Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Tips Atur Waktu Antara Belajar dan Ekskul di Sekolah. Cocok Buat Yang Aktif dan Banyak Tugas

Salma Faiza Pratomoputri • Jumat, 27 September 2024 | 10:37 WIB

Ilustrasi siswa SMA. (Dok. Jawa Pos)
Ilustrasi siswa SMA. (Dok. Jawa Pos)

JawaPos.com - Sebagai siswa tentu saja memiliki banyak kegiatan yang harus dijalani. Salah satu yang menyita banyak waktu adalah ekstrakurikuler.

Siswa seringkali merasa khawatir, takut jika terlalu fokus pada ekskul maka kegiatan belajar akan terabaikan, dan sebaliknya. Sampai saat ini masih banyak siswa yang merasa kesulitan dalam manajemen waktu sehingga sering lalai ketika menjalankan aktivitas.

Seharusnya, sebagai seorang pelajar yang hendak beranjak dewasa, kita sudah harus pintar mengatur waktu agar semua tanggung jawab dapat terpenuhi. 

Tidak perlu pusing terlalu lama karena berikut ini adalah beberapa tips yang dapat anda simak demi manajemen waktu yang efektif antara belajar dan ekskul.

  1. Membuat Jadwal Rutinitas 

Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah membuat jadwal secara rutin. Membuat jadwal berfungsi untuk menyusun dan juga memberi struktur jelas untuk mengetahui waktu kapan harus belajar, istirahat, ekskul, dan menjalankan aktivitas lainnya. Dengan begitu, akan menghindari kewalahan karena tugas yang menumpuk. 

Tetap ingat! Perlu juga memerhatikan fleksibilitas dalam menyusun jadwal. Tidak perlu terlalu kaku dan padat. Hat tersebut dapat mengakibatkan tertekan sehingga tidak bisa mengikuti jadwal yang telah disusun.  

  1. Disiplin dengan Jadwal 

Disiplin dengan jadwal merupakan hal yang harus juga dilakukan. Jangan hanya membuat jadwal, tetapi tidak menepatinya. Misalkan, kamu mempunyai jadwal istirahat selama 2 jam, maka jangan terlena dan melupakan waktu. Hal itu dapat mengacaukan jadwal kegiatan yang sudah dibuat. Kamu bisa kewalahan untuk mengejar jadwal selanjutnya. 

Baca Juga: Bacaan Akhir Pekan: Tiga Cerita Tokoh Dongeng khas Indonesia, Buto Ijo dan Timun Mas Sering Disalahpahami

  1. Menentukan Prioritas 

Penting sekali untuk menentukan prioritas tugas yang harus dilakukan terlebih dahulu. Hal tersebut termasuk salah satu upaya untuk mengelola waktu secara efektif. Biasakan untuk mengerjakan tugas dengan tingkat urgensi yang paling penting atau tingkat kesulitan paling tinggi. Tidak semua tugas mempunyai tingkat urgensi atau kesulitan yang sama. 

Dengan memprioritaskan tugas yang mempunyai urgensi paling penting, tenggat waktu pengumpulan paling dekat. Kamu dapat menghindari perasaan tertekan pada menit-menit terakhir pengumpulan tugas.  Ketika kamu sudah berhasil mengerjakan tugas dengan kategori tersebut, biasanya akan merasa termotivasi untuk menyelesaikan tugas-tugas lainnya yang lebih ringan dan tetap membutuhkan perhatian. 

  1. Tidak Menunda Tugas 

Selesaikan tugasmu lebih awal ketika waktu senggang, hal ini cukup penting bagi kamu yang mempunyai jadwal padat. Manfaatkan waktumu dengan maksimal untuk mengerjakan tugas. Biasanya rasa malas akan terus menghampiri apabila kamu menunda tugas lebih lama. Jangan mengerjakan tugas dekat dengan hari pengumpulannya, khawatir akan tugas tambahan lainnya dengan waktu pengumpulan yang sama. Kamu juga bisa mengerjakan aktivitas lain bila tugasmu sudah terselesaikan. 

  1. Evaluasi Jadwal 

Jangan lupa untuk selalu mengevaluasi jadwal rutinitas untuk mengetahui seberapa efektif jadwal yang telah dibuat. Hal ini mencakup, apakah kamu sudah mengalokasikan cukup waktu untuk menyelesaikan tugas penting? Apakah ada kegiatan yang menghabiskan banyak waktu terlalu lama atau kegiatan yang justru kurang diperhatikan? 

Dengan mengevaluasi secara rutin, kamu dapat menyesuaikan dan menjaga jadwalmu tetap relevan dengan kebutuhan belajar atau kegiatan lainnya. Penyesuaian tersebut termasuk menambahkan waktu belajar untuk tugas yang sulit atau mengurangi waktu untuk kegiatan yang kurang penting. Fleksibilitas dalam jadwal merupakan hal yang penting agar tidak merasa bosan dengan kehidupan yang terus berulang atau monoton. 

Baca Juga: Mitos dan Fakta Tentang Jerawat. Yuk Simak Klarifikasi Medisnya Serta Langkah Mengobati Secara Ilmiah

  1. Beristirahat Cukup 

Istirahat juga sangat penting dalam menjaga energi dan kesehatan mental. Belajar secara terus-menerus juga tidak baik untuk kesehatan. Hal ini dapat mengurangi produktivitas otak. Tidak apa-apa untuk istirahat sebentar saat belajar karena akan membantu kamu untuk kembali fokus dan bersemangat. Jangan keseringan begadang hanya untuk belajar, waktu tidur yang cukup itu penting untuk memaksimalkan proses penyerapan informasi yang sudah kita terima. Selain itu, kurang tidur juga mengurangi tingkat konsentrasi dan berpengaruh terhadap suasana hati. 

Editor : Hendra
#rutinitas #tugas #pelajar #jadwal #ekskul