Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Film 2nd Miracle in Cell No. 7: Cinta Abadi dan Hak Asuh Anak, Sekuel dengan Skrip Orisinal Vino G. Bastian, Graciella Abigail, hingga Denny Sumargo

Fahmi Samastuti • Minggu, 29 Desember 2024 | 12:30 WIB

Momen Bapak Dodo dan Kartika yang menampilkan ikatan kuat antara bapak dan anak.
Momen Bapak Dodo dan Kartika yang menampilkan ikatan kuat antara bapak dan anak.

JawaPos.com - Hidup Kartika (Graciella Abigail) tak banyak berubah. Dia tidak tahu bahwa Bapak Dodo (Vino G. Bastian) telah berpulang. Kini tinggal bersama Hendro, kepala lapas, dia masih sering menjenguk para om napi sahabat ayahnya. Masalah datang saat Hendro dan istri ingin mengadopsi Kartika.

Para om napi penghuni sel nomor 7 sahabat Bapak Dodo –Japra (Indro Warkop), Zaki (Tora Sudiro), Yunus (Rigen Rakelna), Atmo (Indra Jegel), dan Asrul (Bryan Domani)– serta Kepala Lapas Hendro (Denny Sumargo) sepakat merahasiakan dari Kartika bahwa ayahnya sudah menjalani hukuman mati. Ika –sapaan Kartika– hanya tahu bahwa ayahnya pergi jauh dan akan pulang suatu saat.

Sepulang sekolah, dia ”diselundupkan” ke sel nomor 7 untuk bermain. Di sisi lain, Hendro dan sang istri Linda (Agla Artalidia) berencana untuk mengadopsi Ika. Seluruh dokumen telah disiapkan dan diserahkan ke pihak dinas sosial.

Situasi terusik saat pihak pusat menugasi Hengky (Muhadkly Acho) untuk mengawasi lapas. Berbeda dengan Hendro, Hengky menganggap, para napi harus diperlakukan dengan tegas. Bahkan, jika perlu, kejam agar jera. Karena itu, Ika pun jarang mengunjungi para om napi.

Baca Juga: Upie Guava: Film Pelangi di Mars Rilis First Look, Ajak Penonton Jelajahi Mars Bersama Rio Dewanto, Myesha Lin Adeeva, dan Livy Renata

Namun, masalah belum berhenti buat Ika maupun Hendro dan Linda. Permohonan adopsi ditolak oleh Kemala (Ayushita), kepala dinas sosial. Hendro yang tidak terima memerkarakan keputusan itu. Persidangan berlangsung alot. Di tengah karut-marut, dia dan Ika menemukan diari sang ibu Juwita (Marsha Timothy), yang merangkum kisah pertemuan dengan Dodo hingga menjelang Ika dilahirkan.

Tanpa ”beban” material orisinalnya, 2nd Miracle in Cell No. 7 punya kisah yang lebih emosional. Banyak tawa, tangis, dan kejutan yang dihadirkan. Film besutan Herwin Novianto itu juga mengangkat persidangan terkait hak asuh anak, yang sangat jarang diulas di perfilman Indonesia. Bagian tersebut dikisahkan dengan ringkas dan informatif, tapi tetap menarik. Selain itu, pemilihan pemeran tokoh baru pun pas dan sesuai. Kehadirannya kuat dan masing-masing karakter dikisahkan punya ”ending” yang jelas.

Penulis naskah Alim Sudio mengungkapkan, film tersebut memang dirancang bergenre drama komedi. ”Awalnya, saya ngerancang 10 persen komedi, 90 persen drama. Tapi, begitu sama mereka (para cast), jadinya balance 50:50 proporsinya,” ujarnya dalam konferensi pers pekan lalu.

2nd Miracle in Cell No. 7 juga memadukan konsep sekuel –alias kelanjutan setelah Dodo meninggal– dan prekuel yang mengulas kisah awal Dodo dan Uwi serta cinta abadi bapak-anak. Marsha Timothy menilai, peran Uwi menantang. Sebab, tidak ada referensi tokoh ibu di materi orisinalnya. Selain itu, dia cukup kesulitan karena kerap terbawa emosi.

”Dari terima skrip sampai syuting, jujur, aku susah banget menahan haru. Ceritanya kena banget di hati aku. Kadang, bukan scene yang harus nangis, aku sedih karena segitu berhasilnya chemistry antara Ika dan Bapak Dodo dan om-om napi,” ujarnya.

Hal itu juga diakui Graciella Abigail. Dia sempat ragu bisa memerankan karakter Ika di sekuelnya. ”Aku agak ragu dan takut, tapi Om Herwin cerita, (dia) awalnya juga gitu. Setelah lihat trailer-nya, aku suka dan puji Tuhan aku puas dengan aktingku,” paparnya.

Para cast penghuni sel nomor 7 pun mengaku punya keterikatan kuat dengan sesama pemeran. ”Kita semua merasa memiliki banget film ini. Saya sendiri masih sering kagum lihat Ika sekarang sudah besar, temen-temen saya di penjara masih berjuang masukin anak saya di penjara ketika Bapak Dodo sudah pergi,” imbuh Vino G. Bastian, pemeran Dodo. (fam/c6/nor)

Baca Juga: Dari Film Influenza karya Hang Sang-woon: Jisoo Jadi Pegawai Kantor di Tengah Gempuran Zombi, Pakai Make-up Luka Realis

Data 2nd Miracle in Cell No. 7:

Durasi: 147 menit

Rating sensor: 13+

Sutradara: Herwin Novianto

Penulis naskah: Alim Sudio berdasar karakter dan cerita orisinal karya Lee Hwan-kyung

Pemeran: Vino G. Bastian, Graciella Abigail, Marsha Timothy, Indro Warkop, Tora Sudiro, Rigen Rakelna, Indra Jegel, Bryan Domani, Denny Sumargo, Muhadkly Acho

Rilis: 25 Desember 2024

Trivia

- Rigel Rakelna, Indra Jegel, dan Indro Warkop sering salah sebut nama saat take. Sebab, produksi 2nd Miracle in Cell No. 7 berdekatan dengan film Kang Mak yang juga mereka bintangi.

- Saat syuting adegan para napi menuju sekolah Ika, mobil dikemudikan extras. Mobil itu menabrak properti karena rem yang kurang baik. Beruntung, tidak ada korban luka.

- Graciella Abigail mengaku kesulitan karena banyak dialog cast om-om napi yang merupakan improvisasi. Sehingga, dia bingung harus memberikan respons tertawa atau datar.

- Bagi Muhadkly Acho, Hengky adalah peran bengis pertamanya. Menurut dia, tidak ada kendala dalam memahami tokoh. Tapi, dia sempat risi karena rambutnya harus ditata klimis.

- Saat adegan latihan drama di penjara, Tora menyatakan, dirinya dan banyak extras memilih menunduk demi menahan tawa.

Editor : Hendra
#2nd Miracle In Cell No 7 #Vino G. Bastian #film