Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Lima Sumber Karbohidrat Terbaik untuk Tubuh Sehat dan Bugar, Cocok untuk Menu Diet Seimbang

Candra Mega Sari • Rabu, 1 Januari 2025 | 20:00 WIB

Ubi jalar
Ubi jalar

JawaPos.com - Karbohidrat seringkali menjadi kambing hitam dalam upaya menurunkan berat badan. Padahal, tidak semua karbohidrat itu sama. Dengan memilih jenis karbohidrat yang tepat, anda bisa mendapatkan energi yang berkelanjutan, meningkatkan kesehatan pencernaan, dan bahkan membantu menurunkan berat badan.

Ingin tahu apa saja? Melansir dari laman Healthline.com, berikut adalah lima makanan tinggi karbohidrat yang sangat sehat.  

1. Quinoa

Quinoa adalah biji-bijian yang sangat populer di kalangan konsumen yang sadar kesehatan. Diklasifikasikan sebagai pseudocereal, yaitu biji yang disiapkan dan dimakan seperti biji-bijian.

Quinoa yang dimasak mengandung 70% karbohidrat, menjadikannya makanan tinggi karbohidrat. Namun, quinoa juga merupakan sumber protein dan serat yang baik.

Quinoa kaya akan banyak mineral dan senyawa tumbuhan serta dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk peningkatan manajemen gula darah dan kesehatan jantung.

Selain itu, quinoa tidak mengandung gluten, menjadikannya alternatif populer untuk gandum bagi mereka yang menjalani diet bebas gluten.

Quinoa juga sangat mengenyangkan karena relatif tinggi serat dan protein. Untuk alasan ini, quinoa dapat membantu meningkatkan manajemen berat badan yang sehat dan kesehatan usus.

Baca Juga: Tidak Hanya Menyegarkan, Ini 10 Manfaat Konsumsi Buah Kiwi bagi Kesehatan Tubuh  

2. Oat

Oat adalah biji-bijian utuh yang sangat sehat dan merupakan sumber banyak vitamin, mineral, dan antioksidan.

Oat mentah mengandung 70% karbohidrat. Satu cangkir (81 gram) oat mengandung 54 gram karbohidrat, termasuk 8 gram serat. Oat sangat tinggi serat jenis khusus yang disebut beta-glukan oat.

Oat juga merupakan sumber protein yang cukup baik dan mengandung lebih banyak protein daripada kebanyakan biji-bijian.

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi oat dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan menurunkan kadar kolesterol.

Mengonsumsi oat juga dapat menurunkan kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes tipe 2.

Selain itu, oat sangat mengenyangkan, yang dapat membantu mendukung manajemen berat badan yang sehat.  

3. Pisang

Pisang adalah buah populer yang banyak digunakan dalam berbagai resep. Satu pisang besar (136 gram) mengandung sekitar 31 gram karbohidrat, baik dalam bentuk pati atau gula.

Pisang juga tinggi kalium dan vitamin B6 dan C, serta mengandung beberapa senyawa tumbuhan yang bermanfaat.

Berkat kandungan kaliumnya yang tinggi, pisang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung.

Pisang hijau yang belum matang lebih tinggi pati. Pati ini berubah menjadi gula alami saat pisang matang, berubah warna menjadi kuning dalam prosesnya. Dengan demikian, anda cenderung mendapatkan lebih banyak pati dan lebih sedikit gula jika anda memakan pisang saat belum terlalu matang.

Pisang yang belum matang dan kurang matang juga mengandung sejumlah besar pati resisten dan pektin, yang keduanya mendukung kesehatan pencernaan dan menyediakan bahan bakar bagi bakteri bermanfaat di usus anda.

4. Ubi Jalar

Ubi jalar adalah umbi atau sayuran akar yang lezat dan bergizi. Setengah cangkir (100 gram) ubi jalar tumbuk yang dimasak dengan kulitnya mengandung sekitar 20,7 gram karbohidrat, yang terdiri dari pati, gula, dan serat.

Ubi jalar juga merupakan sumber vitamin A, vitamin C, dan kalium yang kaya.  

Terlebih lagi, ubi jalar penuh dengan antioksidan, yang merupakan senyawa yang membantu menetralkan radikal bebas berbahaya di sel anda untuk melindungi anda dari penyakit kronis.

5. Bit

Bit adalah sayuran akar ungu yang kadang-kadang disebut sebagai beetroot.

Meskipun tidak dianggap tinggi karbohidrat secara keseluruhan, bit memiliki banyak karbohidrat untuk sayuran non-pati. Bit mentah dan matang mengandung sekitar 10 gram karbohidrat per 100 gram, terutama dari gula dan serat.

Bit juga dikemas dengan vitamin dan mineral, serta antioksidan dan senyawa tumbuhan yang kuat.

Bit juga tinggi nitrat anorganik, yang diubah menjadi nitrat oksida di tubuh anda. Nitric oxide menurunkan tekanan darah dan dapat mengurangi risiko beberapa penyakit.

Jus bit juga sangat tinggi nitrat, dan atlet terkadang menggunakannya untuk meningkatkan kinerja fisik mereka.

Itu karena nitrat oksida melemaskan pembuluh darah anda, memungkinkan oksigen mengalir lebih efisien selama olahraga.

Dengan memilih sumber karbohidrat yang tepat, anda tidak hanya akan mendapatkan energi yang cukup untuk menjalani aktivitas sehari-hari, tetapi juga meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Jadi, jangan ragu untuk memasukkan quinoa, oat, pisang, ubi jalar, dan bit ke dalam menu makanan anda. Ingat, karbohidrat bukanlah musuh, tetapi sahabat diet anda yang akan membantu anda mencapai tujuan kesehatan dan kebugaran.

Editor : Candra Mega Sari
#menurunkan berat badan #makanan tinggi karbohidrat #sumber karbohidrat #karbohidrat