JawaPos.com – Brazilian waxing semakin populer sebagai metode perawatan kecantikan yang bertujuan untuk menghilangkan rambut di area intim. Dilansir dari halodoc.com, prosedur ini pertama kali dikenal luas di Brazil dan kini banyak dilakukan di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Brazilian waxing menggunakan lilin panas yang dioleskan pada kulit untuk mencabut rambut dari akarnya. Setelah lilin mengeras, strip kain ditempelkan dan dicabut dengan cepat, sehingga kulit menjadi lebih halus dalam waktu yang relatif lama dibandingkan dengan mencukur. Meski memberikan hasil yang lebih tahan lama, metode ini juga memiliki risiko tertentu yang perlu diperhatikan.
Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Brazilian Waxing
Agar prosedur berjalan lancar dan memberikan hasil yang maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan Brazilian waxing:
- Pastikan panjang rambut minimal 0,5 cm agar lilin dapat mencabutnya dengan efektif.
- Hindari waxing saat kulit sedang iritasi, terluka, atau mengalami sensitivitas tinggi, misalnya setelah berjemur.
- Jangan menggunakan produk berbahan retinol atau eksfolian beberapa hari sebelum waxing karena dapat meningkatkan risiko iritasi.
- Jika memiliki alergi atau kondisi medis tertentu, sebaiknya informasikan kepada terapis sebelum prosedur dilakukan.
- Tetap rileks selama prosedur untuk mengurangi ketidaknyamanan atau rasa sakit.
Meskipun Brazilian waxing semakin populer dan banyak diminati karena kemampuannya menghilangkan bulu dengan cepat, metode ini tetap memiliki berbagai kelebihan dan efek samping, menurut informasi dari Alodokter.com.
Kelebihan Brazilian Waxing
Dibandingkan metode lain seperti mencukur, Brazilian waxing memiliki beberapa keunggulan, di antaranya:
- Mengurangi risiko iritasi – Jika dilakukan dengan benar, risiko iritasi seperti ruam atau benjolan lebih kecil dibandingkan bercukur.
- Hasil lebih tahan lama – Rambut yang dicabut dari akarnya membutuhkan waktu lebih lama untuk tumbuh kembali, biasanya sekitar 3–4 minggu.
- Rambut tumbuh lebih halus – Jika dilakukan secara rutin, pertumbuhan rambut akan semakin tipis dan halus, sehingga proses waxing berikutnya menjadi lebih nyaman.
Efek Samping yang Perlu Diwaspadai
Meski memiliki banyak manfaat, Brazilian waxing juga dapat menyebabkan beberapa efek samping, seperti:
- Nyeri ringan hingga berat, terutama bagi yang baru pertama kali mencoba.
- Gatal pada kulit saat proses penyembuhan.
- Risiko infeksi bakteri, terutama jika prosedur dilakukan dengan alat yang tidak steril.
- Luka bakar, jika lilin yang digunakan terlalu panas.
- Peningkatan risiko infeksi virus, seperti herpes simplex atau HPV, jika dilakukan tanpa menjaga kebersihan dengan baik.
Brazilian waxing adalah prosedur kecantikan yang dapat memberikan hasil kulit halus lebih lama dibandingkan dengan metode mencukur. Namun, penting untuk memahami risiko dan langkah-langkah persiapan sebelum melakukannya. Jika ingin mencoba Brazilian waxing, pastikan untuk memilih salon kecantikan yang profesional dan menjaga kebersihan dengan baik agar terhindar dari risiko infeksi atau efek samping lainnya.
Jika mengalami iritasi berlebihan, nyeri berkepanjangan, atau tanda-tanda infeksi setelah prosedur, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah