JawaPos.com - Di sudut tenang Tangerang Selatan (Tangsel), ada tempat istimewa bernama Kampung Dongeng Indonesia. Lokasinya berada di Jalan Musyawarah No. 99, RT 04 / RW 01, Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten. Tempat ini bukan sekadar ruang bermain, tapi ruang imajinasi yang nyata.
Kampung Dongeng hadir sebagai wadah anak-anak untuk belajar lewat cerita. Dongeng bukan hanya hiburan, tapi juga sarana pendidikan yang menyenangkan. Di sinilah dunia imajinasi dan nilai-nilai kebaikan menyatu dalam keseharian.
Awal Sebuah Gerakan Cerita
Semua bermula pada 18 Mei 2009, ketika gerakan mendongeng ini resmi diperkenalkan. Sang penggagas, Kak Awam Prakoso, tak ingin berjalan sendiri menyebarkan keceriaan. Ia pun mengajak banyak orang untuk menjadi relawan dongeng.
Ia telah berkeliling dari Sabang sampai Merauke, membawa cerita ke berbagai sudut negeri. Dari kota besar sampai daerah terpencil, dari sekolah hingga tenda pengungsian. Dongeng menjadi jembatan yang menyatukan senyum anak-anak Indonesia.
Program-Program untuk Membahagiakan Anak
Program "Kado Jelajah Negeri" adalah bukti komitmen yang nyata. Kak Awam dan para relawan mendatangi anak-anak di mana pun mereka berada. Tak peduli kota besar atau pelosok desa, dongeng tetap hadir.
Ada juga "Kado Keliling Kampung", program blusukan tanpa panggung mewah. Tikar digelar, sound system dinyalakan, dan cerita pun dimulai. Anak-anak berkumpul, tertawa, dan larut dalam kisah yang dibawakan.
Setiap pekan ada "Kado Pekan Ceria" di sekretariat Kampung Dongeng. Gratis dan terbuka untuk semua, anak-anak bisa tampil menunjukkan bakat mereka. Permainan, kreativitas, dan tentu saja dongeng, jadi bagian dari harinya.
Peduli, Kreatif, dan Edukatif
Melalui "Kado Peduli Sesama", para relawan hadir di rumah sakit dan panti asuhan. Mereka membawa tawa untuk anak-anak yang sedang berjuang melawan sakit. Saat bencana datang pun, relawan selalu hadir memberikan semangat lewat dongeng.
Bagi sekolah yang ingin berkunjung, tersedia program "Field Trip ke Saung Kampung Dongeng". Anak-anak tak hanya mendengarkan cerita, tapi juga bisa membuat prakarya dari bahan-bahan yang tersedia. Kegiatan ini penuh dengan edukasi dan kehangatan.
Baca Juga: Korban Rudapaksa Dokter Priguna Anugerah Pratama Tambah Dua Lagi, Dicabuli saat Dirawat di RS
Ada juga "Kemah Dongeng", pelatihan mendongeng selama tiga hari penuh. Pesertanya dari berbagai kalangan: guru, orang tua, mahasiswa, dan siapa pun yang peduli dunia anak. Di sini mereka belajar cara menyampaikan cerita yang menyentuh hati.
Lebih dari Sekadar Cerita
Kampung Dongeng juga menyediakan produk kreatif melalui program "Kado Craft". Siapa saja bisa membeli, bahkan menjadi agen penjual. Produk ini adalah bagian dari upaya mendukung kegiatan dongeng di seluruh daerah.
Kini telah ada lebih dari 60 cabang Kampung Dongeng di Indonesia. Sekitar 250 relawan aktif terlibat, semuanya memiliki semangat yang sama. Mereka percaya, dongeng bisa membentuk karakter anak sejak dini. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah