Rabu, 5 Agustus 2026
Logo

Pemkot Tangsel Sediakan Rumah Sewa untuk Korban Ledakan Pamulang, Pilar Saga Ichsan Sebut Biaya Pengobatan Ditanggung BPJS

Minggu, 14 Sep 2025 | 16:19 WIB
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan meninjau korban ledakan rumah di Pamulang, Sabtu (13/9).
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan meninjau korban ledakan rumah di Pamulang, Sabtu (13/9).

JawaPos.com- Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bergerak cepat memberikan bantuan kepada korban ledakan rumah akibat kebocoran gas di Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Jumat (12/9) lalu.


Salah satu bentuk perhatian Pemkot adalah menyediakan rumah sewa sementara bagi warga yang mengungsi.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan, Sabtu (13/9), meninjau langsung kondisi korban luka bakar yang dirawat di RS Hermina Ciputat, lokasi terdampak ledakan, serta tempat pengungsian warga. Pilar memastikan pemerintah hadir penuh untuk memberikan penanganan terbaik.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel, jumlah korban terdampak mencapai 66 jiwa. Sebanyak 54 warga terpaksa mengungsi di musala terdekat, rumah tetangga, maupun keluarga mereka.

Sedangkan 7 orang mengalami luka-luka serius dan mendapatkan perawatan intensif, termasuk satu korban luka bakar 100 persen yang dirujuk ke RS Tarakan, Jakarta.

"Seluruh biaya perawatan korban ditanggung melalui BPJS dan mekanisme pembiayaan yang tersedia. Yang terpenting adalah memastikan mereka mendapat perawatan secepatnya," kata Pilar.

Pemkot Tangsel bersama BPBD, Dinas Sosial, dan Baznas juga telah menyalurkan bantuan logistik berupa makanan, kebutuhan bayi, hingga layanan dapur umum kepada 16 kepala keluarga pengungsi. Dari pendataan sementara, sebanyak 16 rumah warga mengalami kerusakan, dengan rincian 3 rumah rusak berat, 6 rumah rusak sedang, dan 7 rumah rusak ringan.

Penyebab ledakan masih dalam penyelidikan polisi namun, diduga kuat akibat kebocoran gas, setelah ditemukan empat tabung gas di lokasi kejadian.

"Kami berupaya memberikan yang terbaik, mulai dari pemulihan kesehatan, kebutuhan sehari-hari, hingga pembangunan kembali rumah mereka. Ini musibah dan pemerintah hadir untuk memastikan warga tidak sendirian menghadapi cobaan ini," ungkapnya.

Pemkot Tangsel telah mengalokasikan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD 2025 untuk perbaikan rumah. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman segera melakukan inventarisasi agar rehabilitasi bisa dilakukan secepatnya. Selain itu, disiapkan juga opsi rumah sewa sementara bagi pengungsi agar tidak lama tinggal di tempat pengungsian.

Untuk pendidikan anak-anak korban, Dinas Pendidikan diminta menyediakan perlengkapan sekolah dan seragam agar proses belajar tetap berjalan lancar. "Anak-anak tetap harus sekolah, karena pendidikan tidak boleh terhenti akibat musibah ini," lanjutnya.

Tak hanya itu, Pemkot juga menyiapkan program trauma healing khusus anak-anak dan keluarga terdampak melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB). Program ini melibatkan psikolog dan perguruan tinggi guna membantu pemulihan psikologis pasca kejadian.

"Setiap ada bencana, kami turunkan psikolog anak untuk trauma healing agar warga cepat pulih," pungkasnya. 


Artikel Terkait

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Segera Jadi PTNBH Pertama di Bawah Kemenag, SDM dan Aset Sudah Siap

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Segera Jadi PTNBH Pertama di Bawah Kemenag, SDM dan Aset Sudah Siap

UIN Jakarta ditargetkan menjadi PTNBH pertama di bawah Kemenag tahun ini. Rektor memastikan UKT tetap dan SDM serta aset telah siap.

Polda Metro Jaya Tangkap 4 Remaja Tangsel, Terindikasi Tawuran di Terminal Pondok Cabe

Polda Metro Jaya Tangkap 4 Remaja Tangsel, Terindikasi Tawuran di Terminal Pondok Cabe

Tim Patroli Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya menangkap empat remaja dalam patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan Terminal Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat.

KPK Bergerak di Tangsel! Saksi Kasus Bea Cukai Mangkir Pemeriksaan, Sudah Amankan 6 dari 17 Orang Tersangka

KPK Bergerak di Tangsel! Saksi Kasus Bea Cukai Mangkir Pemeriksaan, Sudah Amankan 6 dari 17 Orang Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut seorang saksi bernama Wahab dari Cahaya Pro tidak memenuhi panggilan pemeriksaan dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia