Melansir dari sidelinesports.com, berikut ini adalah 10 kebiasaan sehat yang sering dilakukan atlet sebelum tidur.
1. Menjaga Rutinitas Tidur yang Konsisten
Rutinitas ini membantu tubuh mengenali kapan waktunya tidur dan kapan harus bangun, sehingga tidur jadi lebih nyenyak. Kebiasaan ini dapat berperan penting juga dalam menjaga energi di keesokan harinya.
2. Melakukan Peregangan Ringan atau Yoga
Peregangan ringan membantu melemaskan otot yang tegang setelah latihan atau pertandingan. Aktivitas seperti yoga juga menenangkan sistem saraf dan mempersiapkan tubuh untuk tidur yang lebih nyenyak.
3. Menghindari Layar Elektronik
Paparan cahaya biru dari layar ponsel, laptop, atau televisi dapat mengganggu produksi melatonin, hormon yang mengatur tidur. Oleh karena itu, atlet biasanya menjauh dari perangkat elektronik setidaknya 30–60 menit sebelum tidur.
4. Mandi Air Hangat
Mandi sebelum tidur membantu menurunkan suhu inti tubuh, yang secara alami memicu rasa kantuk. Selain itu, air hangat juga dapat meredakan ketegangan otot dan meningkatkan relaksasi.
5. Mengonsumsi Camilan Sehat
Beberapa atlet memilih makanan ringan seperti pisang, yogurt, atau susu hangat sebelum tidur. Makanan ini membantu mencegah rasa lapar tanpa mengganggu sistem pencernaan.
6. Melakukan Meditasi atau Latihan Pernapasan
Meditasi dan pernapasan dalam sangat efektif untuk menenangkan pikiran dan meredakan stres. Praktik ini juga membantu atlet mengatasi tekanan mental dan meningkatkan ketenangan sebelum tidur.
7. Menulis Hal Positif di Jurnal
Menuliskan hal-hal positif atau refleksi harian membantu menutup hari dengan rasa syukur. Kebiasaan ini juga mendukung kesehatan mental dan emosional agar hati menjadi lebih tenang dan tidur menjadi lebih damai.
8. Mengatur Suhu dan Pencahayaan Kamar Tidur
Kamar yang sejuk, gelap, dan tenang adalah lingkungan ideal untuk tidur. Atlet memastikan kamar mereka nyaman, dengan pencahayaan minim dan ventilasi yang baik.
9. Menghindari Kafein dan Gula di Malam Hari
Kafein dan gula dapat merangsang sistem saraf, sehingga mengganggu kemampuan tubuh untuk rileks. Oleh karena itu, atlet menghindari konsumsi makanan atau minuman semacam itu menjelang tidur.
10. Melakukan Visualisasi Positif
Banyak atlet profesional menggunakan waktu sebelum tidur untuk membayangkan performa yang optimal, seperti memenangkan pertandingan atau melakukan teknik dengan sempurna. Visualisasi ini menjadi bagian dari latihan mental yang meningkatkan rasa percaya diri.
Kebiasaan-kebiasaan ini mungkin tampak sederhana, tetapi memiliki dampak besar terhadap kualitas tidur dan pemulihan tubuh. Siapa pun, tidak hanya atlet, dapat menerapkan rutinitas ini untuk mendapatkan manfaat yang sama: tidur lebih nyenyak, bangun lebih segar, dan siap menghadapi hari dengan energi penuh.
Editor : Candra Mega Sari