JawaPos.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (UPTMR) resmi melakukan uji coba wisata malam bertajuk Night at the Ragunan Zoo pada Sabtu (11/10). Di hari pertama, total ada 3.713 pengunjung.
Seperti diketahui, Program Night at the Ragunan Zoo diadakan setiap malam Minggu, pukul 18.00–22.00 WIB, dengan tarif masuk normal, yakni Rp4.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak.
Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang menjelaskan, antusias warga di hari pertama pembukaan wisata malam cukup tinggi. Dari catatan di pintu masuk Taman Margasatwa Ragunan, jumlah pengunjung pada Sabtu dari pukul 18.00-20.00 WIB sudah mencapai 2.977 orang.
"Ini luar biasa karena kenaikan jumlah pengunjungnya cepat sekali. Di wisata Ragunan malam pertama mencapai 3.713 pengunjung," kata Bambang, kemarin (12/10).
Bambang menyebut, program Night at the Ragunan Zoo pihaknya hanya membuka pintu masuk di sisi utara saja dan pengunjung bisa melihat beberapa kandang hewan yang ada di Ragunan. Pengunjung bisa melihat hewan mamalia kecil seperti landak, trenggiling, musang dan lingsang.
"Untuk hewan mamalia besar yang bisa dilihat pengunjung saat wisata malam adalah harimau dan kuda nil. Satwa-satwa ini jadwalnya pemberian makannya itu malam hari," ucap Bambang.
Sementara, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta M Fajar Sauri mengatakan program ini menindaklanjuti arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, untuk memperluas akses edukasi satwa bagi masyarakat, terutama pelajar dan komunitas, serta memberikan alternatif hiburan keluarga di malam hari.
Ia menilai, pembukaan Ragunan hingga malam hari ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang publik yang lebih inklusif. “Masyarakat kini dapat menikmati suasana hutan kota di malam hari sambil belajar mengenal perilaku hewan, khususnya satwa nokturnal,” ungkap Fajar.
Ia menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta ingin menjadikan Ragunan bukan hanya tempat wisata siang hari, tetapi juga destinasi edukatif dan rekreatif malam hari bagi warga Jakarta. Uji coba Night at the Ragunan Zoo akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan kesiapan fasilitas serta respons masyarakat. Bila berjalan baik, program ini berpeluang menjadi agenda rutin wisata malam kota Jakarta.
“Kalau antusiasme masyarakat tinggi dan semua berjalan tertib, tentu akan kami kembangkan lebih luas. Jakarta perlu lebih banyak ruang publik yang hidup, aman, dan mendidik,” ujarnya.
Editor : Hendra