Beberapa makanan khas yang sering ditemui di antaranya adalah soto Betawi, nasi uduk, sayur asem, serta aneka olahan ikan dan daging. Bagi kamu yang ingin mencicipi makanan khas Betawi yang autentik, berikut ini beberapa rekomendasi tempat makan di Tangerang Selatan yang wajib dicoba.
1. Warung Betawi Ibu Barkum Kakap
Berlokasi di Jalan Raya Serpong No. 45, tempat ini buka setiap hari dari pukul 10.00 - 21.00 WIB. Harga makanan berkisar antara Rp 20.000 hingga Rp 50.000 per porsi. Menu andalannya adalah sayur ikan kepala kakap dengan kuah rempah yang kaya rasa. Selain itu, tersedia juga soto Betawi santan, pecak gurame, tumis babat, serta aneka gorengan khas seperti jengkol dan pete.
Selain kepala kakapnya yang legendaris, sambal di tempat ini juga menjadi daya tarik utama. Rasanya pedas gurih, sangat cocok dipadukan dengan nasi hangat dan lauk khas Betawi. Tempat ini memang sederhana, tetapi suasana makan di sini terasa autentik. Banyak pelanggan setia, terutama mereka yang ingin bernostalgia dengan cita rasa khas Betawi.
2. Nasi Uduk Betawi Latus
Bagi pecinta nasi uduk, Nasi Uduk Betawi Latus bisa menjadi pilihan tepat. Berlokasi di Jalan Siliwangi No. 12, Pamulang, warung ini buka 24 jam dan selalu ramai oleh pelanggan yang mencari sarapan atau makan malam. Harganya sangat terjangkau, mulai dari Rp 10.000 hingga Rp25.000 per porsi. Selain nasi uduk, tersedia aneka lauk seperti semur, telur dadar, dan gorengan. Keunikan lainnya, tempat ini juga menyediakan jajanan tradisional seperti ketan bakar dan dadar gulung ketan.
Selain pilihan lauk yang beragam, suasana di warung ini cukup nyaman meski sederhana. Sang pemilik terkenal ramah dan sering menyapa pelanggan dengan sebutan unik seperti 'ganteng' atau 'cantik'. Namun, karena lokasinya berada di dalam gang, area parkir cukup terbatas, sehingga lebih nyaman jika datang dengan motor.
3. RM Sayur Asem Betawi H. Masa
Bagi penggemar sayur asem, RM Sayur Asem Betawi H. Masa adalah tempat yang wajib dicoba. Berlokasi di Jalan Pondok Jaya No. 8, rumah makan ini buka setiap hari dari pukul 09.00 - 20.00 WIB. Sayur asem di sini memiliki cita rasa yang lebih gurih dibandingkan asam, dengan potongan sayur yang besar. Selain itu, tersedia menu pelengkap seperti ikan goreng, pepes ikan peda, dan semur jengkol. Harga makanan di sini sangat terjangkau, mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 30.000 per porsi.
Selain sayur asem yang segar, semur jengkol di sini juga menjadi favorit pelanggan. Rasanya manis gurih dengan tekstur jengkol yang empuk, sangat cocok disantap bersama nasi hangat dan sambal terasi. Tempat ini cukup ramai saat jam makan siang, jadi sebaiknya datang lebih awal untuk menghindari antrean panjang.
4. Rumah Makan Betawi H. Kasta
Terletak di Jalan Pondok Cabe Raya No. 17, rumah makan ini buka dari pukul 10.00 - 22.00 WIB. Tempat ini menyajikan berbagai hidangan khas seperti gecok ikan gurame, gecok jantung pisang, dan ikan mas pecak. Selain itu, tersedia juga jengkol balado, aneka lalapan, serta minuman khas Betawi seperti bir pletok. Harga makanan di sini sedikit lebih mahal dibandingkan tempat lain, berkisar antara Rp 30.000 hingga Rp 70.000 per porsi.
Salah satu menu yang wajib dicoba di sini adalah gecok jantung pisang yang memiliki cita rasa unik dengan aroma rempah yang kuat. Selain itu, pecak ikan masnya juga terkenal karena bumbunya yang meresap hingga ke dalam daging ikan. Satu kekurangan tempat ini adalah area parkirnya yang sangat terbatas, sehingga beberapa pelanggan terpaksa parkir di minimarket terdekat.
5. Soto Betawi H. Mamat
Restoran ini beralamat di Jalan Raya Serpong No. 98 dan buka dari pukul 09.00 - 21.00 WIB. Soto Betawi H. Mamat terkenal dengan soto Betawi dan oseng-oseng dagingnya yang kaya rempah. Kuah sotonya gurih dengan santan yang ringan, sementara dagingnya empuk dan lezat. Harga makanan di sini berkisar antara Rp 25.000 hingga Rp 60.000 per porsi.
Selain sotonya yang gurih, oseng-oseng daging juga menjadi menu andalan karena bumbunya meresap sempurna. Selain itu, mereka juga menyajikan sate kambing dengan potongan daging yang lebih besar dibandingkan sate biasa. Meski restoran ini cukup luas dengan dua lantai, suasana di dalamnya sering terasa panas karena tidak dilengkapi pendingin ruangan.
Editor : Candra Mega Sari