JawaPos.com – Stres merupakan kondisi yang dialami tubuh ketika dihadapkan dengan tekanan atau perubahan mengenai emosional maupun fisik.
Seseorang yang mengalami stres maka akan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dan banyak menyebabkan risiko terhadap kesehatan tubuh.
Salah satu dampak negatif dari stres adalah berhubungan dengan masalah kesehatan mulut. Stres yang berlebihan dapat menyebabkan masalah pada mulut, gigi dan gusi.
Ketika seseorang mengalami stres, biasanya memicu kebiasaan dalam bruxism atau menggertakan gigi di malam hari. Sehingga dari kondisi menggertakan gigi dapat menyebabkan gangguan rahang, sakit kepala, gigi rusak, dan masalah lain seperti yang dilansir dari laman freshdentalcare.co.uk.
Berikut kondisi yang dialami mulut ketika dihadapkan dengan tekanan atau stres.
- Mulut Kering
Stres berdampak negatif pada kesehatan mulut karena dapat menyebabkan mulut menjadi kering. Sisa – sisa makanan dan bakteri yang dibersihkan menggunakan air liur dapat menyebabkan gigi berlubang.
- Sariawan
Sariawan biasanya muncul di dalam mulut dengan jumlah yang satu bahkan lebih. Stres merupakan penyebab umum dari sariawan yang biasanya akan sembuh dalam waktu sepuluh hari.
- Penyakit Gusi dan Infeksi
Penurunan sistem kekebalan tubuh akibat stres dapat membuat tubuh berisiko tinggi karena adanya infeksi atau dengan kata lain saat seseorang stres kemungkinan terkena penyakit gusi atau infeksi gusi lebih meningkat.
- Sindrom Mulut Terbakar
Sindrom pada mulut ini memiliki ciri seperti sensasi terbakar pada bagian mulut seperti lidah, bibir, gusi atau langit – langit mulut. Stres yang merupakan salah satu penyebab dari faktor psikologis pada tubuh
- Linchen Planus
Gangguan ini ditandai dengan munculnya ulkus, luka dan garis putih di sekitar mulut, karena disebabkan oleh infeksi virus yang lebih rentan menyerang tubuh saat stres
- Gangguan Sendi Temporomandibular
Kondisi ini ditandai oleh nyeri pada rahang kronis, sakit kepala dan gerakan rahang yang kaku. Stres berperan langsung terhadap timbulnya gangguan ini. Penyebab umum dari gangguan ini dengan menggertakkan gigi dan adanya kecemasan serta depresi.
Pentingnya mengelola stres secara efektif dengan mengatur pernapasan atau melakukan aktivitas relaksasi lainnya dan menemukan cara untuk mengurangi tekanan dengan membantu menjaga kesehatan mulut dan tentunya diimbangi dengan pola makan yang sehat.
Editor : Hendra