Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

6 Tips Menjaga Tekanan Darah Stabil untuk Hindari Risiko Stroke dan Jantung

Diajeng Gentalia Rifani • Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:10 WIB

Ilustrasi menjaga tekanan darah agar tetap stabil (Dok. Freepik)
Ilustrasi menjaga tekanan darah agar tetap stabil (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Menjaga tekanan darah tetap stabil sangat penting agar kita terhindar dari penyakit serius, mulai dari hipertensi, jantung, sampai stroke.

Masalahnya, tekanan darah tinggi bisa menyerang siapa saja, apalagi jika gaya hidup kita masih kurang sehat. Nah, supaya kesehatan lebih terjaga, yuk mulai perhatikan kebiasaan sehari-hari kita.

Melansir dari Halodoc dan Alodokter, berikut ada enam tips simpel yang bisa kamu coba di rumah agar tekanan darah tetap aman dan stabil.

Baca Juga: Hati-Hati! 5 Jenis Infeksi Jamur Ini Mengintai saat Musim Hujan, Begini Cara Mengatasinya

1. Olahraga Teratur

Tips pertama untuk dapat menjaga tekanan darah agar tetap stabil yaitu dengan olahraga yang teratur. Pastikan kamu rutin berolahraga  setiap hari, olahraga yang kamu lakukan tidak harus berat. Kamu bisa berjalan santai sekitar 30 menit setiap harinya.

Penting untuk tetap konsisten karena jika kamu berhenti berolahraga, tekanan darah bisa naik kembali. Selain berjalan kaki, olahraga lain yang bisa kamu coba, yaitu bersepeda, berenang, jogging, atau menari.

2. Konsumsi Makanan Sehat

Selanjutnya yaitu kamu dapat mengonsumsi makanan yang sehat. Kamu dapat memilih makanan yang kaya akan biji-bijian, buah-buahan, sayuran, dan produk susu rendah lemak. Hindari mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol.

Kamu dapat perbanyak konsumsi makanan yang tinggi kalium, makanan yang mengandung kalium dapat mengurangi efek natrium pada tekanan darah. Sumber kalium terbaik umumnya ada dalam buah dan sayuran.

3. Batasi Minum Alkohol

Kamu dapat membatasi konsumsi alkohol dalam jumlah sedang saja, yaitu sebanyak satu gelas sehari untuk wanita dan dua gelas sehari untuk pria.

Minum alkohol lebih dari jumlah sedang dapat meningkatkan tekanan darah secara signifikan. Selain itu, minum alkohol juga dapat mengurangi keefektifan obat tekanan darah.

4. Rendam Kaki dengan Air Hangat

Merendam kaki dengan air hangat juga dapat membantu menurunkan tensi yang tinggi. Diketahui bahwa suhu air hangat yang menyelimuti kaki dapat membantu melebarkan pembuluh darah dan dapat melancarkan alirannya.

Cara ini sangat efektif untuk dapat menurunkan tensi darah sekaligus menjaga kestabilannya. Selain itu, merendam kaki dengan air hangat bisa membuat tubuh menjadi lebih nyaman, rileks, sehingga stress pun mereda. Dengan begitu tekanan darah bisa lebih terkontrol.

Kamu bisa menaburkan garam secukupnya ke dalam air hangat untuk menambah efek relaksasi. Setelah itu,  rendam kaki selama 15-20 menit setiap hari sampai tekanan darah kembali normal.

5. Kurang Asupan Kafein

Tips selanjutnya untuk dapat menjaga tekanan darah yaitu dengan mengurangi asupan kafein. Asupan kafein dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah, terutama jika kamu tidak terbiasa mengonsumsinya.

Lonjakan ini bersifat sementara, tetapi kamu tetap dianjurkan untuk mengurangi konsumsi kafein sebagai salah satu cara untuk dapat menurunkan tensi tinggi menjadi normal.

Jika kamu rutin mengonsumsi kafein, maka tubuh cenderung membangun tolerasi sehingga lonjakan tekanan darah tidak terjadi. Namun, respons tubuh terhadap kafein dapat berbeda-beda, sehingga kamu dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter agar dapat memastikannya.

6. Lakukan Teknik Pernapasan

Teknik pernapasan menjadi salah satu langkah yang paling sederhana yang bisa dipraktekkan dimana saja dan kapan pun.

Ada beberapa teknik pernapasan yang bisa kamu coba sebagai cara untuk menurunkan tensi tinggi menjadi normal, salah satunya yaitu box breathing.

Cara melakukannya, kamu cukup duduk atau berdiri dengan nyaman dan lemaskan otot di dada, leher, dan bahu.

Setelah itu, tarik napas selama 4 detik, tahan selama 4 detik, lalu hembuskan selama 4 detik. Ulangi langkah ini selama beberapa menit hingga kamu merasa lebih rileks.

Jika kamu merasa rileks, detak jantung pun menurun dan pembuluh darah melebar. Hasilnya, tekanan darah pun ikut turun secara perlahan.

Editor : Candra Mega Sari
#tips menjaga tekanan darah #tekanan darah #menjaga tekanan darah