JawaPos.com - Perubahan pada wajah sering kali dikaitkan dengan tingkat stres, proses penuaan, atau efek samping produk perawatan kulit. Namun, ada satu faktor penting yang kerap terlupakan, yaitu kecukupan nutrisi.
Protein berperan aktif dalam membangun serta memperbaiki jaringan tubuh, tak terkecuali kulit, rambut, dan otot yang membentuk struktur wajah kita.
Ketika tubuh kekurangan zat gizi ini dalam waktu yang lama, dampaknya akan mulai terlihat pada penampilan wajah.
Seperti yang dilansir dari Verywell Health, setidaknya ada 4 perubahan wajah yang menjadi sinyal bahwa Anda kekurangan protein.
Baca Juga: Punya Masalah Hipertensi? Coba 4 Minuman Segar Ini untuk Jaga Tekanan Darah Tetap Stabil
1. Rambut Rontok
Salah satu tanda paling mencolok dari kadar protein rendah adalah perubahan pada rambut.
Folikel rambut sangat sensitif terhadap ketersediaan protein karena tidak dianggap sebagai jaringan vital sehingga tubuh akan mengurangi prioritasnya ketika asupan protein menurun.
Hal ini dapat mengakibatkan peningkatan kerontokan rambut, peningkatan kerapuhan, atau tekstur rambut yang lebih kusam.
Sebagian alasannya adalah keratin, protein struktural utama yang membentuk rambut.
Ketika asupan protein rendah, tubuh memiliki lebih sedikit bahan pembangun untuk menjaga helaian rambut tetap kuat dan sehat, rambut bisa menjadi lebih rentan rontok.
2. Kulit Kering
Protein juga mendukung kolagen, membantu kulit tetap kencang dan elastis. Jika asupan protein secara konsisten terlalu rendah, produksi kolagen dapat melambat.
Kekurangan protein dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari, lebih kering, dan meningkatkan visibilitas garis-garis halus.
3. Wajah Terlihat Cekung
Protein penting untuk menjaga massa otot. Jika Anda tidak mendapatkan cukup nutrisi ini, tubuh akan mulai memecah jaringan otot untuk menghasilkan energi.
Pemecahan ini dapat memengaruhi struktur wajah.
Kehilangan massa otot akibat asupan protein yang tidak mencukupi memengaruhi wajah sama seperti memengaruhi bagian tubuh lainnya.
Tampilan cekung di sekitar pelipis dan pipi sering kali tidak begitu berkaitan dengan penuaan, melainkan disebabkan oleh hilangnya otot dan kolagen.
4. Pembengkakan
Dalam beberapa kasus, kadar protein yang rendah dapat menyebabkan pembengkakan.
Hal ini berkaitan dengan protein yang disebut albumin, yang bantu menjaga cairan tetap berada di tempatnya yakni di dalam pembuluh darah.
Ketika kadar albumin menurun, keseimbangan ini terganggu.
Cairan dapat bocor ke jaringan sekitarnya dan menumpuk di sana, yang dapat muncul sebagai pembengkakan.
Baca Juga: Sering Mewarnai Rambut? Waspadai 6 Tanda Kulit Kepala Mulai Rusak Akibat Bahan Kimia
Editor : Candra Mega Sari