Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

Resmi! Pencak Silat Jadi Mulok di SD dan SMP Tangsel, Pemkot Jalin Kerja Sama dengan IPSI

Senin, 8 Sep 2025 | 16:17 WIB
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie saat menghadiri Gebyar Pesilat Tangsel di Alun- alun Pamulang, pada Sabtu (30/8/2025).
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie saat menghadiri Gebyar Pesilat Tangsel di Alun- alun Pamulang, pada Sabtu (30/8/2025).

JawaPos.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendorong penuh penerapan muatan lokal (mulok) pencak silat di seluruh jenjang SD dan SMP, baik negeri maupun swasta. Program ini sudah mulai dijalankan sejak 2024.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel Deden Deni mengatakan, pihaknya tengah bekerja sama dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota untuk memastikan standar pelatih yang terlibat dalam pembelajaran. Pelatihnya harus standar dan bersertifikat, supaya jurus yang diajarkan seragam.

"Kan orientasinya jelas prestasi, sekaligus pelestarian budaya," kata Deden, kemarin (8/9).
Menurut Deden, saat ini jumlah pelatih masih terbatas. Dindikbud terus melakukan koordinasi dengan IPSI sebagai lembaga yang memiliki kewenangan menerbitkan sertifikasi pelatih.

"Kita lagi terus koordinasi dengan IPSI. Karena yang punya kewenangan mengeluarkan sertifikat pelatih itu dari IPSI. Ya, jadi itu salah satu yang sedang kita usahakan sama-sama," terangnya.

Saat ditanya jumlah sekolah yang sudah menerapkan mulok pencak silat di Tangsel, Deden mengaku belum bisa menyebutkan secara pasti. Yang jelas, penerapan muatan lokal pencak silat di Tangsel berlaku untuk seluruh satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta. Artinya, seluruh SD dan SMP di wilayah tersebut akan mengintegrasikan pencak silat dalam kurikulum mulok.

"Belum hafal datanya. Nanti dicek dulu, ya. Semua sekolah, baik negeri maupun swasta," tegas Deden.

Deden menegaskan pentingnya pencak silat sebagai sarana pelestarian budaya dan pembentukan karakter siswa. Dia menjelaskan bahwa silat bukan hanya soal gerakan fisik, tetapi juga mengajarkan disiplin, pengendalian diri, serta nilai-nilai moral.

"Anak-anak dikenalkan pencak silat sebagai budaya asli Indonesia. Harapannya, mereka tumbuh dengan rasa memiliki dan bertanggung jawab melestarikannya," lanjutnya.

Dia menambahkan, pencak silat juga memperkuat pengendalian emosi dan menjadi bagian dari pendidikan karakter. "Silat itu olahraga yang membentuk mental. Bukan cuma bela diri, tapi juga ada nilai-nilai moral di dalamnya," imbuhnya.


Artikel Terkait

10 Rekomendasi Tempat Makan Siang di Tangsel yang Enak dan Nyaman

10 Rekomendasi Tempat Makan Siang di Tangsel yang Enak dan Nyaman

Rekomendasi tempat makan di Tangerang Selatan (Tangsel) yang sangat cocok untuk menikmati makan siang dengan suasana nyaman dan pilihan menu yang beragam.

BMKG Tangsel Imbau Masyarakat Waspada! Potensi Hujan Lebat hingga 13 April 2026

BMKG Tangsel Imbau Masyarakat Waspada! Potensi Hujan Lebat hingga 13 April 2026

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II Tangerang Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat di Provinsi Banten pada periode 08 – 13 April 2026.

Efektif 30 Maret 2026! Disdukcapil Tangsel Pindah Kantor ke Cilenggang, Komitmen Tingkatkan Pelayanan Adminduk

Efektif 30 Maret 2026! Disdukcapil Tangsel Pindah Kantor ke Cilenggang, Komitmen Tingkatkan Pelayanan Adminduk

Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan pindah kantor efektif mulai 30 Maret 2026.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia