Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Waspada! Kurang Minum Air Putih Bisa Merusak Skin Barrier, Kenali 4 Tanda Ini

Rabbany Wanadriani • Minggu, 31 Mei 2026 | 17:55 WIB
Ilustrasi air minum (Magnific)
Ilustrasi air minum (Magnific)

JawaPos.com - Meskipun sudah menggunakan krim perawatan yang mahal, kulit terkadang tetap terlihat lelah dan kering. Faktanya, masalah utama sering kali bukan terletak pada produk kosmetik yang Anda gunakan.

Beberapa perubahan kecil pada kondisi kulit bisa menjadi sinyal bahwa tubuh sedang kekurangan cairan. Perlu diketahui bahwa dua pertiga tubuh manusia terdiri dari air, dan sebagian besarnya tersimpan di dalam sel-sel kulit.

Ketika tubuh mengalami dehidrasi, lapisan luar kulit akan kehilangan kelembapannya. Jika kondisi ini dibiarkan dalam jangka panjang, dehidrasi kronis dapat memicu penuaan dini serta mengganggu fungsi alami kulit.

Melansir dari EatingWell, berikut adalah empat tanda bahwa Anda kurang minum air putih.

Baca Juga: Ini 5 Tanda Anda Diam-Diam Boros Finansial, Nomor 4 Paling Sering Terjadi!

1. Kulit Terlihat Kusam

Tanda-tanda umum meliputi kulit kusam, warna kulit tidak merata, garis-garis halus, pengelupasan, bercak kering, dan berkurangnya elastisitas.

Perbedaan utamanya adalah ketika tanda-tanda ini disebabkan oleh dehidrasi, gejalanya dapat muncul dalam semalam.

Sel-sel kulit yang terhidrasi dengan baik menjadi lebih kenyal sehingga menghasilkan peningkatan yang nyata pada tekstur dan penampilan.

Bahkan satu atau dua hari hidrasi yang lebih baik dapat memperbaiki tampilan kulit yang kusam atau lelah.

Pelembap dan krim topikal efektif menghidrasi kulit dan mencegah kehilangan air.

Namun, minum air putih yang cukup membantu kulit berfungsi dengan baik dan mendukung pengiriman nutrisi ke sel-sel kulit.

2. Skin Barrier Melemah

Kulit adalah garis pertahanan pertama tubuh terhadap patogen berbahaya, radiasi UV, dan polutan.

Kekurangan hidrasi dapat melemahkan lapisan pelindung kulit atau skin barrier, membuatnya lebih rentan terhadap iritasi, infeksi, dan penuaan dini.

Perawatan kulit yang tepat, makan bergizi, olahraga teratur, dan tidur yang cukup membantu menjaga fungsi pelindung kulit.

3. Penyembuhan Lebih Lambat

Luka gores dan lecet mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh karena asupan cairan yang optimal sangat penting untuk regenerasi jaringan.

4. Suhu Tubuh yang Buruk

Saat terhidrasi, Anda dapat berkeringat dan mengarahkan aliran darah ke permukaan kulit untuk melepaskan panas.

Sebaliknya, dehidrasi mengurangi produksi keringat dan aliran darah ke kulit sehingga meningkatkan kerentanan terhadap kepanasan.

Kesimpulannya, disarankan untuk memprioritaskan minuman tanpa pemanis seperti air putih, teh herbal, dan susu.

Jika Anda banyak berkeringat karena cuaca panas atau aktivitas fisik yang berat, pertimbangkan untuk menambahkan elektrolit ke dalam air minum agar tetap terhidrasi dengan baik.

Baca Juga: 5 Tanda Tubuh Kelebihan Gula yang Jarang Disadari, Jangan Diabaikan!

Editor : Candra Mega Sari
#kurang minum air putih #tanda #kulit