JawaPos.com – Baru-baru ini salah satu jurnalis Indonesia, Najwa Shihab dihujat di media sosial TikTok karena melontarkan perkataan yang dianggap sebagai cibiran terhadap Joko Widodo dalam acara siaran langsung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2024 – 2029.
Dari siaran ini, banyak netizen TikTok yang menyudutkan Najwa Shihab. Tak sedikit yang geram dengan ucapan Najwa hingga menghina pekerjaannya sebagai seorang presenter.
“Lulusan UGM cuma jadi MC,” tulis salah seorang warganet TikTok.
Berikut ini adalah profil Najwa Shihab, mulai dari biografi, pendidikan, hingga karier.
Biografi Najwa Shihab
Najwa Shihab kerap dipanggil Mbak Nana oleh para penonton setianya. Mbak Nana lahir pada 16 September 1977 di Makassar, Sulawesi Selatan.
Ayah Mbak Nana yang bernama Quraish Shihab merupakan cendekiawan ilmu Al Qur'an sekaligus mantan Menteri Agama Indonesia pada Kabinet Pembangunan VII tahun 1998. Sementara itu, ibunya bernama Fatmawati Assegaf.
Keaktifan Quraish Shihab dalam dunia politik mendorong Najwa Shihab untuk ikut berkecimpung masuk. Hingga saat ini, Najwa masih menunjukkan perannya dalam mengkritik pemerintahan.
Pendidikan Najwa Shihab
Keluarga Najwa termasuk religius, membuatnya menghabiskan pendidikan di instansi keagamaan. Mulai dari TK Al-Quran Makasar, Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah, dan SMP Al-Ikhlas Jakarta Selatan.
Menginjak usia SMA, Najwa sempat terpilih untuk mengikuti program AFS, yakni program pertukaran pelajar yang diinisiasikan oleh Yayasan Bina Antarbudaya. Najwa mencicipi pendidikan selama setahun di Amerika Serikat.
Tidak seperti yang dikatakan netizen, Najwa merupakan alumnus Fakultas Hukum (FH) Universitas Indonesia (UI). Najwa lulus pada tahun 2000 dari UI.
Karier Najwa Shihab
Meski lulusan Hukum, Najwa tertarik untuk mendalami dunia jurnalistik. Najwa memulai kariernya di RCTI dan dilanjut Metro TV pada tahun 2001.
Karier Najwa Shihab sebagai jurnalis semakin melambung saat terjadi bencana tsunami Aceh pada 2004. Najwa terus melaporkan liputannya soal bencana tersebut, Najwa juga dinilai berperan besar dalam membentuk kepedulian dan empati publik terhadap bencana tsunami Aceh.
Najwa konsisten meniti kariernya di Metro TV hingga tahun 2017. Setelah semakin lama terlibat dalam dunia jurnalistik, Najwa berhasil memiliki acara talkshow sendiri yang berjudul “Mata Najwa” di Trans 7.
Sampai sekarang, Najwa aktif sebagai jurnalis, presenter, dan kritikus. Najwa pun membangun perusahaan media Narasi bersama rekan-rekannya pada 2017. Dirinya rajin memproduksi konten yang memuat berita dan informasi lewat kanal YouTube, media sosial, dan portal media Narasi.
Baca Juga: Kontroversi Artificial Intelligence (AI): Inovasi atau Ancaman bagi Pekerja Seni?
Editor : Hendra