Rabu, 5 Agustus 2026
Logo

SMPN 20 Tangsel Kembali Beroperasi Awal 2026, Pilar Saga Ichsan Siapkan Ruang Terbuka Hijau dan Area Resapan Air

Rabu, 17 Des 2025 | 12:50 WIB

Pembangunan SMP Negeri 20 Kota Tangsel, Senin (15/12).
Pembangunan SMP Negeri 20 Kota Tangsel, Senin (15/12).


JawaPos.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan pembangunan SMP Negeri 20 hampir rampung dan siap kembali digunakan pada awal 2026. Hingga pertengahan Desember, progres pembangunan sekolah tersebut telah mencapai 96 persen dan kini memasuki tahap finishing serta perapihan akhir.


Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengatakan, percepatan penyelesaian pembangunan SMPN 20 menjadi prioritas agar kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali dilakukan di sekolah asal. Selama proses pembangunan, para siswa terpaksa dipindahkan sementara ke sekolah lain.

"Anak-anak selama ini dialihkan ke sekolah lain dan tentu kurang nyaman. Harapannya di awal tahun nanti sudah bisa dipindahkan kembali ke sekolah asal," kata Pilar.

Dari hasil peninjauan bersama dinas terkait, seluruh infrastruktur utama SMPN 20 dinilai telah siap. Sekolah tersebut dilengkapi 33 ruang kelas, laboratorium, laboratorium komputer, perpustakaan, ruang kepala sekolah, ruang guru, serta sejumlah ruang penunjang lainnya.

Pilar optimistis pengerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sebelum akhir tahun. "Progresnya sudah sangat tinggi, 96 persen. Saya rasa sangat mungkin diselesaikan tepat waktu sebelum akhir tahun," ujarnya.

Pemkot Tangsel menargetkan SMPN 20 mulai digunakan pada Januari atau Februari 2026. Setelah pembangunan fisik rampung, sekolah dapat langsung dimanfaatkan tanpa kendala berarti.
Selain bangunan utama, penataan lingkungan sekolah juga menjadi perhatian, termasuk penyediaan ruang terbuka hijau.

Area taman dan lahan resapan air telah disiapkan untuk mendukung kenyamanan serta memenuhi ketentuan tata ruang dan lingkungan.

"Sesuai ketentuan, kita memang harus menyediakan ruang terbuka hijau. Tadi sudah diatur dan diskemakan, mudah-mudahan lahan-lahan tersebut bisa dimanfaatkan sebagai area resapan air," jelasnya.

Dari sisi aksesibilitas, sekolah juga dirancang ramah bagi seluruh peserta didik. Untuk sementara, aktivitas siswa berkebutuhan khusus akan difokuskan di lantai satu guna memudahkan mobilitas dan meningkatkan keamanan.

Pembangunan SMPN 20 merupakan pembangunan total dari nol, bukan revitalisasi bangunan lama.

Seluruh struktur lama dibongkar dan digantikan dengan gedung baru yang dirancang untuk kebutuhan pendidikan jangka panjang.

"Ini pembangunan bukan revitalisasi, tetapi bangun total. Jadi hampir tidak ada bangunan lama yang direvitalisasi lalu ditambah-tambahkan. Dibongkar total dan dibangun dari nol, makanya anak-anak sekolah dipindahkan sementara ke sekolah lain," lanjutnya.

Setelah sekolah beroperasi, akan diberlakukan masa pemeliharaan selama enam bulan sebagai bagian dari tanggung jawab penyedia jasa konstruksi.

Dengan rampungnya SMPN 20, Pemkot Tangsel berharap kebutuhan pendidikan tingkat SMP di wilayah tersebut dapat semakin terpenuhi seiring pertumbuhan jumlah peserta didik.

 

Editor : Hendra
Bagikan:

Artikel Terkait

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Segera Jadi PTNBH Pertama di Bawah Kemenag, SDM dan Aset Sudah Siap

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Segera Jadi PTNBH Pertama di Bawah Kemenag, SDM dan Aset Sudah Siap

UIN Jakarta ditargetkan menjadi PTNBH pertama di bawah Kemenag tahun ini. Rektor memastikan UKT tetap dan SDM serta aset telah siap.

Polda Metro Jaya Tangkap 4 Remaja Tangsel, Terindikasi Tawuran di Terminal Pondok Cabe

Polda Metro Jaya Tangkap 4 Remaja Tangsel, Terindikasi Tawuran di Terminal Pondok Cabe

Tim Patroli Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya menangkap empat remaja dalam patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan Terminal Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat.

KPK Bergerak di Tangsel! Saksi Kasus Bea Cukai Mangkir Pemeriksaan, Sudah Amankan 6 dari 17 Orang Tersangka

KPK Bergerak di Tangsel! Saksi Kasus Bea Cukai Mangkir Pemeriksaan, Sudah Amankan 6 dari 17 Orang Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut seorang saksi bernama Wahab dari Cahaya Pro tidak memenuhi panggilan pemeriksaan dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia