Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Stres Bisa Pengaruhi Kesehatan Mulut, Mulai Sariawan hingga Penyakit Gusi dan Infeksi

Noviandika Milenia Krismonita • Selasa, 15 Oktober 2024 | 09:30 WIB

Ilustrasi seorang perempuan menyikat giginya. (Dok.Freepik/drazen_zigic)
Ilustrasi seorang perempuan menyikat giginya. (Dok.Freepik/drazen_zigic)

JawaPos.com – Stres merupakan kondisi yang dialami tubuh ketika dihadapkan dengan tekanan atau perubahan mengenai emosional maupun fisik.

Seseorang yang mengalami stres maka akan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dan banyak menyebabkan risiko terhadap kesehatan tubuh.

Salah satu dampak negatif dari stres adalah berhubungan dengan masalah kesehatan mulut. Stres yang berlebihan dapat menyebabkan masalah pada mulut, gigi dan gusi.

Ketika seseorang mengalami stres, biasanya memicu kebiasaan dalam bruxism atau menggertakan gigi di malam hari. Sehingga dari kondisi menggertakan gigi dapat menyebabkan gangguan rahang, sakit kepala, gigi rusak, dan masalah lain seperti yang dilansir dari laman freshdentalcare.co.uk.

Berikut kondisi yang dialami mulut ketika dihadapkan dengan tekanan atau stres.

Stres berdampak negatif pada kesehatan mulut karena dapat menyebabkan mulut menjadi kering. Sisa – sisa makanan dan bakteri yang dibersihkan menggunakan air liur dapat menyebabkan gigi berlubang.

Sariawan biasanya muncul di dalam mulut dengan jumlah yang satu bahkan lebih. Stres merupakan penyebab umum dari sariawan yang biasanya akan sembuh dalam waktu sepuluh hari.

Baca Juga: Ketahui Cara Mengatasi Jerawat Kecil-Kecil dengan Mudah, Mulai dari Kebiasaan Menyentuh Wajah hingga Menerapkan Gaya Hidup Sehat

Penurunan sistem kekebalan tubuh akibat stres dapat membuat tubuh berisiko tinggi karena adanya infeksi atau dengan kata lain saat seseorang stres kemungkinan terkena penyakit gusi atau infeksi gusi lebih meningkat.

Sindrom pada mulut ini memiliki ciri seperti sensasi terbakar pada bagian mulut seperti lidah, bibir, gusi atau langit – langit mulut. Stres yang merupakan salah satu penyebab dari faktor psikologis pada tubuh

Gangguan ini ditandai dengan munculnya ulkus, luka dan garis putih di sekitar mulut, karena disebabkan oleh infeksi virus yang  lebih rentan menyerang tubuh saat stres

Kondisi ini ditandai oleh nyeri pada rahang kronis, sakit kepala dan gerakan rahang yang kaku. Stres berperan langsung terhadap timbulnya gangguan ini. Penyebab umum dari gangguan ini dengan menggertakkan gigi dan adanya kecemasan serta depresi.

Pentingnya mengelola stres secara efektif dengan mengatur pernapasan atau melakukan aktivitas relaksasi lainnya dan menemukan cara untuk mengurangi tekanan dengan membantu menjaga kesehatan mulut dan tentunya diimbangi dengan pola makan yang sehat.

Baca Juga: Mengatasi Jerawat dengan Tea Tree Oil, Minyak Ampuh yang Dapat Meredakan dan Mengurangi Kemunculan Jerawat pada Wajah

Editor : Hendra
#Kesehatan Mulut