Senin, 20 Juli 2026
Logo

Bayi Enam Bulan Dianiaya Ayah Kandung Inisial IS di Ciputat Tangsel, Dilempar Botol Susu dan Dibanting Dua Kali hingga Meninggal

Selasa, 16 Des 2025 | 11:05 WIB
Ilustrasi bayi. (Dok. Antara)
Ilustrasi bayi. (Dok. Antara)

JawaPos.com - Bayi perempuan berusia enam bulan meninggal dunia diduga akibat dianiaya ayah kandungnya berinisial IS (28) di Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).


"Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu (14/12) sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Betawi, Kampung Gunung, RT 003/RW 009, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan," kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Sebelum penganiayaan itu, kata dia, ayah kandung bayi tersebut sedang menggendong bayinya di dalam warung.

"Kemudian, IS menyuruh istrinya atau ibu anak korban berinsial AH untuk membuat susu karena anak korban menangis. Namun, tersangka kesal dan emosi karena anak korban tidak berhenti menangis," ujar Bambang.

Selanjutnya, tersangka melempar anak korban yang sedang digendong ke arah lantai hingga bagian kepala anak korban itu terbentur dan mengakibatkan pendarahan di kepalanya.

 

 

 

"Mengetahui hal tersebut, akhirnya pihak keluarga membawa anak korban ke rumah sakit. Namun dalam perjalanan, anak korban meninggal dunia karena pendarahan di bagian kepala. Selanjutnya, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian," jelas Bambang.

Polsek Ciputat Timur kemudian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) dan menginterogasi sejumlah saksi serta memeriksa kamera pengawas atau CCTV.

"Dari hasil yang didapat, IS diketahui membanting anak korban sebanyak dua kali. Pertama di matras secara tengkurap atau menghadap bawah, yang kedua di kasur secara terlentang atau menghadap atas," ungkap Bambang.

Selain itu, IS juga mengakui kepala anak korban itu terkena botol susu saat ia membanting untuk kedua kalinya.

"IS mengakui saat dibanting pertama, anak korban masih menangis, dan saat dibanting kedua kalinya, korban sempat merintih hingga akhirnya terdiam," papar Bambang.

 

 

 

Para saksi dan terduga tersangka kini telah dibawa ke Polres Tangerang Selatan.


Artikel Terkait

Akses Terputus! Bayi Lahir Saat Banjir Tangerang Melanda, Begini Kondisi Warga Baru Kecamatan Cipondoh

Akses Terputus! Bayi Lahir Saat Banjir Tangerang Melanda, Begini Kondisi Warga Baru Kecamatan Cipondoh

Di balik kepungan banjir yang melanda Kota Tangerang, sebuah kabar bahagia muncul dari RW 04, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh.

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Segera Jadi PTNBH Pertama di Bawah Kemenag, SDM dan Aset Sudah Siap

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Segera Jadi PTNBH Pertama di Bawah Kemenag, SDM dan Aset Sudah Siap

UIN Jakarta ditargetkan menjadi PTNBH pertama di bawah Kemenag tahun ini. Rektor memastikan UKT tetap dan SDM serta aset telah siap.

Polda Metro Jaya Tangkap 4 Remaja Tangsel, Terindikasi Tawuran di Terminal Pondok Cabe

Polda Metro Jaya Tangkap 4 Remaja Tangsel, Terindikasi Tawuran di Terminal Pondok Cabe

Tim Patroli Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya menangkap empat remaja dalam patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan Terminal Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia