Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

12 Rekomendasi Manga Bertema Fauna: Menambah Wawasan Tentang Dunia Binatang di Hari Konservasi Kehidupan Satwa Liar Sedunia

Erie Dewangga • Senin, 2 Desember 2024 | 16:30 WIB

12 rekomendasi manga bertemakan fauna yang bisa menambah pengetahuan tentang dunia binatang
12 rekomendasi manga bertemakan fauna yang bisa menambah pengetahuan tentang dunia binatang
JawaPos.com - Anda pecinta hewan? Seberapa berpengetahuankah anda tentang dunia satwa? Untuk anda yang penasaran tentang uniknya kehidupan di dunia binatang, ternyata ada banyak manga yang mengangkat tema soal hewan, lho!

Yuk, simak 12 rekomendasi judul manga bertemakan fauna yang bisa menjadi sarana edukatif untuk menambah pengetahuan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap satwa liar pada peringatan Hari Konservasi Kehidupan Liar Sedunia atau World Wildlife Conservation Day 2024.

1. Deep Sea Aquarium Magmell

Deep Sea Aquarium Magmell, adalah sebuah manga slice-of-life yang berdemografi seinen karya Kiyomi Sugishita. Manga yang begitu indah dan cantik ini bercerita tentang kehidupan sehari-hari Tenjou Koutarao dan para pegawai di sebuah wahana wisata akuarium laut dalam pertama di dunia yang berada di Tokyo, Jepang (fiksi), bernama Magmell.

Bersama dengan atasan serta rekan-rekannya di Wahana Akuarium Magmell, Koutarou pun berusaha mengenalkan pesona makhluk-makhluk laut dalam sekaligus menyampaikan mutiara-mutiara hidup yang tersimpan di dasar laut itu kepada para pengunjung, termasuk anda!

2. Heaven's Design Team

Manga yang tidak biasa ini, mengutip MyAnimeList, bercerita tentang sebuah departemen khusus di surga: Departemen Desain Hewan. Di sana, para desainer berusaha menciptakan berbagai hewan baru setiap harinya sambil berjuang memenuhi permintaan klien mereka yang tidak masuk akal: Tuhan. Heaven's Design Team adalah seri manga yang tidak hanya menghibur, tapi juga edukatif saat anda membaca trivia tentang hewan-hewan yang hadir melalui entri ensiklopedia yang juga disertakan di dalamnya.

Porsi informasi dan hiburan dalam manga ini sangat seimbang, dengan karakter-karakternya yang unik dan menggemaskan, seni yang menarik, serta fakta-fakta nan memikat tentang berbagai hewan, semuanya disampaikan dengan cara yang asyik. Sehingga buat kamu yang ingin mengenal lebih dalam tentang dunia satwa dengan cara yang seru, membaca manga ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Setelah kamu membaca Heaven's Design Team, dijamin perjalananmu ke kebun binatang atau akuarium akan menjadi 100 kali lipat lebih menyenangkan!

Baca Juga: Hanakotoba dalam Serial Anime Bleach, Bukan Hanya Sekadar Lambang, Tapi Jadi Representasi Motto dari Tiap Divisi di Gotei 13

3. Dinosaur Sanctuary

Manga bertema fauna berikutnya ini agak unik, sebab yang menjadi pusat perhatian-nya adalah hewan yang bisa dilihat dalam wujud tulang-belulang. Ya, seperti judulnya, manga karya Itaru Kinoshita yang mendapatkan serialiasasi pada tahun 2021 ini bercerita tentang spesies-spesies hewan yang hidup pada masa sebelum sejarah itu ada: dinosaurus!

Riset yang dilakukan oleh sang Mangaka Dinosaur Sanctuary sangatlah akurat, bahkan ia sampai memiliki konsultan penelitian sendiri yang memberikan selingan trivia di manganya, sehingga tidak ada yang bertentangan dengan sains di dunia nyata. Spesies-spesies dinosaurus yang hadir, digambarkan cukup realistis dan selaras dengan informasi paleontologi terkini.

Dinosaur Sanctuary adalah manga yang tidak hanya menarik bagi penggemar hewan prasejarah ini, tetapi juga bagi para paleontologis serta teman-teman penjaga kebun binatang karena penggambarannya yang cukup akurat tentang dinosaurus dan kehidupan sehari-hari penjaga kebun binatang.

4. Diary of Our Days at the Breakwater

Mengutip situs MyAnimeList, manga karya Yasuyuki Kosaka ini bercerita tentang Hina Tsurugi dan keluarganya baru saja pindah kembali ke kota mereka di tepian laut yang indah di daerah Kyushu. Berharap untuk menikmati pemandangan laut yang damai, Hina bertemu dengan seorang gadis bernama Yuuki Kuroiwa, senior di sekolah barunya yang mengajaknya untuk ikut memancing bersamanya. Yuuki melihat ini sebagai kesempatan untuk memaksa Hina bergabung dengan Klub Pemecah Ombak. Meskipun upayanya untuk menolak gagal total, Hina perlahan mulai menemukan kegembiraan tersembunyi ketika memancing. Pandangannya terhadap olahraga itu berubah, sekarang ia menantikan semua pengalaman menyenangkan yang dapat ia ikuti bersama sesama anggota klubnya.

Membaca Diary of Our Days at the Breakwater akan membawa anda ikut merasakan asyiknya memancing dan mengenal lebih jauh seluk-beluk hasil tangkapan yang nantinya akan diolah dan kemudian sajikan di meja makan. Anda akan benar-benar belajar banyak hal, mulai dari menyiapkan alat-alat pancing, mengenal jenis-jenis ikan, cara memancingnya, sampai dengan cara terbaik untuk mengolahnya.

5. Mushishi

Rekomendasi berikutnya adalah manga iyashikei karya Urushibara Yuki, yang pernah memenangkan penghargaan Excellence Prize for Manga pada tahun 2003 dan Kodansha Award pada tahun 2006, berjudul Mushishi.

Manga ini, mengutip situs MyAnimeList, bercerita tentang Ginko, seorang pengembara misterius yang bekerja sebagai 'mushishi' atau ahli mushi, seseorang yang pekerjaannya menyelidiki dan memecahkan misteri yang melibatkan mushi sembari selalu berkeliling untuk membantu orang-orang yang sedang kesusahan karena mushi sambil merenungi hakikat makhluk tersebut.

Sepanjang serial manga ini, anda akan mendapat banyak definisi perihal mushi. Namun, semuanya hanyalah definisi samar. Jadi apa itu mushi, dan mengapa mereka ada? Ini adalah pertanyaan yang terus-menerus dipikirkan oleh Ginko yang mendedikasikan hidupnya untuk meneliti mushi dengan harapan memahami tempat mereka dalam hierarki kehidupan dunia. Ginko tanpa henti mengejar rumor tentang kejadian yang dapat dikaitkan dengan mushi, semuanya demi menemukan jawaban. Bagaimanapun, menurutnya, definisi mushi dapat mengarah pada makna kehidupan itu sendiri.

Membaca manga Mushishi ini seperti mendengarkan sebuah dongeng folklore Jepang pada periode di antara zaman Edo sampai Meiji yang kental dengan kisah-kisah supranatural. Apalagi, sang Mangaka, Yuki Urushibara, berhasil meramu kisahnya dengan gaya gambarnya yang kalem dengan garis-garis nan elegan begitu indah bagaikan lukisan cat air. Gaya lukis yang cocok bila dipadu-padankan dengan bumbu mistisisme magis di antara kisah-kisah manusia yang nyata.

Baca Juga: Hanakotoba dalam Anime Kusuriya no Hitorigoto (Bagian Tiga): Tujuh Bunga Menawan Ini Jadi Simbol Kedirian Para Tokoh dan Hubungan Mereka

6. The Aquatope on White Sand

Mengutip MyAnimeList, manga ini mengikuti dua gadis muda dalam situasi yang mirip, tetapi tidak berhubungan dalam hidup. Yang pertama adalah Fuuka Miyazawa, seorang gadis muda yang santun lagi baik hati yang baru saja kehilangan peran di dalam grup idol-nya. Putus asa dan malu karena kehilangan mimpinya, ia pun melarikan diri ke akuarium lokal untuk bekerja dan tinggal bersama pemiliknya alih-alih kembali ke rumah untuk menghadapi keluarganya.

Akuarium lokal itu ternyata adalah bisnis keluarga dari seorang gadis SMA berusia 18 tahun, Kukuru Umisakino. Berbeda dengan Fuuka, Kukuru adalah gadis periang, pekerja keras, dan bertekad untuk menyelamatkan bisnis keluarganya yang sedang merosot karena itu adalah sesuatu yang sangat ia pedulikan. Setelah bertemu satu sama lain, dapat terlihat dengan jelas perbedaan antara mereka. Fuuka telah menyerah pada mimpinya, yang membuatnya tampak tidak termotivasi; sedangkan Kukuru bersemangat tetapi putus asa dalam usahanya untuk mempertahankan akuarium keluarganya yang diambang kebangkrutan.

Manga ini sangat menyentuh dan menenangkan hati pembacanya dengan mengajarkan anda tentang keseimbangan manusia dan alam, siklus kehidupan, menemukan tempat masing-masing di dunia serta usaha mengatasi kehilangan dan kesedihan. Semuanya melalui mata gadis-gadis dengan berkepribadian yang bertolak belakang.

7. Mai no Mushigurashi

Manga karya Amegappa Shoujogun ini, mengutip MyAnimeList, bercerita tentang Mai Sakurano yang sedang mencari pekerjaan santai yang kemudian bermain dengan tanaman ladang serta serangga liar sambil membantu teman petaninya, Nanako Shimizu. Bersama, Nanako dan Mai, meneruskan dan mengelola tanah pertanian Kakek dengan menjual hasil panen mereka ke kios-kios pinggir jalan serta bisnis-bisnis warga lokal.

Jika anda sedang ingin membaca cerita yang ringan sekaligus edukatif dan tidak keberatan belajar tentang serangga, maka Mai no Mushigurashi adalah manga yang tepat untuk anda baca hari ini. Karakter-karakternya terasa nyata dan alami, dan perkembangan hubungan mereka sungguh luar biasa manisnya.

Mai no Mushigurashi, sangat direkomendasikan bagi anda yang menyukai kesederhanaan pedesaan, realisme-magis, dan tentu saja tidak takut dengan beberapa episode menyedihkan di sepanjang jalan.

8 Akiyama's Bird Life

Rekomendasi manga bertema fauna selanjutnya ini cocok buat para Kicau Mania sekaligus sobat fotografi. Ya, Akiyama’s Bird Life ini menggabungkan dua hobi tersebut menjadi satu ke dalam aktivitas memerhatikan burung.

Manga karya Nanafushi Tsuda ini, mengutip sinopsis dari situs MyAnimeList, bercerita tentang Akiyama Ibuki, seorang wanita karir, yang bekerja sebagai kepala departemen perencanaan di suatu agensi travel. Suatu hari, dia mengetahui bahwa bawahannya, Takazaki, pergi untuk mengamati burung. Dia yang juga memiliki minat terhadap hewan bersayap itu pun ikut dengannya, dan akhirnya kecanduan dengan burung dan kamera.

Membaca manga ini, anda akan dibawa untuk mengamati lebih dekat berbagai jenis burung dari habitat mereka. Selain menyuguhkan gambar burung yang hampir realistis, sang Mangaka juga tak lupa memberi sedikit trivia soal perlengkapan (terutama kamera dan lensanya) yang perlu anda miliki sebelum terjun menekuni hobi yang mengasyikkan ini.

9. Happiness Bird Within You!

Rekomendasi manga berikutnya masih berbicara soal burung, nih. Manga 4-Koma karya Kinako Warabimochi yang mendapat serialisasi di majalah Manga Time Kirara sejak 2020 ini, mengutip situs MyAnimeList, bercerita tentang Suzu dan Tsubasa serta hobi mengamati burung.

Suzu, meskipun ia berbakat secara teknis dalam bidangnya, karyanya dikritik karena "kurang berwarna." Karyanya disebut tidak memiliki sentuhan unik dan orisinal. Saat mengunjungi taman untuk mencari inspirasi, ia bertemu dengan seorang otaku pengamat burung yang kaku, Tsubasa Tokiniwa.

Tsubasa, yang bekerja sambilan sebagai pembawa acara berkostum burung dalam serial YouTube bernama Tori-san, membuka mata Suzu terhadap dunia pengamatan burung. Di sana, Suzu akhirnya merasakan aliran kreativitasnya dan menemukan percikan artistik yang selama ini ia cari.

Baca Juga: Hanakotoba dalam Anime Violet Evergarden (Bagian Satu): Tokoh-Tokoh Ini Punya Nama dengan Unsur Bunga yang Miliki Makna Menawan

10. Tonari no Hachuurui-kun

Rekomendasi manga bertema fauna berikutnya adalah Tonari no Hachuurui-kun karya Mato Yamamoto yang, mengutip sinopsis yang diberikan oleh situs MyAnimeList, bercerita tentang Tatsumi yang menjalani kehidupan nan melelahkan karena bekerja di perusahaan yang tidak jelas. Satu-satunya alasan hidupnya adalah minatnya terhadap reptil. Kotani, yang tinggal di sebelah rumah Tatsumi dan tanpa diduga suatu malam setelah terjadi kesalahpahaman, ia akhirnya membantunya membuat saluran untuk berbicara tentang reptil.

Manga ini benar-benar merupakan permata tersembunyi. Tokoh-tokohnya ditulis dengan baik dan memiliki kiasan yang saling bertolak belakang (pekerja kantoran yang lelah dengan gadis yang energik dan bergaya). Gambarnya pun sangat menyegarkan! Dan manga yang membahas reptil adalah salah satu yang jarang anda temukan.

11. Aquatic Company

Aquatic Company adalah manga karya ISHII Wataru yang, mengutip situs MyAnimeList, bercerita tentang Machiko Nanase yang ditugaskan mengurus berang-berang laut bersama seorang dokter hewan, Tadashi Kaizaki, dan seniornya di sana, Morimiya. Mereka semua harus mengikuti pengecekan seluruh anggota pertunjukan lumba-lumba yang pengujinya adalah seorang wanita yang sangat disiplin. Di saat yang bersamaan, Chief Eto tubuhnya semakin tambun harus segera diet agar bisa lulus pengecekan tersebut! Apakah usaha mereka akan berhasil?

Buat anda yang pernah lihat pertunjukan lumba-lumba di wahana seaworld atau dunia bahari saat masih anak-anak, serial manga ini akan membuat anda bernostalgia ke masa-masa itu sekaligus menambah pengetahuan anda tentang mamalia air yang terkenal pintar ini.

12. Last Karte

Rekomendasi manga bertema fauna yang terakhir adalah manga karya Wakabi Asayama berjudul Last Karte yang, mengutip MyAnimeList, bercerita tentang Kenshou Touma, seorang siswa sekolah menengah biasa dengan kekhawatiran dan impian tentang masa depannya. Suatu hari, ia menemukan sejumlah besar burung gagak di taman yang mati secara tidak wajar. Dan saat terlibat dengan insiden itu, kekuatan super tertentu muncul dalam dirinya.

Manga ini mengambil fokus pada ilmu forensik hewan, tetapi seiring berjalannya waktu, ceritanya pun menunjukkan lebih banyak kisah drama-emosional yang mengajak anda untuk benar-benar tentang memahami hewan, baik hewan peliharaan maupun hewan liar, dan terutama di saat-saat terakhir mereka. Melalui manga ini, anda tidak hanya diajak untuk melihat kematian hewan demi hewan, tetapi juga kematian yang melibatkan manusia, yang mana semuanya memerlukan ilmu forensik untuk menguak fakta-fakta di balik kematiannya.

Nuansa manga ini tergolong berat walaupun bergenre slice-of-life, sebab di dalamnya mengalun nada-nada melankolis yang berhubungan dengan kematian dan kehidupan. Tokoh-tokoh di dalamnya memang menarik, tetapi anda mungkin akan lebih menikmati pengungkapan perilaku hewan di sepanjang cerita karena mereka memiliki hak pilihan, sesuatu yang biasanya tidak diberikan kepada hewan di media lain.

Baca Juga: Hanakotoba dalam Anime Violet Evergarden (Bagian Dua): Tokoh-Tokoh Ini Punya Nama Berunsur Bunga yang Menawan dan Bermakna Indah

Editor : Candra Mega Sari
#Fauna #World Wildlife Conservation Day #Hari Konservasi Kehidupan Liar Sedunia #manga