Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

MRT Tangsel Jadi Sorotan Publik, PT Bumi Serpong Damai Pastikan Tahap Penyusunan Studi Kelayakan

Minggu, 28 Sep 2025 | 19:55 WIB
MRT (Dok. MRT Jakarta)
MRT (Dok. MRT Jakarta)

JawaPos.com – Rencana perpanjangan jalur Mass Rapid Transit (MRT) dari Lebak Bulus menuju kawasan Serpong terus menjadi sorotan publik. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) memastikan bahwa proyek pembangunan tersebut saat ini masih dalam tahap penyusunan studi kelayakan.


Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk, Hermawan Wijaya menyebut studi kelayakan yang dimaksud diantaranya termasuk dengan pemilihan jalur.

“Sampai saat ini, kami belum dapat membagikan informasi detil karena masih dalam tahap penyusunan feasibility study untuk jalur dan sebagainya," kata Hermawan Wijaya kepada JawaPos.com, Minggu (28/9).

Lebih lanjut, dia memastikan akan kembali menginformasikan jika sudah ada perkembangan terbaru. Tentunya, kata Hermawan sesuai dengan kesepakatan yang sudah dilakukan dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

"Kami akan membagikan informasi di kemudian hari sesuai kesepakatan dengan PT MRT tentunya,” tukas Hermawan.

Sebelumnya, PT MRT Jakarta (Perseroda) dan Sinar Mas Land melalui PT Bumi Serpong Damai, Tbk (BSDE) telah menyepakati penjajakan potensi kerja sama terkait pengembangan jaringan MRT dari Lebak Bulus, Jakarta Selatan menuju ke wilayah Serpong, Tangerang Selatan.

Penjajakan kerja sama ini, meliputi pembuatan studi kelayakan atau feasibility study (FS) pembangunan jalur mass rapid transit menuju Tangerang Selatan, yang mencakup identifikasi trase.

Lalu, demand, biaya investasi, biaya operasional, kelayakan ekonomi dan bisnis, hingga aspek terkait kelembagaan dan regulasi. Adapun rencananya, kerja sama antara manajemen MRT dan BSDE akan berlangsung selama 2 tahun ke depan.

Sebagaimana diketahui, penandatangan nota kesepahaman antara dua perusahaan itu dilakukan oleh oleh Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda) Farchad Mahfud dan CEO Digital Tech Ecosystem and Development Sinar Mas Land Irawan Harahap bersama CEO Lifestyle Business Sinar Mas Land Herry Santoso pada Kamis (24/7) di Stasiun MRT Jakarta Lebak Bulus, Jakarta.

Bahkan, penandatanganan kerja sama itu turut disaksikan secara langsung oleh Wakil Gubernur Provinsi Banten Achmad Dimyati Natakusumah, Kepala Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat, dan Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk Christopher Siswanto.

Sementara itu, belum diketahui berapa kebutuhan dana atas pembangunan MRT Tangsel ini. Pasalnya, lebih detail terkait itu akan tertuang dalam hasil kajian yang masih dilakukan oleh BSDE.

Namun, proyek MRT Jakarta menuju Tangsel disebut-sebut akan membutuhkan biaya operasional mencapai USD 11,7 juta atau sekitar Rp 190,31 miliar per tahun. Kendati begitu, terkait pembangunan MRT Tangsel belum disepakati pembiayaan yang akan dilakukan akan menggunakan skema konsesi atau Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Terkait itu, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub Arif Anwar menyebut terkait dengan pembiayaan pihaknya secara penuh menyerahkan ke investor, salah satunya dengan menunggu hasil dari studi kelayakan yang masih dalam proses itu.

“Proyek ini kami serahkan ke investor, mungkin nantinya akan konsesi. Tetapi apakah nanti KPBU atau konsesi, tergantung hasil kajian,” ujar Arief dalam Media Briefing di Jakarta, pada pertengahan September ini.

Editor : Hendra
Bagikan:

Artikel Terkait

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Segera Jadi PTNBH Pertama di Bawah Kemenag, SDM dan Aset Sudah Siap

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Segera Jadi PTNBH Pertama di Bawah Kemenag, SDM dan Aset Sudah Siap

UIN Jakarta ditargetkan menjadi PTNBH pertama di bawah Kemenag tahun ini. Rektor memastikan UKT tetap dan SDM serta aset telah siap.

Polda Metro Jaya Tangkap 4 Remaja Tangsel, Terindikasi Tawuran di Terminal Pondok Cabe

Polda Metro Jaya Tangkap 4 Remaja Tangsel, Terindikasi Tawuran di Terminal Pondok Cabe

Tim Patroli Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya menangkap empat remaja dalam patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan Terminal Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat.

KPK Bergerak di Tangsel! Saksi Kasus Bea Cukai Mangkir Pemeriksaan, Sudah Amankan 6 dari 17 Orang Tersangka

KPK Bergerak di Tangsel! Saksi Kasus Bea Cukai Mangkir Pemeriksaan, Sudah Amankan 6 dari 17 Orang Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut seorang saksi bernama Wahab dari Cahaya Pro tidak memenuhi panggilan pemeriksaan dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia