JawaPos.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang membantah kabar yang menyebut telah terjadi longsor dan kemacetan parah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing.
Informasi yang sempat ramai di media sosial tersebut dinyatakan tidak benar alias hoaks.
Kepala DLH Kota Tangerang Wawan Fauzi menegaskan, seluruh aktivitas di TPA berjalan normal. Mulai dari pengangkutan hingga pengolahan sampah.
"Tidak ada kejadian longsor di TPA Rawa Kucing. Aktivitas pengelolaan sampah tetap berjalan seperti biasa. Tidak ada dampak kemacetan sebagaimana yang diberitakan," kata Wawan, (29/8).
Wawan menyampaikan, saat ini pihaknya sedang melakukan penataan ulang area landfill sebagai langkah antisipasi menghadapi musim hujan dan cuaca ekstrem.
Penataan ini menyebabkan penyesuaian sistem keluar-masuk kendaraan pengangkut sampah, namun tidak sampai mengganggu arus lalu lintas utama.
"Sebelumnya, kendaraan masuk lewat pintu satu dan keluar lewat pintu dua. Untuk sementara waktu, semua armada keluar-masuk melalui pintu dua. Ini menimbulkan perlambatan operasional dan antrean kendaraan," terangnya.
Untuk menghindari penumpukan, DLH telah menyiapkan lahan seluas 1 hektare sebagai area transit kendaraan pengangkut sampah. Lahan tersebut berada di sebelah TPA Rawa Kucing dan milik Pemkot Tangerang.
"Kendaraan antre di sana sebelum giliran masuk ke area buang. Jadi tidak mengganggu lalu lintas Jalan Iskandar Muda," tambah Wawan.
Wawan menambahkan, penataan landfill mencakup pengerasan kembali area buang menggunakan alat berat. Dia optimis dalam beberapa hari ke depan operasional kembali normal.