Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Dari Kutu sampai Nyamuk Harimau, Berikut Jenis Hewan Pengisap Darah Manusia yang Salah Satunya Bisa Mengobati Penyakit

Iskandar Isnan • Jumat, 4 Oktober 2024 | 22:01 WIB

Seekor nyamuk betina mengisap darah manusia di laboratorium Dr. Grayson Brown di Universitas Kentucky, AS. (Dok. Flickr)
Seekor nyamuk betina mengisap darah manusia di laboratorium Dr. Grayson Brown di Universitas Kentucky, AS. (Dok. Flickr)

JawaPos.com - Ketika berbicara mengenai hewan yang mengisap darah, hal pertama yang terlintas di pikiran banyak orang adalah nyamuk.

Sebenarnya ada beberapa spesies hewan lain yang mengincar cairan kaya protein ini. Dilansir laman edis.ifas.ufl.edu. Aktivitas menghisap darah yang dilakukan oleh hewan dikenal sebagai hematophagy.

Serangga penghisap darah dapat mengganggu manusia dan hewan serta dapat menularkan penyakit. 

Mereka semua adalah parasit bagi manusia atau hewan inang lainnya dan jumlahnya melimpah pada waktu-waktu tertentu dalam setahun.

Dilansir laman klikdokter.com, serangga penghisap darah dapat dikelompokkan sebagai nyamuk, lalat, kutu, dan serangga sejati.

Berikut beberapa hewan penghisap darah: 

1. Kutu 

Serangga ini berbentuk oval pipih dengan panjang sekitar 4 mm hingga 5 mm. 

Serangga ini bersembunyi di celah-celah dan celah. Paruhnya memiliki empat ruas yang tersembunyi di bawah kepala.

Kutu busuk berwarna merah kecokelatan, tetapi bisa juga berwarna merah terang segera setelah makan. Kutu busuk biasanya makan di malam hari saat inangnya sedang tidur.

Baca Juga: Macam-Macam Sisir Sesuai Kegunaannya: Apakah Kamu Sudah Menggunakan Sisir yang Cocok untuk Rambutmu?

2. Lintah 

Sejalan dengan itu, hewan pengisap darah lainnya adalah lintah. mereka memiliki pengisap di kedua ujung tubuhnya. 

Lintah makan, mereka menyuntikkan hirudin ke inangnya, yang mencegah penggumpalan darah Karena itu, mereka sering digunakan untuk mengobati penyakit pembekuan darah.

Pakar medis menggunakannya untuk mengobati penyakit sendi tertentu, termasuk osteoarthritis.

3. Nyamuk Harimau 

Nyamuk macan Asia dikenali dari garis putih lurus di bagian tengah toraksnya. Nyamuk ini menggigit di siang hari dan sering berada di tempat yang teduh. 

Nyamuk ini berkembang biak di wadah buatan dan lubang pohon yang menahan air. Nyamuk ini lebih suka beristirahat di semak-semak rendah di dekat tanah.

4. Kutu Rambut

Kutu rambut adalah serangga tak bersayap dengan mulut penghisap yang panjangnya 1 mm hingga 2 mm. 

Kakinya kira-kira sama panjangnya, dan memiliki cakar untuk mencengkeram rambut. Kutu ini hanya ditemukan di rambut kepala.

Kutu ini menempelkan telurnya ke rambut. Tempat favorit kutu rambut adalah di rambut di belakang telinga dan di bagian belakang kepala.

Baca Juga: Rekomendasi Delapan Lapangan Golf Terbaik di Tangerang Selatan yang Wajib Anda Coba, Berikut Fasilitas Hingga Harga yang Ditawarkan

5. Cacing

Binatang pengisap darah lainnya selain nyamuk adalah cacing tambang. Tentunya kamu sudah familier, ya, dengan binatang yang satu ini?

Tak hanya anak-anak yang bisa mengalami infeksi cacing. Bagi orang dewasa yang memiliki kebiasaan berjalan di tanah tanpa alas kaki, bisa memudahkan larva cacing tambang masuk ke dalam tubuh. 

Cepat atau lambat, larva ini akan terus bergerak ke aliran darah dan menuju ke usus. Di usus, larva cacing tambang akan berubah menjadi cacing dewasa. 

Untuk bertahan hidup, cacing mendapatkan makanan dengan cara mengisap darah manusia di saluran cerna. Tak mengherankan apabila orang yang terinfeksi cacing tambang mengalami anemia atau kurang darah. 

Editor : Hendra
#nyamuk