Minggu, 2 Agustus 2026
Logo

Program MBG Tangsel: Baru Diterima 68 Ribu Siswa di 219 Sekolah, Pemkot Gandakan Jumlah Dapur

Senin, 29 Sep 2025 | 19:30 WIB
Pelaksanaan uji coba makan bergizi gratis di SMPN 19 Kota Tangsel, Kecamatan Serpong.
Pelaksanaan uji coba makan bergizi gratis di SMPN 19 Kota Tangsel, Kecamatan Serpong.

JawaPos.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah pusat hingga kini baru menjangkau sekitar 68 ribu siswa di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).


Padahal, total jumlah siswa dari jenjang TK hingga SMA/SMK di wilayah ini mencapai 300 ribu anak.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel Deden Deni menyampaikan, jumlahnya penerima MBG di Kota Tangsel saat ini sekitar 68.000 siswa dari 219 sekolah dari berbagai jenjang. Mulai dari TK sampai SMA/SMK.

Dia menuturkan, perluasan program terus dilakukan seiring dengan penambahan jumlah dapur yang menyuplai makanan MBG. Saat ini, jumlah dapur telah meningkat dua kali lipat dari bulan sebelumnya.

"Bulan lalu dapur masih sekitar 15, sekarang sudah 30. Itu lonjakan yang luar biasa. Kami terus koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) melalui  Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk perluasan," kata Deden kepada Jawa Pos, (29/9).

Terkait isu dugaan keracunan makanan MBG di berbagai daerah, Deden menegaskan bahwa di Tangsel belum ditemukan laporan serius. Memang ada beberapa informasi dari sekolah, namun bukan keracunan. 

"Lebih ke makanan, dan langsung kami koordinasikan dengan SPPG, jumlahnya juga tidak banyak. Saya enggak bisa maastiin angkanya, yang kemarin langsung diselesaikan, yang di Rawa Buntu juga. Kalau yang keracunan, saya enggak ada laporan dari sekolah," terangnya.

Untuk mencegah adanya keracunan dalam MBG, pihaknya juga aktif berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan BGN. Supaya program MBG berjalan lancar.
"Tadi ada arahan dari Kemendagri dan Kemendikdasmen untuk penguatan koordinasi. Dinkes juga terlibat dalam pemberian sertifikat laik higiene dapur. Kami support penuh," lanjutnya.

Deden menambahkan, dengan jumlah siswa yang mencapai 300 ribu, Pemkot Tangsel terus mengejar pemerataan manfaat program MBG. Data kebutuhan siswa dan sebaran sekolah terus diperbarui agar penghitungan jumlah dapur bisa lebih tepat sasaran.

"Kami sampaikan datanya ke BGN. Idealnya tiap dapur bisa melayani 3.000 sampai 4.000 siswa. Targetnya, tentu semua siswa bisa menikmati MBG," tegas Deden.

 


Artikel Terkait

10 Rekomendasi Tempat Makan Siang di Tangsel yang Enak dan Nyaman

10 Rekomendasi Tempat Makan Siang di Tangsel yang Enak dan Nyaman

Rekomendasi tempat makan di Tangerang Selatan (Tangsel) yang sangat cocok untuk menikmati makan siang dengan suasana nyaman dan pilihan menu yang beragam.

BMKG Tangsel Imbau Masyarakat Waspada! Potensi Hujan Lebat hingga 13 April 2026

BMKG Tangsel Imbau Masyarakat Waspada! Potensi Hujan Lebat hingga 13 April 2026

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II Tangerang Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat di Provinsi Banten pada periode 08 – 13 April 2026.

Efektif 30 Maret 2026! Disdukcapil Tangsel Pindah Kantor ke Cilenggang, Komitmen Tingkatkan Pelayanan Adminduk

Efektif 30 Maret 2026! Disdukcapil Tangsel Pindah Kantor ke Cilenggang, Komitmen Tingkatkan Pelayanan Adminduk

Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan pindah kantor efektif mulai 30 Maret 2026.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia