JawaPos.com - Tidur terlalu lama sering kali dianggap sebagai salah satu cara untuk menghilangkan rasa penat. Namun, ternyata tidur terlalu lama justru membuat tubuh menjadi lemas dan kurang berenergi. Biasanya orang yang tidur terlalu lama akan cenderung sering mengantuk saat beraktivitas dan tetap merasa mengantuk setelah tidur. Tidak hanya itu, tidur terlalu lama juga tidak baik karena dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan.
Tentunya setiap orang membutuhkan waktu tidur yang berbeda-beda, dilihat dari usia, kondisi kesehatan, dan aktivitas yang dijalani sehari-hari. Umumnya, orang dewasa membutuhkan waktu tidur sekitar 7-9 jam setiap harinya. Perlu diingat bahwa penting sekali untuk mencukupi kebutuhan tidur sehari-hari dan tidak tidur terlalu lama.
Melansir situs layanan kesehatan alodokter.com dan hellosehat.com, berikut delapan bahaya tidur terlalu lama bagi kesehatan tubuh.
1. Merasakan Sakit Kepala
Sering tidur dalam durasi lama dapat mengakibatkan seseorang mengalami kesulitan tidur di malam hari sehingga meningkatkan risiko terjadinya sakit kepala di keesokan harinya. Hal tersebut karena tidur yang lama berpengaruh terhadap kerja senyawa kimia yang berada di otak. Jika kinerjanya terganggu, maka aktivitas saraf otak dapat bermasalah dan menyebabkan sakit kepala.
2. Merasakan Sakit Pada Tubuh
Kondisi sakit pada seluruh tubuh dapat terjadi saat tidur terlalu lama. Ketika tidur, tibuh tidak banyak bergerak sehingga menjadi kaku. Selain itu, tidur di atas kasur yang tidak nyaman juga bisa menyebabkan nyeri otot dan tulang di seluruh bagian tubuh.
3. Meningkatkan Risiko Obesitas
4. Mengganggu Kesuburan
Tidur yang terlalu lama dapat mengganggu kesuburan, baik pada pria maupun wanita, karena berpengaruh pada keseimbangan hormon dalam tubuh. Masalah ini juga bisa terjadi jika tubuh kekurangan tidur.
Kadar hormon sangat memengaruhi kesuburan, sehingga penting untuk menjaga pola tidur yang sehat dan menghindari tidur berlebihan.
5. Mengalami Gangguan Mental
Sering kali penyakit depresi dapat mengakibatkan insomnia pada penderitanya. Namun, sebagian pengidap depresi juga merasakan gangguan tidur yang berlebih. Bila tidak mendapatkan pengobatan, kondisi dapat memperburuk depresi yang dialami.
Selanjutnya, tidur terlalu lama juga dapat mengurangi daya ingat atau memori, membuat tubuh mudah lelah, sulit berkonsentrasi, hingga mengalami gangguan kecemasan.
6. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung
7. Mengalami Diabetes
Jika dibiarkan, gangguan tidur dapat mengakibatkan diabetes pada penderitanya. Sebuah penelitian membuktikan bahwa seseorang yang tidur terlalu lama atau kurang tidur, cenderung lebih berisiko menderita gangguan metabolisme dan hormon, seperti insulin. Dengan begitu, membuat seseorang yang kurang tidur atau mengalami gangguan tidur lebih mudah mengalami diabetes.
8. Meningkatkan Risiko Stroke
Stroke merupakan salah satu penyakit berbahaya yang kemungkinan dapat terjadi pada seseorang yang tidur terlalu lama. Tidak hanya itu, seseorang yang kurang tidur juga bisa mengalami kondisi ini. Hal ini didukung oleh sebuah penelitian yang mengatakan bahwa durasi tidur sangat mempengaruhi risiko stroke.
Maka dari itu, kurang tidur atau terlalu banyak tidur dapat meningkatkan terjadinya risiko stroke. Sebaiknya tidur dengan durasi waktu yang cukup sekitar 7-9 setiap harinya.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah