Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Pemkot Tangsel Butuh Anggaran Rp730 Miliar Untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Akan Berkoordinasi dengan Pemprov Banten

Muhtamimah • Jumat, 29 November 2024 | 17:00 WIB
Aktifitas makan siang siswa-siswi di SDN 4 Tangerang, Senin (5/8/2024). Pemerintah Kota Tangerang melakukan simulasi pilot project gerakan makan sang bergizi gratis di lima sekolah yang melibatkan 3.125 siswa di Kota Tangerang.-
Aktifitas makan siang siswa-siswi di SDN 4 Tangerang, Senin (5/8/2024). Pemerintah Kota Tangerang melakukan simulasi pilot project gerakan makan sang bergizi gratis di lima sekolah yang melibatkan 3.125 siswa di Kota Tangerang.-

JawaPos.com - Pemkot Tangerang Selatan tengah melakukan pembahasan anggaran untuk menerapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam penerapan program tersebut, diperkirakan akan membutuhkan anggaran mencapai Rp730 miliar.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Tangsel Eki Herdiana mengungkapkan, program makan bergizi gratis merupakan salah satu program yang akan diprioritaskan. Saat ini, pihaknya tengah melakukan persiapannya.

"Saat ini, kami masih menyesuaikan anggaran dan mekanisme pelaksanaannya. Jika dihitung kebutuhan keseluruhan, untuk SD dan SMP saja mencapai sekitar Rp730 miliar, meskipun rinciannya masih dalam pembahasan," ungkap Eki (28/11).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Tangsel Eki Herdiana.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Tangsel Eki Herdiana.

Eki menyampaikan, program makanan gizi gratis di Kota Tangsel tidak hanya untuk SD dan SMP. Tapi termasuk PAUD dan TK, meskipun pengelolaannya berada di bawah dinas lain.

"PAUD dan TK menjadi tanggung jawab dinas yang berkaitan dengan stunting dan pendidikan. Jadi programnya berbeda, tetapi prinsipnya sama, yaitu memastikan pola makan sehat untuk siswa," terangnya.

Dia menambahkan, untuk menerapkan program tersebut pihaknya terus berkoordinasi dengan Provinsi Banten. Sebab, dibutuhkan sinergi terutama terkait alokasi anggaran.

"Jika program ini harus berjalan mulai Januari, sementara alokasi belum selesai, tentu perlu ada penyesuaian. Namun, kami siap mengawal agar program ini tetap terlaksana," pungkasnya.

Editor : Hendra
#tangerang selatan #tangsel #Makan Bergizi Gratis