Meski Tangsel Kondusif, Wali Kota Benyamin Davnie Minta Siskamling Diaktifkan Lagi

JawaPos.com - Situasi keamanan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dinilai tetap kondusif pasca aksi demonstrasi yang berlangsung di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, usai menerima kunjungan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar Baharuddin di Rumah Dinas Walikota Tangsel, Serpong, Rabu (10/9).
Benyamin menuturkan, Dirjen Polpum memberikan apresiasi kepada seluruh unsur Forkopimda Tangsel yang dinilai berhasil menjaga stabilitas keamanan. "Tidak ada penjarahan, tidak ada kerusakan fasilitas umum. Hanya ada dua insiden di wilayah Bintaro," ungkapnya.
Benyamin juga menyebut, dari 11 arahan yang diberikan Kemendagri terkait penanganan unjuk rasa, 10 di antaranya telah dijalankan di Tangsel. Satu yang belum dilakukan hanyalah simulasi rekonstruksi kerusuhan, karena tidak ada kejadian besar yang memicu kebutuhan itu.
"Karena memang tidak ada, yang ada kan rumah pribadi," ucapnya.
Benyamin menuturkan, Kemendagri meminta sistem keamanan lingkungan (siskamling) supaya terus diaktifkan. Bukan hanya karena ada aksi unjuk rasa, tapi untuk memberikan rasa nyaman dan aman di masyarakat.
Dia mengatakan, di Tangsel konsep siskamling telah berjalan lama, namun dengan situasi terkini, penguatan peran masyarakat dalam menjaga lingkungan jadi semakin penting. "Di kita kemarin, tagline-nya Jaga Tangsel. Sudah kita turunkan jadi Warga Jaga Warga, dan itu berjalan tempat kita," kata Benyamin.
Saat itu, lanjut Benyamin, pihaknya melakukan patroli skala besar. Dia mengaku melihat langsung warga Tangsel yang tinggal di kompleks-kompleks besar ikut turun langsung menjaga wilayahnya.
Lebih lanjut, Benyamin menyatakan bahwa siskamling di Tangsel bukan lagi dalam tahap sosialisasi, melainkan sudah berjalan di lapangan. Bahkan, dalam waktu dekat akan ada penilaian terhadap lingkungan yang paling aktif dalam menjaga keamanan.
"Kalau di kompleks yang besar memang ada satpam. Tapi akan diperkuat dengan warga dan dibina oleh TNI, Polri, camat, dan lurah. Di luar kompleks, siskamling dilakukan warga secara bergilir, dengan bimbingan Babinsa dan Bhabinkamtibmas," paparnya.
Dia berharap, momen ini bisa membangkitkan kembali kesadaran warga. "Kita hidupkan kembali semangat pertahanan rakyat semesta, seperti yang disampaikan Pak Dirjen. Ini bukan sekadar tanggung jawab aparat, tapi semua warga," pungkas Benyamin.






