JawaPos.com- Kutu air atau tinea pedis adalah infeksi jamur yang terjadi pada kaki, yang menyebabkan kulit terasa gatal, kering, dan mengelupas. Infeksi ini biasanya muncul di sela-sela jari kaki dan bisa menyebar ke seluruh permukaan kaki. Jamur penyebab kutu air lebih suka tumbuh di tempat yang lembab.
- Iritasi seperti gatal, muncul sensasi panas, terbakar, serta menyengat di antara jari-jari kaki.
- Bagian samping dan telapak kaki juga terasa sangat gatal.
- Kulit melepuh dan lecet akibat gatal pada kaki.
- Area kulit kaki yang terkena tampak berwarna kemerahan.
- Kulit diantara jari kaki terlihat pecah-pecah dan mengelupas.
- Kulit kering pada area telapak atau sisi samping kaki.
- Kuku kaki mengalami perubahan warna, serta menjadi lebih tebal dan mudah rapuh.
- Kuku kaki terluka bahkan terlihat keluar dari tempatnya semula.
Pengobatan kutu air dapat dilakukan dengan menggunakan obat antijamur topikal, seperti krim atau salep yang diterapkan langsung pada area yang terinfeksi. Untuk infeksi yang lebih parah atau menyebar, dokter mungkin meresepkan obat antijamur oral.
Selain itu, menjaga kebersihan kaki dan menghindari lingkungan yang lembab juga penting dalam proses penyembuhan.
Dilansir dari laman herminahospitals.com, pencegahan kutu air dapat dilakukan dengan beberapa langkah sederhana seperti:
- Mengeringkan kaki dengan baik, terutama di antara jari-jari.
- Menggunakan alas kaki yang breathable dan tidak lembab.
- Menghindari berjalan tanpa alas kaki di tempat umum.
- Menggunakan bedak antijamur jika diperlukan, terutama bagi mereka yang memiliki kaki berkeringat.
Penyakit kutu air adalah infeksi jamur yang umum namun dapat menimbulkan ketidaknyamanan. Dengan pengobatan yang tepat dan langkah pencegahan yang dilakukan, infeksi ini dapat diatasi dengan efektif.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah