Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Jangan Abaikan! Ketahui Tujuh Alasan Penting Wanita Usia 50+ Periksa ke Dokter Kandungan Meski Sudah Menopause

Nurul Fitriyah • Senin, 23 Desember 2024 | 19:00 WIB
Ilustrasi melakukan pemeriksaan dokter kandungan
Ilustrasi melakukan pemeriksaan dokter kandungan

JawaPos.com - Pemeriksaan ginekologis tahunan tetap relevan bagi wanita di atas 50 tahun untuk menjaga kesehatan tubuh seiring bertambahnya usia. Kunjungan ini memungkinkan deteksi dini berbagai masalah kesehatan yang sering tidak disadari.

Dokter kandungan adalah spesialis yang fokus pada kesehatan reproduksi wanita. Mereka memberikan perawatan khusus, termasuk pemeriksaan, diagnosis, dan pengobatan berbagai kondisi yang berhubungan dengan organ reproduksi.

Mengetahui pentingnya pemeriksaan ginekologis dapat membantu wanita memahami perubahan tubuh yang terjadi dengan bertambahnya usia. Hal ini juga memberi kesempatan untuk mendeteksi penyakit secara dini dan meningkatkan kualitas hidup.

Berikut adalah tujuh alasan penting menemui dokter kandungan setelah usia 50 yang sering terabaikan, dilansir dari laman Healthmatters, Minggu (22/12).

1. Deteksi Dini Kanker Ginekologi

Pemeriksaan tahunan pada dokter kandungan membantu mengidentifikasi risiko kanker ginekologi, seperti serviks, rahim, dan ovarium. Tes seperti Pap smear, HPV, atau kombinasi keduanya mampu mendeteksi tanda-tanda awal sel abnormal.

Deteksi dini mempermudah perawatan dan meningkatkan peluang pemulihan. Selain kanker, pemeriksaan panggul juga penting untuk mengenali kondisi seperti kista ovarium atau fibroid.

Skrining ini disesuaikan dengan riwayat kesehatan individu dan usia. Pemeriksaan payudara juga direkomendasikan untuk mendeteksi kanker payudara secara dini.

2. Penanganan Gejala Menopause

Dokter kandungan memberikan solusi atas gejala menopause, termasuk rasa panas, insomnia, dan kekeringan vagina. Penurunan estrogen pada masa ini sering menjadi pemicu berbagai keluhan tersebut.

Terapi hormon, baik dalam bentuk pil, krim, atau koyo transdermal, dapat membantu mengelola gejala. Bagi yang tidak cocok dengan terapi hormon, strategi non-hormonal seperti yoga atau suplemen herbal bisa menjadi alternatif.

Konsultasi rutin memberikan panduan sesuai kebutuhan individu. Penanganan yang tepat membantu meningkatkan kualitas hidup pasca-menopause.

3. Konseling Kesehatan Seksual

Menurunnya libido dan nyeri saat berhubungan sering dialami wanita pasca-menopause. Hal ini disebabkan oleh penurunan kadar estrogen yang memicu kekeringan dan penipisan jaringan vagina.

Dokter kandungan menawarkan solusi berupa pelembab, pelumas berbasis air, hingga terapi hormon topikal. Pemeriksaan ini juga mencakup deteksi dini infeksi menular seksual, yang masih mungkin terjadi.

Edukasi mengenai kesehatan seksual pasca-menopause dapat membantu wanita memahami tubuh mereka. Dengan perawatan yang tepat, masalah ini dapat teratasi dengan lebih efektif.

Editor : Candra Mega Sari
#wanita #dokter kandungan #pemeriksaan ginekologis