Seleksi PPIH 2027: 75 Ribu Pendaftar, CAT Dibagi 2 Gelombang

Syahrul Yunizar • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 10:01 WIB
Seleksi PPIH 2027 diikuti 75 ribu pendaftar. Kemenhaj membagi pelaksanaan CAT menjadi dua gelombang pada 5 dan 12 September 2026. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
Seleksi PPIH 2027 diikuti 75 ribu pendaftar. Kemenhaj membagi pelaksanaan CAT menjadi dua gelombang pada 5 dan 12 September 2026. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Sebanyak 75 ribu pendaftar mengikuti seleksi calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2027. Tingginya jumlah pendaftar membuat Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) membagi pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) menjadi dua gelombang.

Salah satu lokasi pelaksanaan CAT berada di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta. Pada Sabtu (5/9/2026), sebanyak 174 peserta mengikuti tes tertulis sebagai bagian dari rangkaian seleksi PPIH 2027.

Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj Rizka Anungnata mengatakan pelaksanaan tes tertulis calon PPIH tahun ini dilakukan bekerja sama dengan BKN. CAT juga digelar di berbagai daerah.

“Hari ini, Sabtu tanggal 5 September 2026, kami Kementerian Haji dan Umrah bersama Badan Kepegawaian Negara melaksanakan tes tertulis sebagai rangkaian lanjutan dari penyelenggaraan penerimaan calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji tahun 2027,” terang Rizka kepada awak media.

Khusus di Kantor BKN Jakarta, terdapat 174 peserta yang mengikuti ujian tertulis. Rizka mengatakan peserta yang memenuhi passing grade akan melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.

“Apabila dia melewati passing grade tentu kami akan terima, dan nanti masih ada kurang lebih 30 ribuan lagi calon petugas (haji) yang kami lakukan tes. Dan insya Allah dalam waktu dekat, 2 hari ini kami akan maksimalkan untuk verifikasi,” imbuhnya.

CAT Dibagi 2 Gelombang

Kemenhaj sebelumnya menyatakan terdapat 75 ribu pendaftar yang mengikuti seleksi PPIH Arab Saudi 2027. Tingginya animo pendaftar menjadi alasan pelaksanaan CAT dibagi menjadi dua gelombang.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Puji Raharjo menjelaskan, pembagian gelombang dilakukan agar proses seleksi tetap berjalan sekaligus memberi ruang untuk verifikasi administrasi secara cermat.

“Jumlah pendaftarnya sangat besar. Karena itu, pelaksanaan CAT kami atur dalam dua gelombang agar proses seleksi tetap berjalan, sementara verifikasi administrasi juga tetap dapat dilakukan dengan cermat,” terang Puji.

Menurut Puji, pembagian CAT menjadi dua gelombang tidak mengubah standar maupun ketentuan seleksi. Setiap peserta tetap harus memenuhi persyaratan dan masuk dalam kuota 3N untuk dapat mengikuti CAT.

“Tidak ada standar yang dikurangi. Setiap peserta tetap melalui proses dan ketentuan yang sama. Yang kami jaga adalah agar seluruh tahapan berjalan tertib, cermat, dan adil,” imbuhnya.

Sesuai jadwal, CAT Gelombang 1 dilaksanakan pada Sabtu (5/9/2026). Sementara itu, CAT Gelombang 2 direncanakan berlangsung pada Sabtu (12/9/2026).

Peserta yang mengikuti gelombang kedua merupakan mereka yang proses verifikasinya telah selesai, memenuhi persyaratan, dan masuk dalam kuota.

Puji juga menegaskan peserta yang belum mengikuti CAT Gelombang 1 tidak otomatis dinyatakan gagal dalam seleksi.

“Belum mengikuti Gelombang I bukan berarti tidak lolos. Proses verifikasi masih berlangsung. Peserta yang memenuhi ketentuan dan masuk dalam kuota akan mendapatkan kesempatan mengikuti CAT pada gelombang berikutnya,” jelasnya.

Editor : Hendra
kemenhaj PPIH 2027 Seleksi PPIH CAT BKN petugas haji