Sebagian besar keju berasal dari negara-negara Eropa dan biasanya ditambahkan pada berbagai jenis makanan, seperti pizza, pasta, salad, dan sebagainya. Dengan begitu, keju tidak hanya sekedar bahan makanan, tetapi juga menciptakan seni kuliner yang telah diwariskan dari banyak generasi sebelumnya.
Melansir dari situs rottebakery.com, berikut ini merupakan sepuluh jenis keju yang umum digunakan pada berbagai macam kuliner di seluruh dunia.
1. Keju Cheddar
Pastinya anda sudah tidak asing dengan jenis keju satu ini. Keju ini sudah umum digunakan pada berbagai macam jenis makanan cepat saji, seperti burger, sandwich, dan hidangan panggang. Keju cheddar terkenal akan teksturnya yang padat dan keras. Mempunyai beberapa variasi warna, mulai dari putih hingga kuning, tergantung tingkat pematangan dan bahan tambahan yang digunakan.
2. Keju Mozzarella
Jenis keju satu ini berasal dari Italia dan dikenal dengan kemampuannya yang mudah meleleh ketika dipanaskan. Mempunyai tekstur yang lembut dengan cita rasa yang ringan. Selain itu, memiliki kadar air yang cukup tinggi. Keju mozarella biasanya digunakan pada hidangan pizza, caprese salad, dan lasagna.
3. Keju Feta
Keju feta merupakan jenis keju yang telah diproduksi sejak zaman dahulu di Yunani. Terbuat dari susu campuran domba atau kambing. Tekstur yang ditawarkan keju ini berupa serpihan dengan cita rasa yang asin dan pedas. Biasanya digunakan pada berbagai macam hidangan Mediterania, seperti salad Greek. Saat ini penggunaan keju feta dalam kuliner telah menyebar ke seluruh Balkan atau banyak wilayah Eropa.
Baca Juga: Ketahui Jenis-Jenis Bahan Pakaian yang Banyak Dijumpai, Lengkap dengan Karakteristik dan Fungsinya
4. Keju Swiss
Keju Swiss juga biasa dikenal sebagai Emmental. Keju ini mempunyai banyak lubang besar yang terbentuk pada saat proses fermentasi. Karakteristik keju Swiss mudah sekali untuk dikenali, yaitu mempunyai banyak lubang, berwarna kuning pucat, serta cita rasanya yang lembut dengan sedikit sentuhan kacang.
Seringkali dalam banyak ilustrasi gambar, potongan keju mempunyai banyak lubang. Namun, sebenarnya hanya keju Swiss yang memiliki banyak lubang. Jenis keju lainnya tidak mempunyai lubang layaknya keju ini.
5. Keju Parmesan
Keju Parmesan berasal dari salah satu daerah di Italia yang bernama Parma. Dikenal dengan teksturnya yang keras dan renyah, serta rasa rasanya yang gurih cenderung tajam.
Keju parmesan terbuat dari susu sapi dengan proses pematangan yang lama. Diproduksi di daerah-daerah Italia yang tergabung dalam Consorzio Formaggio Parmigiano-Reggiano, salah satu organisasi mandiri di Italia yang mengurus pengolahan produk susu.
6. Keju Brie
Pada zaman dahulu, keju Brie hanya bisa dinikmati oleh raja-raja Perancis dan tidak bisa dikirim ke daerah lain di luar Paris. Jenis keju ini tergolong keju lembut dengan kulit tipis yang dapat dikonsumsi. Mempunyai cita rasa yang cenderung creamy dengan aroma yang khas. Sampai saat ini, biasa dikonsumsi bersama buah-buahan atau roti.
7. Keju Gouda
Nama keju satu ini berasal dari salah satu nama kota di Belanda. Dikenal dengan rasanya yang manis dan lembut. Selain itu, rasanya yang khas dan bentuknya yang lucu membuat jenis keju ini mudah sekali untuk dikenali.
Keju gouda mempunyai berbagai level tingkat kematangan, mulai dari keju gouda muda dengan teksturnya yang lembut hingga keju gouda tua dengan rasa yang penuh dan berbentuk kristal garam.
8. Keju Camembert
Sama seperti keju brie, keju ini juga tergolong keju lembut dengan kulit tipis yang bisa dikonsumsi. Proses produksi keju ini juga memiliki kesamaan dengan keju brie. Namun, keju Camembert mempunyai cita rasa yang cukup kuat dibandingkan dengan keju brie.
Berbeda dengan keju brie, keju camembert diproduksi dengan ukuran yang lebih kecil. Perbedaan ukuran tersebut berasal dari proses pematangan keju ini. Adapun itu, sebaiknya menyajikan keju camembert dengan baik pada suhu ruangan karena mudah meleleh jika terkena panas.
9. Keju Provolone
Keju provolone merupakan keju yang berasal dari daerah Napoli di Italia. Keju ini terdiri dari dua variasi, yakni provolone piccante (pedas) dan provolone dolce (manis). Semua keju jenis ini mempunyai kulit yang halus dan tipis. Tidak lupa dengan warnanya yang kuning kemasan.
Selain itu, mempunyai bentuk yang cukup menarik, seperti dibentuk sosis, melon, atau pir. Meskipun terdiri dari berbagai bentuk, keju provolone umum ditemukan di toko-toko Italia dengan bentuknya yang menyerupai sosis.
10. Keju Roquefort
Keju roquefort merupakan jenis keju biru yang berasal dari Perancis. Keju ini terbuat dari susu domba dan mempunyai serat biru akibat terbentuknya pertumbuhan jamur tertentu dalam proses pematangan. Memiliki cita rasa yang tergolong kuat, tajam, dan disertai rasa gurih. Biasanya jenis keju ini disukai oleh orang-orang yang menyukai keju dengan karakter kuat.
Editor : Candra Mega Sari