JawaPos.com - Turap pada proyek peningkatan Jembatan Nol di Rawalumbu, Kota Bekasi, mengalami ambruk saat masih dalam proses pengerjaan, pada pekan lalu. Sekitar 20 meter struktur penahan tanah runtuh setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dan memicu genangan tinggi di sekitar lokasi.
Tingginya tekanan air diduga menjadi faktor utama penyebab kegagalan struktur yang saat kejadian masih dalam tahap pemadatan tanah. Kepala Bidang Bina Marga Dinas BMSDA Kota Bekasi, Subrin, menjelaskan bahwa hujan ekstrem menjadi pemicu utama, dan karena proyek masih dalam masa pemeliharaan, pihak ketiga tetap bertanggung jawab penuh atas kerusakan tersebut.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang turun langsung meninjau lokasi, menegaskan, proses perbaikan dimulai dan tidak akan membebani keuangan daerah. Dia memastikan pihak ketiga telah menyatakan komitmennya untuk memperbaiki seluruh bagian turap yang terdampak.
“Perbaikan akan segera dilaksanakan dan pihak ketiga siap bertanggung jawab membangun kembali bagian yang terdampak. Ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab mereka,” tegas Tri.
Dia juga menyampaikan, pembangunan infrastruktur di kawasan Jembatan Nol merupakan langkah strategis untuk mengurangi risiko banjir sekaligus meningkatkan keamanan akses lalu lintas bagi warga.
“Kami ingin memastikan seluruh pembangunan berjalan berkualitas dan memberikan manfaat maksimal bagi warga. Pengawasan akan terus diperketat agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Tri.
Pemkot Bekasi kini fokus memastikan proses perbaikan berjalan cepat, aman, dan sesuai standar, agar akses masyarakat di sekitar lokasi kembali pulih tanpa menimbulkan risiko lanjutan.(bry)
Editor : Hendra