Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Manfaat Terong untuk Kesehatan Menurut Ahli: Baik untuk Diet dan Pencernaan serta Mengurangi Resiko Penyakit Jantung

Alberta Dionny Natanuel • Senin, 14 Oktober 2024 | 17:50 WIB

Terong segar. (Dok. Freepik)
Terong segar. (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Tidak banyak orang menyukai terong karena teksturnya yang sedikit berlendir setelah dimasak. Tapi ternyata sayuran ini sangat bermanfaat bagi kesehatan kita. Selain itu, banyak sekali resep-resep masakan terong dari berbagai negara yang dapat kita coba. 

Terong berasal dari keluarga nightshade yang sudah sering digunakan untuk lauk di berbagai negara. Selain itu, terong secara saintifik adalah buah bukan sayur. 

Terong memiliki berbagai macam warna, ukuran dan bentuknya. Ada yang lonjong dan ada yang bulat. Dan ada yang berwarna ungu, hijau, hitam, putih, hingga merah.

Dilansir dari Healthline, dalam satu cangkir (82 gram) terong mentah, hanya terdapat 5 gram karbohidrat, 3 gram serat, dan 1 gram protein. 

Tapi mengandung 10 persen manganese, 5 persen folate dan potasium, 4 persen vitamin K dan 3 persen vitamin C yang kita butuhkan per harinya. 

Terong juga mengandung sedikit niacin, magnesium dan tembaga. 

Karena kandungan vitamin C dan berbagai mineral ini, terong memiliki manfaat antioksidan yang tinggi untuk melawan radikal bebas. Sehingga bagus untuk penyakit kronis, penyakit jantung, hingga kanker. 

Terong juga mengandung anthocyanin yang memberikan warna merah dan ungu pada terung. Kandungan ini juga bagus untuk melawan radikal bebas. 

Dalam sebuah penelitian, para ahli memberikan jus terong kepada sekelompok kelinci yang memiliki kolesterol yang tinggi secara rutin selama dua minggu. 

Dan pada akhir penelitian, ditemukan kelinci-kelinci tersebut mengalami pengurangan tingkat kolesterol dan triglyceride. Dua hal tersebut dapat meningkatkan resiko penyakit jantung. 

Baca Juga: Sering Nyeri Saat Haid? Delapan Buah Ini Bisa Membantu Meredakan Rasa Sakitnya, Ada Nanas, Pir, hingga Pisang

Karena terong memiliki serat yang tinggi, kadar gula darah dapat ditekan dengan memperlambat pencernaan dan penyerapan gula ke dalam tubuh. Karena penyerapan yang lambat ini, kadar gula darah dalam tubuh dapat dikontrol lebih mudah. 

Dalam sebuah penelitian, ditemukan polyphenol pada tumbuhan dapat menurunkan penyerapan gula pada tubuh juga. 

Hal ini menyebabkan terong menjadi sayuran yang direkomendasikan untuk makanan sehari-hari penderita diabetes. 

Karena terong tinggi akan serat dan rendah akan kalori, sayuran ini sangat bagus untuk membantu mengurangi berat badan. 

Serat berfungsi untuk memperlambat pencernaan, sehingga membuat kita merasa kenyang lebih lama. Serta, dalam satu cangkir terong tadi, hanya mengandung kalori sebanyak 20 saja. 

Terong memiliki beberapa kandungan yang telah terbukti dapat melawan sel kanker. 

Solasodine Rhamnosyl Glycoside (SRG) adalah kandungan yang dimiliki terong sebagai bagian dari keluarga nightshade

Dalam beberapa penelitian menggunakan hewan, SRG terbukti sebagai pembunuh sel kanker pada hewan-hewan tersebut, serta mengurangi resiko kembalinya. 

Akan tetapi SRG baru menunjukkan keberhasilannya terhadap kanker kulit saja. 

Dilansir dari Verywell Fit, terong memiliki kandungan manganese yang tinggi. Manganese ini dapat membantu melindungi tulang-tulang kita. 

Dari penelitian pada hewan, manganese dapat berinteraksi dengan kalsium dan vitamin D yang mendorong kesehatan tulang. 

 

Editor : Hendra
#jantung #terong #kesehatan