Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Pemkot Tangsel Bangun 10 Ribu Biopori di Titik Rawan Banjir, Termasuk di Perumahan Pondok Maharta

Muhtamimah • Senin, 14 Juli 2025 | 08:26 WIB
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel Robbi Cahyadi.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel Robbi Cahyadi.

JawaPos.com - Pemkot Tangsel menyatakan akan terus melakukan upaya penanganan banjir. Salah satunya, membangun 10 ribu biopori di titik rawan banjir di Tangsel.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel Robbi Cahyadi mengungkapkan, dalam penanganan banjir di Kota Tangsel, pihaknya sudah melakukan upaya kontruksi. Diantaranya pembangunan tandon, peninggian tanggul hingga penggantian beberapa pintu air di Kota Tangsel. 

"Untuk penanganan non kontruksi ada beberapa program. Pemerintah kota Tangsel untuk meningkatkan resapan, jadi menambah biopori dan sumur resapan," ungkap Robbi, (11/7).

Dia menyampaikan, pada 2026, pihaknya akan menambahan biopori sebanyak 10 ribu diseluruh wilayah yang rawan banjir. Termasuk di Perumahan Pondok Maharta, Kecamatan Pondok Aren.

"Jadi kita coba masuk dari skala lingkungan supaya air ini tidak langsung dibuang ke kali semua. Jadi yang engga bisa terserap baru dibuang ke kali," terangnya. 

Sebelumnya, Wakil Ketua Fraksi PSI DPRD Kota Tangsel Ferdiansyah mengatakan, sejauh ini penanganan banjir di Kota Tangsel sudah ada progres, seperti pembuatan tanggul penahan banjir dan peninggian turap di beberapa wilayah. Namun belum maksimal.

"Karena hal tersebut merupakan salah satu solusi yang dapat di lakukan oleh Pemkot dari sekian banyak solusi lainnya dan ini merupakan hal yang baik. Akan tetapi, musibah kan tidak mengenal waktu jadi Pemkot Tangsel harus bergerak cepat untuk penanganan hal ini," ujarnya. 

 

Editor : Hendra
#biopori #pondok aren #tangsel