JawaPos.com — Pablo Ganet akhirnya resmi bergabung dengan Persita Tangerang untuk mengarungi Super League 2025/2026. Nama sang gelandang sebelumnya santer dikaitkan dengan Persebaya Surabaya namun berlabuh ke Pendekar Cisadane.
Persita memperkenalkan Ganet melalui unggahan resmi di media sosial, lengkap dengan kalimat penuh gaya yang mencerminkan karakter sang pemain.
“He’s finally here to pull the strings,” tulis akun Instagram resmi klub.
Kepastian ini langsung menarik perhatian publik Super League, terlebih karena Ganet sudah lama masuk dalam radar beberapa klub papan atas.
Persebaya Surabaya sempat dikabarkan menjadi kandidat terkuat, namun kalah cepat dalam proses negosiasi.
Pablo Ganet bukan pemain asing biasa, ia berlabel tim nasional dan punya rekam jejak panjang di tiga benua. Ia bahkan pernah bermain di Liga Spanyol, Liga Maroko, hingga Liga Asia sebelum tiba di Indonesia.
Ganet tercatat sebagai pemain Timnas Guinea Khatulistiwa dengan 53 caps dan 5 gol. Ia juga sudah tiga kali tampil di Piala Afrika dan menjadi bagian penting dari skuat nasional sejak 2015.
Persita disebut harus merogoh kocek hingga Rp 4,35 miliar untuk mendatangkan sang playmaker. Nilai itu dinilai sepadan dengan pengalaman dan kualitas yang ditawarkan sang pemain.
Pemain berusia 30 tahun ini lahir di Málaga, Spanyol, dan memulai karier sepak bola di akademi Real Betis. Ia kemudian bergabung dengan Málaga B sebelum menjalani debut profesional bersama SS Reyes pada 2014.
Karier Ganet terus menanjak dengan membela klub-klub seperti Arroyo, Algeciras, hingga Real Murcia. Ia juga sempat menjajal kompetisi Afrika bersama Ittihad Tanger di Liga Maroko.
Petualangan sang gelandang berlanjut ke Asia saat ia memperkuat Kazma SC di Kuwait dan Saham Club di Oman. Musim lalu, ia bermain di kasta ketiga Liga Spanyol bersama Mérida AD dengan torehan 33 laga dan dua assist.
Kehadiran Ganet di Persita dinilai sebagai bagian dari proyek pembaruan lini tengah yang digagas manajemen. Ia akan menjadi jenderal lapangan yang diharapkan mampu mengatur ritme permainan.
Persita menyambut kedatangan Ganet dengan gaya elegan dan menggambarkan karakteristik sang pemain.
Mereka menyoroti visi bermain, ketenangan, dan peran krusialnya dalam menghubungkan lini belakang dan depan.
Ganet pun mengungkapkan rasa antusiasnya saat resmi berseragam ungu. Ia mengaku sejak awal sudah mendapat sambutan hangat dari keluarga besar Persita.
“Saya sangat senang dan bersemangat bisa bergabung dengan Persita,” ujar Ganet di laman resmi klub. “Semua yang ada di klub ini menyambut dengan baik sejak awal, dan saya tak sabar untuk bisa bermain.”
Ia juga menyebut atmosfer sepak bola Indonesia sebagai alasan utamanya menerima pinangan Persita. Menurutnya, Super League 2025/2026 adalah kompetisi yang terus berkembang dan penuh gairah.
“Saya mendengar banyak hal hebat tentang sepak bola Indonesia,” ungkapnya. “Saya tahu liga ini semakin berkembang, dan saya ingin menjadi bagian dari itu.”
Sebelumnya, Persebaya disebut sebagai klub yang paling serius mengejar tanda tangan Ganet. Klub asal Surabaya itu mencari gelandang asing baru untuk menemani duet Bruno Moreira dan Francisco Rivera.
Profil Ganet dinilai sangat cocok dengan gaya bermain pelatih Eduardo Pérez yang mengandalkan kontrol dan transisi cepat. Namun, negosiasi tak berlanjut karena Green Force mengalihkan fokus ke lini depan.
Persebaya akhirnya merekrut striker Mihailo Perovic untuk mengisi kebutuhan lini serang. Di saat bersamaan, Persita bergerak cepat dan menyegel kesepakatan dengan Ganet.
Meski gagal didatangkan Persebaya Surabaya, Ganet tetap mendapat sambutan hangat dari penggemar Super League. Banyak yang meyakini gaya mainnya akan membawa nuansa berbeda di lini tengah klub barunya.
Pengalamannya di berbagai liga dunia serta jam terbang internasional membuat Ganet disebut sebagai salah satu rekrutan terbaik musim ini. Ia dinilai bakal memberi warna baru dan standar lebih tinggi untuk kompetisi.
Baca Juga: Demi Cegah Banjir, Pemkot Tangsel Akan Bangun Turap di 30 Titik
Transfer ini juga menjadi sinyal Persita siap bersaing lebih serius musim depan. Dengan kehadiran pemain berlabel timnas, ekspektasi terhadap tim asuhan pelatih anyar pun meningkat.
Ganet kini menjadi simbol proyek ambisius Pendekar Cisadane dalam menyambut musim Super League 2025/2026. Ia diharapkan menjadi motor penggerak sekaligus pemimpin di ruang ganti.
Resmi mengenakan jersey Persita, Pablo Ganet siap menebar ancaman bagi klub-klub Super League 2025/2206 lainnya. Kini, sorotan tertuju padanya untuk membuktikan kelasnya sebagai maestro lini tengah.