Laporan International IDEA: Kualitas Demokrasi AS Turun ke Level Terendah dalam 50 Tahun

Ferlynda Putri Sofyandari • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 12:03 WIB
International IDEA melaporkan sejumlah indikator demokrasi AS turun ke level terendah dalam 50 tahun, dengan tekanan pada supremasi hukum. (Foto: Charly TRIBALLEAU / AFP)
International IDEA melaporkan sejumlah indikator demokrasi AS turun ke level terendah dalam 50 tahun, dengan tekanan pada supremasi hukum. (Foto: Charly TRIBALLEAU / AFP)

JawaPos.com – Kualitas demokrasi di Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan signifikan dalam sejumlah indikator, dengan beberapa di antaranya mencapai level terendah dalam 50 tahun terakhir. International Institute for Democracy and Electoral Assistance (International IDEA) mencatat perkembangan tersebut dalam laporan Global State of Democracy 2026.

Laporan tersebut menyebut penurunan sejumlah indikator demokrasi AS terjadi di tengah perkembangan politik pada pemerintahan Presiden Donald Trump. International IDEA menyoroti tekanan terhadap supremasi hukum, independensi peradilan, kebebasan pers, kebebasan berekspresi, serta mekanisme pengawasan terhadap kekuasaan eksekutif.

International IDEA merupakan organisasi antarpemerintah yang memantau kinerja demokrasi melalui sejumlah indikator dalam Global State of Democracy (GSoD). Basis data tersebut mencakup 174 negara dan telah mencatat perkembangan demokrasi sejak 1975.

Dalam laporan terbarunya, International IDEA menyebut hampir separuh dari 30 indikator yang digunakan untuk mengukur demokrasi AS berada pada level terendah sejak dataset GSoD dimulai pada 1975. Indikator tersebut antara lain akses terhadap keadilan, kesetaraan ekonomi, efektivitas parlemen, kebebasan berekspresi, kebebasan pers, serta independensi peradilan.

International IDEA juga mencatat bahwa pada periode 2020–2025, AS mengalami tujuh penurunan signifikan secara statistik dalam sejumlah aspek demokrasi, termasuk akses terhadap keadilan, kesetaraan ekonomi, efektivitas parlemen, kebebasan berekspresi, kebebasan pers, kebebasan partai politik, dan independensi peradilan.

Dalam laporan tersebut, perkembangan di AS disebut turut berdampak pada tatanan internasional. International IDEA menilai konsentrasi kekuasaan eksekutif serta melemahnya mekanisme checks and balances berpotensi memengaruhi kepercayaan terhadap multilateralisme dan supremasi hukum internasional.

Sekretaris Jenderal International IDEA, Kevin Casas-Zamora, mengatakan penurunan demokrasi di AS juga berdampak lebih luas terhadap sistem internasional. Menurut dia, melemahnya independensi peradilan dan terfragmentasinya sistem internasional dapat mengancam demokrasi di berbagai negara. (lyn/gas)

Editor : Hendra
Sumber : Jawa Pos Koran
International IDEA Supremasi Hukum donald trump amerika serikat demokrasi