JawaPos.com – Gantungan berperekat sering digunakan untuk menggantung berbagai benda di dinding. Namun, penggunaannya bisa berisiko jika dipakai untuk barang yang berat atau mudah pecah.
Gantungan berperekat adalah alat pemasangan yang menggunakan perekat khusus untuk menempel di berbagai permukaan. Biasanya digunakan untuk benda ringan agar tidak merusak dinding.
Mengetahui batasan penggunaan gantungan berperekat dapat mencegah kerusakan dinding dan barang yang digantung. Desainer interior menyarankan untuk tidak menggunakannya pada benda tertentu.
Berikut 7 barang yang tidak cocok digantung dengan gantungan berperekat, bisa jatuh dan merusak dinding menurut desainer interior dilansir dari laman Thespruce oleh JawaPos.com, Selasa (4/3):
1. Cermin Rentan Jatuh dan Pecah
Bobot berat dan material kaca membuat cermin rentan jatuh jika hanya ditopang oleh perekat. Cermin yang jatuh dapat pecah menjadi serpihan kecil yang berbahaya.
Dinding tempat pemasangan juga bisa mengalami kerusakan akibat benturan. Kait berperekat memiliki daya tahan terbatas terhadap beban berat.
Untuk pemasangan yang lebih aman, gunakan penjepit logam atau klip plastik. Cara ini memastikan cermin tetap aman dan tidak mudah bergeser.
2. Barang Berbingkai Mudah Terlepas
Bingkai menambah beban pada benda yang digantung dan dapat menyebabkan perekat tidak mampu menahannya. Jika bingkai jatuh, kaca atau material di dalamnya bisa pecah dan berbahaya.
Perubahan suhu serta kelembaban juga bisa mengurangi daya rekat perekat. Material perekat yang melemah membuat barang berbingkai berisiko terjatuh sewaktu-waktu.
Gunakan paku atau braket yang lebih kokoh untuk menjaga kestabilan posisi bingkai. Alternatif ini lebih aman dan menjaga keawetan benda dekoratif.
3. Karya Seni Berisiko Rusak
Bingkai kayu atau logam pada karya seni memiliki bobot yang sulit ditopang oleh gantungan berperekat. Jika jatuh, bukan hanya bingkai yang rusak tetapi juga isi dari karya seni itu sendiri.
Tekstur dinding yang tidak rata bisa mengurangi daya rekat dan memperbesar kemungkinan jatuh. Nilai estetika dan harga karya seni bisa berkurang akibat kerusakan.
Untuk perlindungan lebih baik, gunakan kawat gantung atau braket logam sebagai penguat. Metode ini lebih efektif dalam menjaga keamanan karya seni.
4. Barang Antik Mudah Pecah
Barang seperti piring, cangkir teh, dan gelas tiup memiliki nilai tinggi dan rentan rusak jika terjatuh. Material yang rapuh membuatnya sulit bertahan dari benturan atau tekanan berat.
Jika barang antik jatuh, bukan hanya fisiknya yang hancur tetapi juga nilai historisnya hilang. Memasang barang antik dengan gantungan berperekat bukanlah pilihan yang bijak.
Sebagai solusi, gunakan rak khusus atau lemari pajangan dengan kaca pelindung. Metode ini lebih aman dan tetap menampilkan barang dengan estetika yang baik.
5. Kenang-kenangan Memiliki Nilai Emosional
Barang dengan nilai sentimental seperti pusaka keluarga atau hadiah spesial bisa mengalami kerusakan jika jatuh. Meskipun tidak selalu mudah pecah, benda ini tetap rentan mengalami goresan atau penyok.
Menggantungnya dengan perekat berisiko karena daya rekat dapat melemah seiring waktu. Jika benda tersebut jatuh, bisa saja kehilangan bentuk aslinya atau bahkan tidak bisa diperbaiki.
Gunakan kotak penyimpanan atau rak dinding dengan braket untuk perlindungan lebih baik. Cara ini menjaga kenangan tetap utuh dan aman dari risiko jatuh.
6. Barang Unik Sulit Digantikan
Benda yang tidak memiliki pengganti sebaiknya tidak digantung menggunakan perekat. Jika jatuh dan rusak, barang tersebut tidak bisa diperoleh kembali dengan bentuk yang sama.
Daya rekat gantungan tidak selalu bisa diandalkan dalam jangka panjang. Getaran atau perubahan suhu dapat membuatnya lepas secara tiba-tiba.
Alternatif terbaik adalah memasangnya dengan jangkar drywall atau paku agar lebih kuat. Dengan cara ini, barang tetap aman tanpa resiko kehilangan.
7. Rak Tidak Cukup Kuat
Gantungan berperekat memiliki batasan berat yang umumnya tidak lebih dari 3,6 kg. Rak yang menopang beban berat memerlukan sistem pemasangan yang lebih kuat.
Jika dipaksakan, perekat bisa kehilangan daya rekat dan membuat rak jatuh. Barang-barang yang ada di atas rak juga ikut berisiko mengalami kerusakan.
Sebaiknya, gunakan baut ekspansi atau braket logam untuk pemasangan yang lebih aman. Solusi ini memastikan rak tetap kokoh dan mampu menahan beban dengan baik.
Menggunakan metode pemasangan yang sesuai akan menjaga barang tetap aman dan memperpanjang umur dinding. Pilihan pengait yang tepat akan mencegah kerusakan serta memberikan tampilan interior yang lebih rapi.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah