JawaPos.com – Sahur merupakan momen penting yang menjadi penentu kelancaran puasa Ramadhan. Saat sahur, tubuh memerlukan asupan nutrisi yang cukup untuk menjaga energi, menghindari dehidrasi, dan memastikan sistem pencernaan bekerja dengan baik.
Namun, tidak semua makanan cocok untuk dikonsumsi saat sahur. Salah memilih menu justru dapat membuat puasa terasa lebih berat, cepat lapar, atau bahkan mengganggu kesehatan. Beberapa makanan ini dapat membuat tubuh terasa lemas, haus, atau tidak nyaman sepanjang hari.
Agar puasa anda berjalan lancar dan tubuh tetap bugar, sangat penting untuk memilih menu sahur yang tepat. Melansir Sinarmas Land dan Traveloka, berikut ini 8 jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari saat sahur, karena dapat membuat puasa terasa lebih sulit dan mengganggu kenyamanan beribadah.
Menu Sahur yang Sebaiknya Dihindari saat Puasa
1. Makanan Terlalu Berminyak
Gorengan atau makanan yang digoreng berlebihan mengakibatkan lambung bekerja ekstra. Akibatnya, risiko asam lambung naik dan rasa haus yang cepat muncul selama puasa menjadi lebih tinggi. Sebagai alternatif, pilih makanan yang dipanggang atau ditumis dengan sedikit minyak.
2. Makanan Terlalu Pedas
Bagi pecinta pedas, makanan tanpa sambal mungkin terasa kurang lengkap. Namun, makanan pedas dapat memicu naiknya asam lambung dan menyebabkan perut tidak nyaman sepanjang hari. Kurangi konsumsi makanan pedas agar puasa terasa lebih ringan.
3. Makanan Tinggi Gula
Makanan tinggi gula seperti roti manis, kue-kue, atau minuman bersoda dapat menyebabkan lonjakan energi yang cepat turun. Akibatnya, tubuh mudah lemas dan lapar sebelum waktu berbuka. Hindari makanan manis berlebihan dan pilih sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau oatmeal.
4. Minuman Berkafein
Minuman mengandung kafein seperti kopi dan teh dapat membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Hal ini berisiko menyebabkan dehidrasi dan rasa haus selama puasa. Ganti minuman berkafein dengan air putih atau jus buah segar yang lebih menyehatkan.
5. Makanan Asin dan Olahan
Makanan tinggi garam seperti keripik, mie instan, atau makanan kalengan dapat membuat tubuh menahan cairan, sehingga memicu rasa haus yang lebih cepat. Kurangi konsumsi garam dan pilih makanan alami yang lebih sehat.
6. Makanan Bersantan
Makanan bersantan seperti gulai atau opor, dapat membuat perut terasa berat dan memicu kantuk saat puasa. Selain itu, santan juga berpotensi menyebabkan masalah pencernaan bagi mereka yang sensitif. Batasi konsumsi makanan bersantan dan pilih menu yang lebih ringan.
7. Makanan Instan atau Junk Food
Makanan instan atau junk food biasanya lebih rendah nutrisi dan tinggi lemak jenuh. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan energi yang cukup untuk bertahan sepanjang hari. Sebaiknya, konsumsi makanan kaya serat dan protein seperti telur, daging tanpa lemak, atau kacang-kacangan.
8. Makanan Rendah Serat
Makanan rendah serat dapat menghambat proses pencernaan dan membuat tubuh cepat merasa lapar. Pastikan menu sahur dilengkapi dengan buah dan sayuran yang kaya serat, sehingga dapat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama dan memenuhi kebutuhan cairan selama puasa. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah