Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

5 Makanan Pemicu Sakit Kepala yang Wajib Dihindari, Salah Satunya Keju Fermentasi

Rabbany Wanadriani • Kamis, 14 Agustus 2025 | 14:30 WIB
Ilustrasi orang yang sakit kepala (Dok. Freepik)
Ilustrasi orang yang sakit kepala (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Sakit kepala sering kali dianggap sepele, padahal kondisi ini bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Banyak faktor yang bisa memicu sakit kepala, mulai dari stres, kurang tidur, hingga dehidrasi.

Namun, tahukah Anda bahwa makanan yang kita konsumsi juga bisa menjadi salah satu penyebab utamanya? Beberapa makanan mengandung zat yang bisa melebarkan pembuluh darah atau memicu reaksi kimia di otak, sehingga memperparah sakit kepala.

Melansir dari City Magazine, berikut adalah lima jenis makanan yang sebaiknya Anda batasi atau hindari jika sering mengalami sakit kepala.

1. Makanan Olahan dan Pemanis Buatan

Makanan olahan seperti makanan cepat saji, sup instan, dan camilan umumnya mengandung pengawet, pewarna, dan perasa buatan. Salah satunya adalah monosodium glutamat (MSG), yang dikenal kuat memicu sakit kepala.

Selain itu, pemanis buatan seperti aspartam juga bisa memengaruhi fungsi otak dan menimbulkan gejala tak nyaman, termasuk sakit kepala.

2. Keju Tua dan Makanan Fermentasi

Meskipun keju mengandung protein dan kalsium yang baik, jenis keju yang sudah lama disimpan dapat mengandung senyawa tiramin. Senyawa ini dapat menyebabkan pembuluh darah melebar, yang merupakan pemicu utama sakit kepala.

Hal serupa juga berlaku untuk makanan fermentasi seperti kimchi, asinan kubis, dan kecap. Sebaiknya kurangi konsumsi makanan-makanan ini jika Anda rentan sakit kepala.

3. Minuman Beralkohol dan Kafein

Alkohol tidak hanya memicu sakit kepala karena mabuk, tetapi bahkan dalam jumlah kecil pun dapat menjadi pemicu. Alkohol juga dapat menyebabkan dehidrasi, yang semakin memperparah kondisi sakit kepala.

Sementara itu, kafein punya efek ganda. Dalam dosis kecil, kafein bisa membantu meredakan sakit kepala. Namun, konsumsi berlebihan dari kopi, teh hitam, atau minuman berenergi justru bisa memicu sakit kepala. Jika Anda tiba-tiba mengurangi asupan kafein, Anda juga bisa mengalami sakit kepala parah sebagai gejala putus kafein.

4. Gula dan Garam Berlebihan

Fluktuasi kadar gula darah yang cepat, yang sering disebabkan oleh konsumsi gula rafinasi dalam minuman manis dan permen, dapat memicu sakit kepala.

Sama halnya dengan garam, konsumsi berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan sakit kepala. Makanan cepat saji dan camilan asin adalah sumber natrium yang tinggi.

5. Daging Olahan

Daging olahan seperti sosis dan nugget sering menggunakan nitrit dan nitrat sebagai pengawet. Zat-zat ini dapat melebarkan pembuluh darah dan memicu sakit kepala berdenyut, terutama pada orang yang sensitif. Alangkah baiknya jika Anda memilih daging segar atau produk olahan buatan sendiri tanpa pengawet tambahan.

Dengan memahami hubungan antara makanan dan sakit kepala, Anda bisa mengelola kondisi ini lebih baik. Membatasi atau menghindari makanan pemicu bisa membantu mengurangi frekuensi dan intensitas sakit kepala yang Anda alami.

Editor : Candra Mega Sari
#sakit kepala #makanan yang harus dihindari #makanan pemicu #penyebab sakit kepala