Hujan Deras Landa Tangsel, Ratusan KK di Pamulang Terdampak Banjir

JawaPos.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sejak Senin (12/1) dini hari memicu banjir dan pohon tumbang di sejumlah wilayah. Ratusan kepala keluarga (KK) dilaporkan terdampak akibat genangan air yang merendam kawasan permukiman warga.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel Essa Nugraha mengatakan, hingga pukul 10.40 WIB, petugas masih melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah titik yang terdampak banjir dan genangan.
"Curah hujan yang tinggi sejak malam hingga pagi hari menyebabkan beberapa wilayah tergenang. Kami sudah menurunkan personel untuk melakukan monitoring dan penanganan di lapangan," Essa saat dikonfirmasi Jawa Pos, Senin (12/1).
Di wilayah Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, banjir paling parah terjadi di Perumahan Bukit Pamulang Indah, Blok F RW 13 dengan tinggi muka air (TMA) antara 10 hingga 30 sentimeter. Sedikitnya sekitar 90 KK terdampak akibat intensitas hujan yang tinggi sehingga air kali meluap ke jalan dan permukiman warga.
Genangan juga terjadi di kawasan Jl Aksia Raya dan Jl Flamboyan RW 17 Perumahan Reni Jaya, Kelurahan Pamulan Barat, Kecamatan Pamulang. Di lokasi ini, TMA mencapai 10 hingga 25 sentimeter dan berdampak pada 40 KK.
Sementara itu, di Perumahan Lembah Pinus RW 24, Kelurahan Pamulang, Kecamatan Pamulang, genangan setinggi 10 hingga 25 sentimeter merendam lingkungan warga dan berdampak pada sekitar 80 KK.
"Penyebab utama adalah intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung cukup lama, ditambah kondisi drainase yang kurang optimal di pemukiman warga," jelas Essa.
Selain banjir, hujan disertai angin kencang juga mengakibatkan sejumlah pohon tumbang. Di Jalan Raya Tandon Ciater, Kecamatan Serpong, pohon tumbang pada pukul 06.55 WIB menutup akses jalan utama. Penyebabnya hujan deras disertai angin kencang serta batang pohon yang sudah tua.
Peristiwa serupa juga terjadi di Jalan Raya RE Martadinata, tepatnya di sekitar Halte Full Busway, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat. Pohon tumbang menyebabkan kemacetan lalu lintas. Penyebabnya hujan dengan intensitas deras dan angin kencang.
BPBD Tangsel mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir dan pohon tumbang, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. "Kami terus bersiaga dan siap merespons laporan dari masyarakat," pungkasnya.






