Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Pasca Banjir 16 Titik di Tangsel: Simak Panduan Membersihkan Rumah Usai Air Surut

Indri Ramadani • Sabtu, 31 Mei 2025 | 14:36 WIB
Ilustrasi membersihkan rumah (Dok. Freepik)
Ilustrasi membersihkan rumah (Dok. Freepik)

JawaPos.com -  Hujan deras yang mengguyur Tangerang Selatan pada Kamis (29/5) sore menyebabkan 16 titik wilayah tergenang air. Dari Ciputat hingga Serpong, banjir sempat mencapai ketinggian hingga 1 meter di beberapa area. Meski kini sebagian besar sudah surut, dampaknya masih terasa di banyak rumah warga.

Tim BPBD turun langsung untuk membantu proses evakuasi, termasuk menyelamatkan ibu dan bayi yang terjebak banjir. Dua perumahan terdampak cukup parah, yakni Puri Bintaro Indah dan Pamulang Asri. Di lokasi ini, air baru mulai berangsur surut pada Jumat pagi.

Baca Juga: Taman Edukasi Ganespa: Harmoni Alam, Edukasi, dan Komunitas di Pamulang

Beberapa Wilayah Terdampak Serius

Perumahan CPS 2 di Muncul dan Pamulang Asri 2 mencatat banjir hingga 90–100 cm. Sementara itu, lokasi lain seperti Perumahan Pondok Maharta dan Puri Bintaro Indah terdampak ratusan kepala keluarga. Meski air sudah menyusut, sisa lumpur dan kelembapan masih menjadi masalah besar.

Wilayah seperti Serua Indah, Rawa Buntu, dan Pamulang Barat pun sempat lumpuh karena genangan mencapai 50–70 cm. Beberapa fasilitas publik seperti RS Permata dan Puskesmas Rawa Buntu ikut terdampak. Kini warga mulai berbenah dan membersihkan area rumah.

Tips Membersihkan Rumah dan Diri Setelah Banjir

Setelah air surut, tantangan belum selesai. Membersihkan rumah dan diri dengan benar penting untuk menjaga kesehatan keluarga. Berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda ikuti:

1. Dokumentasikan Kerusakan Sebelum Mulai Bersih-bersih

Sebelum mulai bersih-bersih, sempatkan memotret area terdampak. Ini penting untuk keperluan asuransi atau bantuan bencana. Foto kondisi rumah akan sangat membantu proses klaim atau dokumentasi resmi.

2. Gunakan Perlengkapan Pelindung Diri

Kenakan baju lengan panjang, celana panjang, sarung tangan karet, dan sepatu tahan air. Jika memungkinkan, pakai masker untuk menghindari spora jamur atau debu kotoran. Lindungi diri sebelum menyentuh barang yang terkena banjir.

3. Buang Barang yang Sudah Terendam Lebih dari Dua Hari

Barang-barang yang basah lebih dari 48 jam berisiko tumbuh jamur dan bakteri. Segera keluarkan dan buang jika tidak bisa diselamatkan. Termasuk kasur, boneka kain, dan karpet berbahan tebal.

4. Pisahkan Barang yang Masih Bisa Diselamatkan

Beberapa barang seperti peralatan dapur dari logam atau plastik bisa dibersihkan. Jemur di bawah matahari sebelum disemprot disinfektan. Cek dengan cermat, jangan buru-buru membuang semuanya.

5. Bersihkan Permukaan dengan Disinfektan

Gunakan larutan pemutih (bleach) untuk mengepel lantai, dapur, dan kamar mandi. Campurkan 1 gelas bleach ke dalam 4 liter air. Jangan campur bleach dengan pembersih lain seperti amonia, karena berbahaya.

6. Jangan Gunakan Air Sembarangan

Pastikan air yang digunakan untuk bersih-bersih sudah dinyatakan aman. Tanyakan ke pihak kelurahan atau puskesmas soal status air bersih. Jika air belum aman, gunakan air kemasan untuk kebutuhan sensitif.

7. Bersihkan Peralatan Makan dan Masak secara Menyeluruh

Cuci piring, sendok, dan alat dapur lainnya dengan sabun dan air panas. Setelah itu, rendam dalam air disinfektan. Ini penting untuk mencegah penyakit akibat bakteri dari air banjir.

8. Cuci Pakaian dan Kain secara Bertahap

Pisahkan pakaian yang terkena banjir berdasarkan jenis bahan. Gunakan air bersih dan detergen bubuk, lebih efektif untuk noda berat. Tambahkan disinfektan atau pemutih bila bahan kain mengizinkan.

9. Jangan Langsung Gunakan Mesin Cuci

Pastikan listrik aman dan mesin cuci tidak rusak akibat genangan. Periksa kabel, colokan, dan bagian dalam mesin sebelum dipakai. Keselamatan tetap nomor satu.

10. Jemur Hingga Benar-Benar Kering di Bawah Sinar Matahari

Matahari adalah disinfektan alami yang efektif. Pastikan semua barang kering sempurna sebelum disimpan kembali. Barang lembap bisa menjadi tempat jamur berkembang biak.

11. Waspadai Makanan dan Obat yang Terkena Banjir

Buang semua makanan kemasan yang terendam air banjir, termasuk kaleng yang penyok atau berkarat. Termasuk obat-obatan yang basah atau tanpa kemasan utuh. Lebih baik mencegah daripada menanggung risiko keracunan.

12. Jangan Ragu Hubungi Layanan Kesehatan Jika Perlu

Jika ada gejala seperti gatal-gatal, diare, atau demam, segera periksa ke puskesmas terdekat. Banjir bisa membawa banyak kuman dan bakteri berbahaya. Kesehatan tetap jadi prioritas utama.

Baca Juga: Yuk, Lindungi Penglihatanmu! Ini 5 Tips Menjaga Kesehatan Mata yang Wajib Kamu Tahu

Editor : Candra Mega Sari
#panduan #Air Surut #banjir #tangsel #membersihkan rumah