Tentunya setiap negara mempunyai tradisi yang berbeda-beda dalam menyambut momen spesial ini. Mulai dari ritual yang diyakini dapat mendatangkan keberuntungan hingga perayaan yang diwarnai oleh ragam budaya. Tradisi tahun baru di seluruh dunia mempunyai keunikan tersendiri yang masih dilestarikan sampai saat ini.
Melansir dari situs resmi Traveloka, berikut ini adalah sepuluh tradisi perayaan tahun baru unik yang dilakukan oleh berbagai negara.
1. Thailand: Festival Songkran
Festival songkran biasa diadakan di Thailand sebagai tradisi unik untuk menyambut tahun baru. Dalam festival ini, semua orang akan membawa dan menyemprotkan air kepada orang yang mereka temukan. Festival songkran termasuk salah satu festival yang sangat meriah di Thailand.
2. Brazil: Melempar Bunga Putih ke Laut
Masyarakat Brazil menyambut tahun baru dengan cara beramai-ramai datang ke pantai sambil membawa bunga putih untuk dilemparkan ke lautan. Pastikan anda membuat permohonan sambil melemparkan bunga tersebut. Tradisi ini menyimbolkan penghormatan kepada Dewi Lautan yang diharapkan dapat tercapai di tahun yang baru.
Baca Juga: Catat! Ini Tujuh Tips Menghadapi Kemacetan saat Liburan Natal dan Tahun Baru
3. Macedonia: Tahun Baru Dua Kali
Tradisi ini termasuk salah satu tradisi menyambut tahun baru paling unik dari berbagai negara. Masyarakat Macedonia terbiasa untuk merayakan tahun baru sebanyak dua kali, yaitu pada tanggal 1 dan 14 Januari. Nantinya pada malam tahun baru yang kedua, orang dewasa akan memberikan banyak hadiah kepada anak-anak.
4. Jepang: Membunyikan Lonceng 108 Kali
Perayaan tahun baru di Jepang juga terbilang unik, yaitu dengan membunyikan lonceng sebanyak 108 kali. Diyakini dengan membunyikan lonceng dapat memusnahkan 108 sifat kotor yang dimiliki oleh manusia. Tradisi ini dilakukan sesuai dengan ajaran agama Buddha yang berada di Jepang.
5. Spanyol: Mengonsumsi 12 Anggur
Tradisi makan anggur sering juga disebut sebagai Las doce uvas de la buena suerte yang dilakukan saat menjelang tahun baru. Caranya dengan mengonsumsi 12 buah anggur pada saat 12 detik sebelum tahun baru.
Masyarakat Spanyol percaya bahwa mengonsumsi buah anggur sebanyak 12 buah dapat mencegah nasib buruk. Tradisi ini tidak mempunyai aturan khusus mengenai jenis dan warna buah anggur yang dimakan.
6. Afrika Selatan: Melempar Sofa ke Luar Jendela
Tradisi ini dilakukan dengan melemparkan sofa yang sudah rusak melalui jendela pada saat tahun baru. Dengan melemparkan sofa ke luar jendela menandakan bahwa kita sudah membuang semua masalah yang berada di tahun lalu dan siap menyambut kebahagiaan yang akan datang di tahun baru. Tradisi ini sudah berjalan sejak puluhan tahun lalu hingga saat ini.
7. Finlandia: Meramal dengan Lelehan Timah
Masyarakat Finlandia percaya bahwa lelehan timah dapat meramal kejadian yang akan datang pada dirinya di tahun yang baru. Cara melelehkan timah dengan dimasukkan ke dalam baskom air. Setelah cair, lelehan timah akan ditunggu sampai membentuk sebuah gambar.
Jika bergambar cincin atau hati berarti orang yang mendapatkannya akan segera menikah, sedangkan bila bergambar kapal maka orang tersebut akan bepergian jauh. Terakhir, bila mendapatkan babi berarti anda sangat beruntung karena menyimbolkan rezeki yang berlimpah.
8. Siberia: Melompat ke Danau yang Beku
Tradisi unik ini berasal dari Siberia dan tergolong cukup ekstrem. Masyarakat Siberia takan melompat ke dalam danau yang beku sambil memegang sebuah ranting. Tradisi ini hanya dilakukan oleh orang yang sudah terbiasa dan ingin melakukannya pada saat tahun baru.
9. Filipina: Serba Bulat
Pada tradisi serba bulat, masyarakat Filipina akan menyediakan ragam makanan dengan bentuk serba bulat. Tidak hanya itu, nantinya mereka juga akan berpakaian dengan motif bulat-bulat. Hal ini karena masyarakat Filipina percaya bahwa bentuk bulat dapat membawakan rezeki dan keberuntungan di tahun yang baru.
10. Chili: Menginap di Kuburan
Tradisi menyambut tahun baru yang dilakukan oleh masyarakat Chili ini bisa dibilang cukup ekstrem, yaitu dengan menginap di kuburan pada malam tahun baru. Tradisi ini berawal dari kebiasaan satu keluarga yang selalu menerobos ke pemakaman untuk menginap bersama anggota keluarga mereka yang sudah meninggal.
Mulai dari situ, masyarakat Chili mulai membiasakan diri mereka untuk menginap di makam orang yang mereka sayangi saat malam tahun baru dan kegiatan ini juga sudah dilegalkan oleh pemerintah lokal.
Editor : Candra Mega Sari