Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

FK Yarsi Bantu Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh Utara, Kepala Puskesmas Babah Buloh Sebut Sangat Terbantu di Masa Darurat

Hendra Eka • Senin, 29 Desember 2025 | 12:50 WIB
Fakultas Kedokteran (FK) Universitas YARSI menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Utara.
Fakultas Kedokteran (FK) Universitas YARSI menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Utara.

JawaPos.com — Fakultas Kedokteran (FK) Universitas YARSI menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Utara. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama 11 hari, mulai 14 hingga 24 Desember 2024, sebagai bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Sumatera bekerja sama dengan Direktorat Pembelajaran dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemendiktisaintek.

Kepala Puskesmas Babah Buloh, dr. Iskandar, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta dukungan kesehatan yang diberikan oleh FK YARSI bagi warga terdampak, khususnya di wilayah Kecamatan Sawang.

“Kami menyambut baik dan berterima kasih atas bantuan kesehatan untuk warga terdampak banjir bandang yang diberikan oleh Tim FK YARSI. Bantuan ini sangat bermanfaat pada masa tanggap darurat bencana,” papar dr. Iskandar.

Ia menjelaskan, berbagai bantuan yang diberikan meliputi pelayanan kesehatan langsung di pos pengungsian pada sejumlah desa, termasuk pemeriksaan oleh dokter spesialis dan layanan USG bagi ibu hamil. Selain itu, FK YARSI juga membantu penyediaan alat kebersihan untuk pembersihan lumpur di Puskesmas, bantuan genset, Starlink untuk menunjang komunikasi, serta obat-obatan dan beberapa alat kesehatan.

Namun di tengah upaya penanganan darurat, kondisi Puskesmas Babah Buloh hingga kini masih sangat terdampak. “Harapan kami, bantuan ini dapat terus berlanjut. Kondisi Puskesmas Babah Buloh lumpuh total akibat bencana. Hampir semua alat kesehatan, mobiler, dan peralatan kantor rusak. Banyak bagian bangunan mengalami kerusakan berat, bahkan hampir semua tenaga kesehatan juga terdampak,” ungkapnya.

Saat ini, kata dr. Iskandar, proses revitalisasi Puskesmas sedang dilakukan melalui pembersihan lumpur, dukungan layanan kesehatan dari berbagai relawan, serta suplai obat-obatan dari Dinas Kesehatan. Meski bertahap, ia menegaskan bahwa masyarakat benar-benar merasakan manfaat bantuan yang hadir. “Masyarakat sangat terbantu,” tegasnya.

Untuk keberlanjutan pelayanan kesehatan, dr. Iskandar menegaskan masih dibutuhkan dukungan lanjutan berupa penggantian serta perbaikan sarana, prasarana, dan alat kesehatan yang rusak, agar Puskesmas dapat kembali berfungsi optimal seperti semula.

Dengan kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, pemerintah, dan relawan, diharapkan pemulihan layanan kesehatan di wilayah terdampak dapat segera terealisasi dan masyarakat kembali mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.

Wakil Dekan FK Universitas YARSI, dr. Citra Fitri Agustina, menjelaskan bahwa pengiriman tenaga medis ke Aceh Utara dilakukan dengan dukungan dana hibah dari program Kemendiktisaintek Berdampak.

“Kami dari Fakultas Kedokteran Universitas YARSI, dengan bantuan dana hibah dari Kemendiktisaintek Berdampak, melakukan pengiriman tenaga medis ke Aceh Utara. Pemilihan lokasi ini telah melalui proses pencarian informasi dan komunikasi dengan berbagai pihak terkait,” ujar dr. Citra saat memberikan keterangan melalui sambungan telepon, Sabtu (27/12/2025)

Ia menambahkan, koordinasi dilakukan bersama pihak kecamatan, Puskesmas setempat, serta Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh yang berlokasi di Lhokseumawe guna memastikan bantuan tepat sasaran.

Baca Juga: Aktivitas Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meningkat! Polda Banten Imbau Waspada Cuaca Esktrem di Lebak hingga Tangsel

Tim medis yang diterjunkan terdiri dari berbagai tenaga profesional, antara lain dokter spesialis bedah, spesialis kebidanan dan kandungan, spesialis kulit, serta pada pekan berikutnya disusul oleh spesialis jiwa dan spesialis paru. Selain itu, tim juga melibatkan dokter umum, mahasiswa koas, serta perawat dari Rumah Sakit YARSI.

“Agenda utama kami adalah membantu pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus melakukan revitalisasi Puskesmas di wilayah terdampak,” tutup dr. Citra.

 

 
Editor : Hendra
#fakultas kedokteran #aceh #yarsi