JawaPos.com - Noda darah menstruasi pada pakaian atau seprai sering kali menjadi tantangan tersendiri karena sifatnya yang sulit dibersihkan.
Kesalahan umum yang sering dilakukan adalah membilasnya dengan air panas. Padahal, suhu panas justru akan mengunci protein darah ke dalam serat kain, sehingga noda makin permanen.
Untuk hasil yang efektif dan aman bagi lingkungan, sebaiknya gunakan air dingin.
Berikut adalah 5 metode praktis dan ramah lingkungan yang disadur dari English Jagran untuk mengatasi noda darah menstruasi tanpa merusak tekstur kain.
Baca Juga: 5 Manfaat Luar Biasa Mengonsumsi Mentimun Setiap Hari untuk Kesehatan
1. Air Dingin
Air dingin bantu menghilangkan noda darah menstruasi dari pakaian dalam atau celana, serta seprai tanpa membuat noda mengendap.
Segera rendam dalam baskom berisi air dingin untuk noda yang membandel. Jangan biarkan noda mengering.
2. Hidrogen Peroksida
Dapatkan hidrogen peroksida karena harganya murah dan sangat ampuh untuk menghilangkan noda darah.
Oleskan hidrogen peroksida pada noda darah menstruasi segera dan diamkan selama 5 menit, lalu bilas.
Cara ini juga bagus untuk menghilangkan noda darah menstruasi yang sudah kering.
3. Cuka Putih
Ini adalah salah satu cara terbaik untuk menghilangkan noda darah dari seprai dan pakaian.
Rendam noda, gosok perlahan, lalu tepuk-tepuk dengan tisu atau cuci.
4. Jus Lemon Segar
Oleskan jus lemon segar pada noda menstruasi dan diamkan selama 5 menit sebelum dilap dengan kain lembap.
Kandungan asam sitrat dalam jus lemon efektif dan alami dalam menghilangkan noda.
Cara ini sangat cocok untuk pakaian putih, tetapi tidak untuk pakaian gelap karena warnanya bisa pudar.
5. Semprotan Garam
Larutkan 1 sendok makan garam dalam 1 cangkir air dingin dan semprotkan pada seprai, sofa, jok mobil, atau tempat noda menstruasi lainnya.
Usap perlahan hingga noda hilang.
Baca Juga: Jangan Dibuang! Ini 5 Manfaat Kulit Pisang untuk Kesehatan dan Cara Mengolahnya
Editor : Candra Mega Sari