Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Nonton Sambil Healing, 5 Film Menarik tentang Kesehatan Mental yang Bisa Ditonton saat Mental Lagi Down

Reynaldi Saifullah Fatoni • Jumat, 17 Januari 2025 | 09:00 WIB
Cuplikan film Silver Linings Playbook (2012)
Cuplikan film Silver Linings Playbook (2012)

JawaPos.com - Saat ini, dunia perfilman sedang banyak dikuasai oleh film-film genre romantis, action, dan horor. Cukup jarang kita temukan film-film tentang kesehatan mental, padahal film dengan genre ini sering kali relatable atau dekat dengan kehidupan kita.

Film mengenai kesehatan mental sebenarnya tak kalah menarik dari film action atau horor. Film dengan genre ini kerap kali membahas mengenai persoalan pribadi yang sering kita alami dalam kehidupan sehari-hari, seperti depresi, kecemasan, gangguan mood, dan sebagainya.

Selain dekat dengan kehidupan sehari-hari, film genre kesehatan mental dapat menyebarkan kesadaran atas pentingnya menjaga kesehatan mental dan bagaimana cara menghadapi, serta memahami orang yang sedang bergelut dengan permasalahan mental.

Oleh karena itu, dirangkum dari Everyday Health dan Thought Catalogue, berikut lima rekomendasi film menarik tentang kesehatan mental.

1. Silver Linings Playbook

Film ini dirilis pada tahun 2012, dan menceritakan tentang kehidupan Pat Solitano Jr. (Bradley Cooper), yang memiliki gangguan bipolar, dan Tiffany Maxwell (Jennifer Lawrence), yang memiliki kondisi kesehatan mental yang tidak disebutkan namanya.

Film ini dibuka dengan Pat yang dilepaskan dari fasilitas kesehatan mental setelah menjalani perawatan wajib selama delapan bulan. Saat bebas, Pat bertekad untuk mendapatkan kembali kehidupan lamanya, termasuk kariernya sebagai guru pengganti, serta ingin memperbaiki hubungan dengan istrinya.

Ketika ia sedang berusaha untuk merealisasikan hal tersebut, Pat bertemu Tiffany. Keduanya kemudian menjalin hubungan berdasarkan masalah kesehatan mental yang sama, dan saling membantu mencapai tujuan masing-masing.

2. A Beautiful Mind

Film ini merupakan film lawas yang masih menarik dan sangat layak untuk ditonton. "A Beautiful Mind" dirilis pada tahun 2001, dan menceritakan tentang kisah nyata pemenang Hadiah Nobel asal Amerika bernama John Nash. Ia adalah seorang jenius matematika yang juga berjuang melawan skizofrenia.

Film ini dapat secara indah menggambarkan bagaimana rasanya menjadi seorang jenius dengan kemampuan berpikir luar biasa yang berbeda dengan orang-orang di sekitarnya, namun harus berjuang mengatasi penyakit mental yang menyebabkan delusi dan paranoia.

3. The Perks of Being a Wallflower

Film ini merupakan karya adaptasi dari novel tulisan Stephen Chbosky, yang menceritakan tentang lika-liku kehidupan seorang remaja bernama Charlie (Logan Lerman) yang berjuang melawan Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD).

Tidak seperti kebanyakan teman sebayanya, Charlie mengalami banyak masalah mental, mulai dari depresi klinis, PTSD, dan sedang berusaha untuk tetap tegar setelah setahun sebelumnya, sahabatnya bunuh diri.

Film ini menyoroti dampak trauma, tragedi, dan kehilangan. Film yang dirilis tahun 2012 ini juga menceritakan kisah umum seorang remaja yang mencoba menyesuaikan diri dan menemukan tempatnya, di antara teman-temannya dan dunia.

4. Love Actually

Film ini mulai tayang pada tahun 2003. "Love Actually" sebenarnya merupakan film komedi romantis, namun, dalam film ini terdapat banyak adegan yang menyinggung soal penyakit mental.

Kesehatan mental tampak cukup menonjol pada kehidupan salah satu karakter utama bernama Sarah (Laura Linney). Sarah hidup dengan rahasia bahwa saudara laki-lakinya menderita skizofrenia dan tinggal di fasilitas psikiatri.

Di film ini, tampak bahwa hubungan Sarah dengan saudara laki-lakinya tidak memiliki batasan yang sehat. Selain itu, dalam mengarungi permasalahan yang muncul karena saudaranya, ia tidak memiliki dukungan karena Sarah tidak pernah bercerita tentang permasalahan ini ke orang-orang terdekatnya.

"Love Actually" secara akurat menggambarkan bagaimana sulitnya merawat seseorang yang hidup dengan permasalahan kesehatan mental serius. Film ini sebenarnya juga merupakan pengingat untuk semua orang, bahwa kondisi kesehatan mental bukanlah sesuatu yang perlu ditutupi karena memalukan.

5. About a Boy

Film mengenai kesehatan mental ini dibintangi Hugh Grant sebagai Will Freeman, seorang pria berusia 38 tahun yang kaya dan agak tidak bertanggung jawab.

"About a Boy" merupakan drama yang bernuansa komedi. Film ini akan sangat relatable atau berhubungan untuk orang-orang yang pernah hidup bersama atau merawat seseorang yang mengidap masalah kesehatan mental.

Pada film ini, Freeman bertemu dengan Marcus Brewer (Nicholas Hoult) yang berusia 12 tahun. Ibu dari Brewer mengalami depresi klinis, dan pernah selamat dari percobaan bunuh diri.  

"About a Boy" menunjukkan kepada penonton mengenai pentingnya lingkungan sekitar untuk membantu seseorang yang mengalami masalah kesehatan mental.

Itulah lima film tentang kesehatan mental yang dapat ditonton saat mental anda sedang turun. Menonton film-film tersebut dapat membantu anda untuk menghargai, memahami, dan melewati permasalahan yang ditimbulkan oleh permasalahan kesehatan mental.

Editor : Candra Mega Sari
#kesehatan mental #dunia perfilman #film #rekomendasi