JawaPos.com – Bitcoin kembali mencetak sejarah dengan melonjak melampaui harga $82.000 atau sekitar Rp1,25 miliar, menembus rekor sebelumnya yang berada di kisaran $81.000. Lonjakan ini mengakibatkan posisi Bitcoin semakin kuat sebagai aset digital yang terus menarik minat investor dan analis di tengah momentum positifnya di pasar cryptocurrency.
Kenaikan ini terjadi setelah kemenangan Donald Trump pada pemilihan presiden Amerika Serikat pada minggu lalu. Melansir dari theblock.co, analis dari Standard Chartered, Geoff Kendrick yang sebelumnya memprediksi bahwa harga Bitcoin akan mencapai US$ 80.000 sebelum pemilu, memperkirakan harga ini akan terus naik hingga akhir tahun.
Ia bahkan memprediksi bahwa Bitcoin bisa mencapai US$100.000 menjelang 27 Desember, yang merupakan tanggal penting untuk kontrak opsi Bitcoin. Menurut Kendrick, angka US$ 125.000, juga mungkin tercapai pada akhir tahun, atau setidaknya sebelum tanggal pelantikan presiden pada 20 Januari.
Lalu, apa sebenarnya Bitcoin, dan bagaimana mata uang digital ini mampu mencuri perhatian hingga harganya bisa meroket ke rekor tertinggi? Simak penjelasan berikut ini yang telah dirangkum oleh JawaPos.com.
Baca Juga: Aset Kripto Makin Tarik Perhatian Investor, Cari Keuntungan dengan Diversifikasi Portofolio
Mengenal Bitcoin
Secara singkat, Bitcoin merupakan mata uang digital yang didistribusikan secara elektronik dan tidak dikendalikan oleh pemerintah. Bitcoin beroperasi melalui jaringan komputer global serta berfungsi sebagai alat penyimpan nilai sekaligus mengirim uang secara digital kapan saja dan ke siapa saja.
Bitcoin diperkenalkan pada 2008 oleh seseorang bernama Satoshi Nakamoto melalui tulisannya yang berjudul “Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System”. Jaringan Bitcoin kemudian diluncurkan pada 2009 dengan memadukan berbagai teknologi seperti blockchain, uang digital peer-to-peer, dan sistem enkripsi.
Alasan Bitcoin bernilai tinggi karena memiliki suplai terbatas yang menjadikannya sebagai aset yang langka. Teknologi blockchain memungkinkan Bitcoin beroperasi tanpa perantara dan bersifat global. Selain itu, jaringan Bitcoin dilindungi oleh kriptografi yang belum pernah diretas sehingga menjadikannya salah satu jaringan moneter teraman di dunia.
Penyebab Bitcoin Melonjak Tinggi
Melansir dari Bitcoin.com News, indikator pasar Bitcoin (BTC) saat ini terus menunjukkan kekuatan. Beberapa penyebabnya seperti, Relative Strength Index (RSI) mencapai 79, menunjukkan permintaan yang kuat tanpa masuk ke wilayah jenuh beli.
Stochastic tetap stabil di 96, mencerminkan minat beli yang berkelanjutan, sementara Commodity Channel Index (CCI) mencapai 182, mengindikasikan tingginya aktivitas pasar meskipun belum mencapai sinyal jual. Selain itu, Moving Average Convergence Divergence (MACD) tercatat di 3.428 dan momentum mencapai 12.281.
Eksponensial Moving Average (EMA) Bitcoin juga mencerminkan kekuatan tren naik ini. EMA 10-hari berada di $75.746, sementara EMA 50-hari mencatat $68.447. Angka-angka ini memberikan sinyal bahwa harga Bitcoin cenderung bertahan di level tinggi dan memiliki peluang untuk mengalami kenaikan lebih lanjut.
Antusiasme investor pada aset digital pun semakin meluas. Dalam 24 jam terakhir, tiga puluh mata uang kripto terbesar telah naik sekitar 8,5 persen, menurut indeks GMCI30 dari The Block.
Naiknya harga Bitcoin dipengaruhi oleh penawaran dan permintaan, dengan pasokan terbatas dan permintaan yang terus meningkat. Aktivitas perdagangan 24/7 di pasar kripto menciptakan volatilitas harga, sementara fenomena halving Bitcoin meningkatkan kelangkaan dengan mengurangi pasokan baru. Akibatnya, saat pasokan menurun dan permintaan tetap tinggi, harga Bitcoin cenderung naik.
Bagaimana Cara Membeli Bitcoin
Membeli Bitcoin mungkin tampak rumit jika anda belum pernah melakukannya, tetapi sebenarnya relatif mudah. Langkah pertama, anda hanya perlu memiliki akun di layanan atau bursa seperti Coinbase, Kraken, Gemini, dan Binance.
Langkah kedua, hubungkan bursa dengan opsi pembayaran dan menghubungkannya dengan rekening bank atau ke kartu debit maupun kredit. Setelah itu anda dapat melakukan pemesanan, dan memastikan penyimpanan yang aman untuk mata uang kripto yang dibeli.
Anda dapat membeli Bitcoin melalui PayPal Holdings Inc. (PYPL). Terdapat dua cara untuk membeli Bitcoin menggunakan PayPal, yaitu menghubungkan akun anda ke kartu debit atau rekening bank, atau menggunakan saldo akun PayPal untuk membeli mata uang kripto dari penyedia pihak ketiga.
Anda juga dapat menggunakan PayPal untuk membeli empat mata uang kripto secara langsung seperti Bitcoin, Ethereum, Litecoin, dan Bitcoin Cash.
Ada kemungkinan bahwa investasi $100 dalam Bitcoin saat ini dapat meningkat menjadi $200 atau lebih di masa mendatang, tetapi ada juga kemungkinan yang sama besarnya bahwa nilai Bitcoin akan berubah menjadi $1.
Mengingat fluktuasi harga Bitcoin yang tinggi, penting sekali untuk mempertimbangkan kondisi keuangan anda sebelum berinvestasi, dan memastikan siap untuk menghadapi potensi kerugian.
Editor : Hendra