JawaPos.com — Siapa, sih, yang tidak terpukau ketika mendengarkan suara Milet saat nyanyikan lagu “Anytime Anywhere” yang jadi lagu tema penutup dari serial anime Frieren: Beyond the Journey End? Tak hanya vokalnya saja yang terdengar menyentuh dan mengiris hati, pun liriknya juga.
Namun, tahukah kalau setiap bunga yang muncul dalam lagu penutup anime yang juga dikenal dengan judul Sousou no Frieren ini menggambarkan setiap tokoh yang ada? Anda ingin mengetahui lebih dalam tentang hanakotoba dari bunga-bunga itu? Yuk, simak artikel berikut membahas makna di baliknya satu per satu.
Bunga sebagai Representasi Kefanaan Waktu dan Kerapuhan Manusia
Sebagai lagu tema penutup dari serial anime Sousou no Frieren, Anytime Anywhere yang dibawakan oleh Milet, penyanyi muda berbakat asal Jepang, memang menawarkan sebuah kisah emosional nan menyayat hati di antara Frieren si Penyihir Elf dan Himmel sang Pahlawan.
Pun indahnya animasi dari segala jenis motif bebungaan yang mekar dan luruh bergantian dalam video credit pada serial anime ini, tak hanya jadi simbolisasi dari sihir untuk membuat taman bunga, sihir kesukaan The Great Mage Flamme, guru Frieren, tapi juga menjadi representasi dari fana-nya aliran waktu serta eksistensi manusia itu sendiri yang rapuh.
Frieren: Gentian yang Elok, Simbol Harapan Umur Panjang dan Cinta yang Tak Perlu Diucapkan
Bunga berbentuk terompet atau lonceng ini umumnya berwarna biru langit sampai biru keunguan, tetapi juga ditemukan dalam warna ungu, violet, kuning, putih, atau bahkan merah.
Bunga yang sering dijadikan persembahan ini memiliki hanakotoba yang mewakili makna keadilan, kemenangan, tekad, integritas, serta cinta yang tak perlu diucapkan melalui kata-kata. Pun, bunga ini juga sering diberikan sebagai hadiah yang simbolkan harapan agar si penerima dapat berumur panjang.
Bunga ini memang memiliki penampilan tidak terlalu mencolok, tapi sebenarnya menyimpan kecantikan nan bermartabat dan memesona, sehingga sangat cocok untuk merepresentasikan Frieren, sang Penyihir Elf. Pun, dengan makna ‘kemenangan’ yang dibawanya, menjadikan bunga gentian sangat menggambarkan sosok Frieren sebagai penyihir terhebat saat ini.
Himmel: Bluebell yang Rendah Hati, Lambang Kekaguman dan Cinta yang Abadi
Bunga berbentuk lonceng ini tak hanya gambarkan rambutnya yang sebiru langit, tapi juga hati sang Pahlawan yang teguh. Selain itu, bunga ini juga miliki hanakotoba yang bermakna kesucian, kerendah-hatian, kekaguman, rasa syukur, serta cinta yang abadi dan tak tergoyahkan.
Dalam cerita-cerita rakyat di Britania Raya, dipercaya bila siapapun yang memetik bunga ini akan disesatkan oleh para peri ke dalam hutan untuk selamanya; selain itu juga, mitosnya bunga ini berkaitan erat dengan kehidupan sesudah kematian. Pun, terdapat kepercayaan lokal kalau siapapun yang berhasil menyingkap bagian dalam bunga bluebell ke luar tanpa merusak kelopaknya, maka mereka dapat memenangkan hati orang yang dicintainya.
Heiter: Tiger Lily yang Ceria sebagai Sahabat yang Selalu Merangkul dalam Suka-Duka
Batang bunga lili harimau yang tampak tumbuh tinggi dan kelopak cerahnya yang tersingkap ke belakang ini merepresentasikan sosok Heiter yang jangkung dan ceria. Pun dengan hanakotoba atau floriografi yang dibawanya, sangat menggambarkan peran sang Pendeta dalam serial anime ini sebagai sahabat dalam perjalanan yang selalu merangkul siapa saja dengan senyuman hangat.
Bunga dengan warna jingga dan berbintik-bintik hitam ini memiliki banyak makna di berbagai kebudayaan, mulai dari simbol kekayaan, kemakmuran, keberuntungan, kesuksesan, kebahagiaan dan keceriaan, keharmonisan alam dan siklus kehidupan, teman dalam suka-duka, cinta dan kasih-sayang ibu, emosi yang sukar terungkap, kompleksitas manusia, ketidak-kekalan hidup, sampai dengan keberanian dan keteguhan diri. Karena bunga Lili Harimau mekar dengan cepat, bunga ini pun seolah mengingatkan siapa saja untuk menghargai keindahan setiap momen yang berlalu.
Eisen: Barley yang Tangguh, Lambang dari Prajurit Kuat dan Tak Gentar
Tanaman yang juga disebut sebagai ‘jelai’ ini, yang bila diikat menjadi satu akan tampak seperti jenggot berwarna cokelat yang lebat, tentu akan mengingatkan penonton serial Sousou no Frieren pada sosok Eisen si Serdadu Dwarf.
Barley juga kerap diasosiasikan sebagai simbol kekuatan, kepercayaan dan spiritualitas, kemakmuran, kesuburan, pertumbuhan, sampai dengan menghargai keberagaman. Makna-makna pada tanaman ini sangatlah lekat dengan pribadi Eisen sebagai seorang pejuang dari rasnya, pun dengan dirinya yang diceritakan sangat kuat dan tangguh pada masa jayanya.
Fern: Weeping Cherry Blossom yang Menangis, Simbol Keanggunan Fana dalam Hidup
Lurusnya rambut ungu Fern, murid Frieren, terepresentasikan melalui bunga (pohon) sakura yang sudah tampak indah dari kejauhan, apalagi bila diamati dari dekat; tiap kelopak kecil bunganya akan terlihat semakin menawan. Pun sosok Fern yang cantik dan dewasa, tapi masih miliki sisi kekanakan yang imut, sangat cocok dengan makna dari bunga sakura ini.
Bunga khas Negeri Matahari Terbit ini miliki hanakotoba yang bermakna keanggunan, keindahan, kebaruan, kefanaan, ketidak-kekalan, siklus kehidupan, cinta, kasih sayang, persahabatan, rekonsiliasi, dan hargai setiap momen dalam hidup.
Stark: Strawberry yang Lugu, Lambang Cinta dan Penghormatan
Meskipun identik dengan hal-hal feminin, tapi tanaman ini cukup merepresentasikan sosok Stark, murid Eisen dan anggota dari party baru yang dibentuk Frieren bersama Fern untuk pergi ke tempat di mana semua jiwa berkumpul.
Tanaman ini sering kali dianggap sebagai simbol cinta, penghormatan dan penghargaan, keluguan dan kepolosan, hasrat, kesuburan dan kemakmuran, keuletan, ketekunan, perubahan, serta keterhubungan dengan alam. Makna-makna ini cukup dekat dengan pribadi Stark yang memang polos dan lugu, tapi di balik sikapnya yang kadang terlihat payah itu dia adalah seorang serdadu yang kuat, tangguh, dan selalu menghormati orang lain.
Flamme: Sweet Pea yang Manis, Simbol Rasa Syukur Atas Segala Momen yang Dilalui Bersama
Bunga dari tanaman polong-polongan ini menjadi representasi dari sosok the Great Mage Flamme, penyihir terhebat sepanjang masa yang menjadi guru dari Frieren. Rambut sejingga langit senjakala yang kerap dikepang itu, mengingatkan pada tanaman merambat ini, pun hanakotobanya juga sangatlah cocok dengan pribadinya.
Bunga ini memiliki makna yang berasosiasi dengan kedamaian, kesucian, kepolosan, kelembutan, kesetiaan, janji, persahabatan, rasa syukur, kepergian, perpisahan, dan kebahagiaan pasti akan datang.
Bunga ini sering kali dipakai sebagai hadiah perpisahan dengan seseorang yang menyiratkan rasa syukur dan terima kasih sebab telah berbagi waktu dan momen indah bersama sampai jalan hidup masing-masing memisahkan.
Editor : Hendra