknya belum mendapatkan informasi terkait menu MBG tersebut. "Kami akan mengecek dahulu dapur umumnya," imbuh Deden.
Baca Juga: MBG Diberikan dalam Bentuk Bahan Mentah, Dinas Pendidikan Tangsel Jelaskan Penyebabnya
Editor : Hendra