JawaPos.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memastikan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, siap menampung seluruh muktamirin pada Muktamar Ke-35 NU. Perkiraan sementara, jumlah peserta yang hadir mencapai lebih dari 3.000 orang.
Kepastian tersebut disampaikan Ketua Pelaksana Muktamar Ke-35 NU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Jombang, Senin (3/8).
"Saya sungguh bersyukur, Pesantren Bahrul Ulum siap menampung lebih dari 3.000 peserta. Waktu yang tersisa akan kami maksimalkan untuk menyelesaikan seluruh persiapan," ujarnya.
Sementara itu, PBNU masih memutakhirkan data peserta muktamar. Dalam Daftar Peserta Sementara (DPS) Tahap I tercatat 501 struktur kepengurusan NU berdasarkan pemutakhiran data organisasi per 31 Juli 2026.
Rinciannya terdiri atas 31 PWNU, 456 PCNU, dan 14 PCINU.
Gus Ipul menjelaskan, PBNU memberikan kesempatan hingga 6 Agustus 2026 kepada seluruh pengurus wilayah dan cabang untuk mencermati serta mengoreksi data apabila masih ditemukan kekeliruan. Seluruh masukan akan dihimpun tim verifikasi sebagai bahan validasi ulang.
PBNU dijadwalkan menetapkan sekaligus mengumumkan DPS Tahap II pada 7 Agustus 2026.
"PBNU memberikan ruang kepada seluruh PWNU, PCNU, dan PCINU untuk mencermati serta menyampaikan koreksi apabila masih terdapat data yang perlu diperbaiki," kata Gus Ipul, dikutip dari nu.or.id.
Marsudi Syuhud Siap Maju Jadi Ketum PBNU
Menjelang Muktamar Ke-35 NU di Jombang, bursa calon Ketua Umum PBNU semakin menghangat. Terbaru, ulama senior yang juga Wakil Ketua Umum MUI, Marsudi Syuhud, menyatakan siap maju.
Pernyataan tersebut disampaikan Marsudi di Jakarta, Selasa (4/8).
Menurut dia, keputusan untuk maju diambil sebagai respons atas aspirasi yang terus mengalir dari berbagai daerah.
"Saya dianggap bisa meneruskan kepemimpinan, membawa organisasi keluar dari konflik, serta menjalankan roda organisasi dengan lebih baik ke depan," ujarnya. (wan/oni)
Editor : HendraSumber : PBNU, Jawa Pos Koran